On Wed, 2005-07-13 at 20:30 +1000, Ronny Haryanto wrote:
> On Wed, Jul 13, 2005 at 12:16:20PM +0200, boy avianto wrote:
> > Kalau benar berarti monopoli Telkom memang keterlaluan =(.
> 
> Kapan sih katanya monopoli ini mau dicabut?

Kalo udah ikutan WTO gitu, kira kira bakal tersentuh ya bisnis POTS ini?

Kalo saya orang Telkom, akan saya pertahankan mati matian. Jadi bola itu
sebenarnya ada di tangan pemerintah, yang seharusnya bisa ditekan DPR,
tapi kita lihat aja DPR-nya kayak apa :D

Tapi gak apa kok Ron, selama rakyat tidak melakukan pressure terhadap
kebutuhan telekomunikasi murah, mungkin kita kudu bertanya
retrospective, berapa persen sih rakyat Indonesia yang butuh itu? Selama
ini pemerintah kita selalu kebingungan memenuhi kebutuhan 3 pihak :
a. masyarakat informasi, seperti kita yang pengetahuan dan komunikasinya
bersifat global, serta melakukan relasi dalam hidup secara global juga
tanpa perlu memindahkan posisi badan.
b. masyarakat transportasi, yang pengetahuan dan komunikasinya bersifat
lokal, serta melakukan relasi dalam hidup dengan melakukan perpindahan
posisi badan
c. masyarakat terasing, yang self sufficient, tapi atas nama natural
resource exploration, biasanya terdesak.

Selama ini kita selalu berusaha memperjuangkan kepentingan masyarakat
kita (gol a), tanpa melihat kepentingan golongan b dan c. 

Apa yang saya lakukan sendiri adalah, saya kabur dari Indo, so
frustrated bahwa sebagai anggota masyarakat informasi, saya gak bisa
berkembang di sana. I found my happines in another place. Tapi saya
kepingin tetap memperjuangkan perkembangan masyarakat saya di Indonesia.
Nah sekarang pertanyaannya, adalah suatu community yang virtual yang
bisa dibentuk untuk professional Indonesian yang bekerja di negara lain?
Salah satu yang terbayang di saya adalah berupa LSM. Saya lihat banyak
LSM di Indonesia, yang sifatnya Humanitarian, Religion and Politic. Tapi
bisakah kita bangun lebih banyak yang mendukung perkembangan IT?
Canonical dengan Ubuntu bisa kita jadikan sumber misalkan.
Saya tertarik dengan Komunitas Air Putih di Aceh, seberapa jauh sih
penetrasi mereka di pulau Jawa selama ini?

Kirim email ke