On Thu, Jan 12, 2006 at 07:59:01PM +0700, Rahmat M Samik-Ibrahim wrote: > Ha... ha... ha... seperti saya duga, kalau "ditantang", besar > kemungkinan akan "sembunyi". Namun, kalau "mendompleng"; > jadinya ngalor-ngidul tidak keruan ujung-pangkalnya: > PTN vs. PTS, Dosen vs Mahasiswa, dst. >
Memang tujuan berimel di milis bukan untuk mencapai konsensus, tapi sebagai wahana narsis, tempat membuang waktu paling efektif. Asal komentarnya beda, kemana juga diikutin, apalagi jika bisa menunjukkan kehebatan diri sendiri. Ini umum di sebagian besar milis yang saya ikutin. > Milis ini merupakan cerminan keadaan sebenarnya: memang > nggak pernah ada niat untuk mencapai konsensus! Kalau > demikian, apa bedanya dong dengan telematika? > Sebelum mencapai konsensus, mungkin perlu dibiasakan membuat kesimpulan-kesimpulan, bunga rampai atau ringkasan diskusi pada thread tertentu, sehingga dari rangkuman itu, bisa dijadikan pijakan untuk kesimpulan berikutnya, sampai memperoleh konsensus. Saya lihat anggotanya ada ratusan, tapi yang posting unique dibawah 20. Yang lainnya kemana? -- fade2blac
