Made Wiryana wrote:
> On 4/12/06, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> >
> > Estananto wrote:
> > >
> > > Saya tertarik betul dengan pernyataan bahwa komunikasi
> > > di komputer adalah formalisasi komunikasi di dunia
> > > nyata. Nah. karena pola komunikasi di dunia nyata
> >
> > Atau yang terjadi malah bisa sebaliknya, bahwa pada struktur formalnya,
> > komunikasi manusia itu sebenarnya sama saja (atau bisa di-reduksi ke
> > beberapa set formula) - bahwa budaya/kultur/demografi itu ternyata
> > hanya "syntactic sugar" ... ;-)
>
> Kalau orang belajar Language sekitar sebelum tahun 2000 mungkin akan
> mengambil pendekatan seperti ini (formalisasi bahasa bisa dilakuakn utk
> semua bahasa sehingga bsia membentuk model kanonik).  Tetapi setelah 2000
> dunia bergeser lagi. Ternyata hal itu tidak memungkinkan. Social
> construction bermain cukup penting di dalam bahasa ini.
>
> Penelitian Hofstede (dan bukunya) merupakan salah satu tonggak yang lumayan
> merubah pandangan ini di dunia komputer (IT).

Made,
Jadi ngerasa tua nih... Terakhir baca paper formal language awal -
pertengahan tahun 90an... ;-)

Btw, ada referencenya penelitian si Hofstede ini? (kalo bisa executive
summary / popular versionnya - udah lama gak baca journal - ntar malah
pusing).

> > juan ngapain aja, dsb. Kalau rekomendasinya tercantum dalam satu web
> > site, atau di-email sesuai dengan permintaan, saya bayangkan nilai
> > rekomendasinya akan jauh lebih tinggi kalau si pembaca menganggap yang
> > memberikan rekomendasi dianggap "trustworthy/credible/respectable". Dan
> > social network yang satu dengan yang lainnya juga mungkin punya
> > perbedaan tingkat kredibilitas dalam rekomendasi (bintang lima di ebay
> > vs bintang lima di amazon etc - mungkin ada bisnisnya juga jadi
> > arbiter/clearing house of trustworthiness...)
>
> Bagaimana menganggap penting suatu rekomendasi ini sangat bergantung pada
> kultur setempat boleh percaya boleh tidak :-).  Sayangnya sebagian besar
> pendekatan atau riset di dunai TI masih dikuasai pendekatan dari  "Western"
> yg relatif homogen.
>
>
> IMW

Absolutely. Pernah ngobrol dengan yang bikin auction site di indonesia
tahun 2000-an yang lalu. Dia bilang: we did everything ebay did -
feedback, free listing, etc, etc - but transactions did not happen.
Trust?

Pertanyaan praktisnya, what would work in Indonesia?

Btw, thanks to this discussion - saya barusan nge-download
tulisan-tulisannya Jon Kleinberg dan tulisannya Mas Roby Muhamad di
Science Mag tentang Global Social Network. Kalo direplikasi via SMS
menarik gak ya?

Kita juga pernah lakukan "viral campaign" via email - meminta yang
menerima mem-forward ke teman-temannya. Insentifnya berbagai macam
hadiah. Email yang diforward jumlahnya juga beraneka ragam - mulai dari
beberapa ribu (waktu hadiahnya buku Harry Potter) hingga 100 ribu lebih
(waktu hadiahnya diamond). Kira-kira menarik untuk dianalisa lebih
lanjut gak Mas Roby? We are certainly interested to learn what it might
say...

--Eka Ginting
  indo.com

Kirim email ke