>  Pernah dengar test driven programming kan. gimana kalau kita kembangkan
> "gontok2an driven programming"? hehe ada yg berminat? :p anak sekolahan
> biasanya langsung gak terima nih, gak ada dibuku soalnya. :)

Sulit dibandingkan. Kelebihan pendekatan test-driven itu adalah karena
mekanisme tesnya dijalankan secara otomatis. Bila salah satu bagian
program diubah, selama hasil tes totalnya tidak "failed", maka bug
diasumsikan belum muncul. Juga, karena fitur perlu dites, hal ini
sedikit memaksa programer untuk mengimplementasikan fitur (dan
interfacenya) sedemikian rupa sehingga dapat dites.

Gontok-gontokan itu kan belum bisa dijalankan secara otomatis dan
berulang-ulang. Kecuali memang nantinya tingkat kecerdasan buatan (AI)
sudah semakin meyakinkan sehingga IDE nggak cuma dipakai mengedit,
compile, debug, tapi juga gontok-gontokan :-P
Bayangkan kalau Anda seenaknya sendiri membuat objek global lalu
ditegur dan disuruh oleh KDevelop (atau Eclipse, atau Emacs, atau apa
pun) untuk dijadikan singleton...

--
http://www.google.com/search?q=ariya+hidayat&btnI

Kirim email ke