Jadi ingat kata dosen saya dulu : Semakin cepat kamu menyentuh
komputer (meninggalkan kertas dan pensil), semakin lama programmu akan
selesai.
:) let me admit it. actually, i hate computer. hehe .. ini kebiasaan ku kalau di depan computer:
1. baca email/mailing list
2. baca berita/blog
3. browsing2
4. kalau programming, kecenderungannya trial and error. Programming itu biasanya pasti ada masalah. Solusinya? cari code snippet pake google, coba gabungkan dgn program, kalau jalan ayo teruskan, kalau gak jalan, coba cari lagi yg lain. Gak tau kenapa kecenderungannya kalau di depan komputer itu trial and error. Seolah2 tujuan itu hanya supaya program jalan. Apalagi kalau udah di kejar2 deadline.
Makanya aku penggemari quote2:
"Programs must be written for people to read, and only incidentally for machines to execute."
"Computer Science is not about computer"
Akhir dgn kecenderungan tadi, aku kehilangan kontrol sama codeku. And kemudian aku butuh "bug tracking" seperti fogbuzz nya joel on software. I don't really agree with bug tracking. Dengan bug tracking kelihatannya developer udah kehilangan kontrol (seolah2 ada ribuan bug). Akhirnya mulai lah bug development cycle.
Tapi realita adalah kita gak nulis OS sendiri, compiler sendiri. Belum lagi kebergantungan sama API (API programmer :). Kalau ada masalah sama API cuman bisa nangis. Ini mungkin menghasilkan bug. Untuk kasus ini, mungkin perlu bug tracking.
Nah, untuk ngambil kontrol itu, makanya aku pilih gontok2an, pilih nulis dokumen detail, dan kalau bisa pilih nulis code di kertas bukan di computer. Ini kebalikan dari bug tracking, yaitu ngetrack gimana program jalan.
Test Driven kelemahannya, hampir gak mungkin nulis semua test. Dan dengan test driven, sebenarnya kontrol udah kita kasih ke test code yg kita tulis. Kembali seperti yg dikatakan Djikstra bahwa test itu bagus untuk menemukan bug, tapi tidak bisa memastikan bahwa gak ada bug. Dia berpendapat bahwa sebaiknya programming itu di kembalikan ke math. Cuman gak terlalu ngerti maksudnya, apakah berarti "lisp"? :)
Let me admit again, i am fan of Djikstra. :) dia bisa nulis OS di kertas untuk suatu mesin, padahal mesinnya belum ada. Dan ketika mesinnya jadi, OS nya jalan perfectly.
Pakcik
Under Construction
