On 10/2/05, Patriawan, Carlos <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Sorry agak top posting.Tapi gua heran kalo kita terlalu impressed
> melihat ada satu-dua orang Indonesia yang menang ini  menang itu di
> suatu kompetisi. Soalnya gw udah biasa banget liat orang India yg
> kerja di Sun,abangnya di Microsoft,adiknya di Cisco,sementara bininya
> kerja di Redhat,dan adik iparnya di Google.

Kompetisi berbeda dengan perkerjaan.
Meskipun kerja di Google, belum tentu bisa menang kompetisi dengan mudah.

> Bukan apa-apa tapi menurut saya banyak pekerjaan di bidang  R&D yang
> bisa diisi orang  Indonesia (at least mid-level) kalau kita punya
> kualitas,jika  industri di Indonesia tidak bisa ambil(karena tidak ada
> ??) ,just go to Valley,ambil pekerjaan dari orang2 India itu.

Ya, tapi bagaimana kita tahu ada orang indonesia yang berbakat?
Jawabnya, melalui kompetisi.

> Ambil pekerjaan2 strategis di Sun,Yahoo,Microsoft,Verisign,Cisco,
> Google,NetAppliance,Juniper,etc. Ini gak sesusah yang dibayangkan
> kalau anda bener2 powerful.Insya Allah kalau ada 1000 engineer
> Indonesia saja yang bisa ambil peluang-peluang tsb,mungkin sudah bisa
> nolong banget situasi di Indonesia.

:) Kompetisi TopCoder dibuat untuk meraup bibit-bibit berbakat dari
seluruh dunia.
Sangatlah tidak gampang untuk memenangkan kompetisi seperti ini.

FYI, di komunitas programmer, TopCoder sudah sangat diakui.

http://software.topcoder.com/

Sun, Yahoo, VeriSign, NSA sangat tertarik merecruit orang2 berbakat
melalui kompetisi TopCoder ini.

> Kita disini pasti bantu melalui knowledge,contact dan finansial(limited)..  
> :-)

Thanks

Felix Halim

Kirim email ke