On Tue, 14 Jun 2005, Budi Rahardjo wrote: > Biasanya yang menghidupi negara adalah middle class. > Bukan wong cilik! (and juga bukan wong gedhe!) > > Saya paling benci melihat orang yang mengatasnamakan wong > cilik dan kemudian minta dikasihani. Kemudian mereka membuat > dzalim kepada orang lain (middle class?).
Wah Pak Budi, cukup panjang dan mendalam. Kembali lagi kepemikiran ala sosialis dimana keberpihakan lebih kearah rakyat (atau segelintir rakyat nantinya). Saat ini yang bisa diharapkan adalah bagaimana mendatangkan kepercayaan dari pihak luar negeri ke Indonesia entah dalam hal bantuan fisik finansial atau bantuan riset. Entah nantinya jadi tergantung sama pemberi bantuan tersebut atau tidak, jujur saja, Indonesia belum mampu untuk bicara seperti itu. Ya, memang ada beberapa (lebih tepatnya segelintir) pihak yang mampu untuk independent, tetapi tidak untuk negara Indonesia secara keseluruhan. Semoga dengan adanya MS riset ini, negara kita lebih banyak menghasilkan ?programmers? yang handal dan bisa memperkenalkan kedunia bahwa indonesia bisa seperti India. Sukur2 nantinya juga ada kubu yang lain (F/OSS) yang bisa power balancing sehingga pada akhirnya masyarakat punya pilihan yang lebih banyak. Saya sendiri mencoba untuk berpikir introvert dalam hal ini. Contohnya saja, kenapa malah ndak menyalahkan masyarakan F/OSS yang kecolongan langkah dan malah menyalah MS. Lucu juga sih, kalau Ms melakukan langkah, katanya ada hidden agenda, kalau F/OSS melakukan langkah, malah diberi aplause. Satu hal ini yang saya juga sedang belajar berpikir lebih lebar agar tidak terjerumus dalam generalisasi (Linkin Park says 'Guilty by Association'). Pemikiran (dan tulisan) dari pak Budi yang rasanya memang perlu untuk mengkontra berita dari 'pengguna OS sebelah' :-) BTW, jadi inget salah satu seri Star Trek: TNG (atau kalo ndak salah itu malah movie-nya), dimana ada orang bumi yang dibawa ke Enterprise dan sempat ngobrol sama Picard. Dari percakapan tersebut, ternyata, di Bumi malah menerapkan politik Sosialis dimana para earth citizen berhak mendapatkan segala macam fasilitas dari pemerintah baik itu untuk riset bahkan akomodasi. Tidak ada istilahnya kepemilikan pribadi karena pemerintah mensuplai semua kebutuhan yang ada. Hal ini bisa terjadi ketika semua orang sadar bahwa dengan kebersamaan, banyak hal yang bisa lebih banyak dicapai. (ST Fans, CMIIW) thx .dave http://www.davidsudjiman.info http://davidsudjiman.blogspot.com
