> dengan merleasikan dg situasi Indonesia. Jadi bukan sekedar berangan-angan
> tanpa strategi untuk menjembataninya
>
> Akhirnya jadi frustasi, karena ndak bisa sama.
Attract creative-classnya yang berada di developed country untuk
membangun negerinya.
Itu tahap tercepatnya.
Ada faktor non ekonomis atau non lainnya mengapa sulit menarik "creative class", tapi salah satu soal besarnya adalah persepsi, kerja di LN itu lebih keren dari kerja di Indonesia.
Ini bukan masalah lebih banyak duitnya, tapi gaya ..... mirip dg kerja di kota itu lebih keren dari kerja di desa.
IMW
