On Jum, 2005-09-09 at 20:28 +0700, Budi Rahardjo wrote: > Wah, email jangan dianggap rendah bebannya lho. > terlebih lagi dengan masalah virus dan spam. > saya lupa URLnya, tapi ada sebuah universitas dengan > 30 ribu account yang akhirnya terpaksa tidak sanggup > pasang anti virus dan spam di mail server (severnya > juga bukan hanya 1 buah lho). > performance jatuh banget. mail sampainya bisa beberapa > jam kemudian. tidak dapat diterima oleh user. > (not acceptable.)
jangankan 30ribu (atau 1 juta), cukup 10 akun dengan lalulintas email yang padat (termasuk virus dan spam) sudah dapat bikin sebuah mesin kejang2. makanya trennya sekarang pakai model bagi2 tugas. mesin satu sampai 100 tugasnya menyaring virus, setelah itu dilempar ke mesin 101 sampai 200 yang tugasnya menyaring spam, setelah itu baru masuk kotak surat. memang benar yang terbersit dari email pak py, ujung2nya harus bertanya "modalnya berapa?" (kalau pakai bayesian yang tiap akun dapat menyetel bayesiannya sendiri2 perlu pakai penyaring lagi sebelum masuk kotak surat) > -- budi
