On 5/6/06, Estananto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

wallahu a'lam. Tapi walaupun saya bukan ahli tanaman
jarak dan bukan ahli ekonomi industri, saya takut
upaya  a'la Sangkuriang ini akan berakhir dengan
disaster. Sederhana saja, kapan sih pernah ada
Sangkuriang membangun kapal dalam semalam kalau tidak
dalam dongeng? Dan dongeng tidak pernah ada dalam
reality!
Inilah kita, bangsa instan, termasuk juga penggemar
mie instant. Buat apa susah2 planning toh sistem kebut
semalam juga bisa (walaupun repot belakangan karena
plan yang kacau!) Masih untung masih ada planning.

Wah, kalau project Sangkuriang atau Roro Jonggrang di kita sih sudah
umum dilakukan ;)
Di tempat saya sering tuh. Dan kadang2 susah juga, kita nya sudah
planning gini gitu, eh tim yang terkait dgn kita pake model project
Sangkuriang. Ya susah jadinya.

Tap walaupun gak sempurna , tapi masih lebih baik lah daripada gak
kerja sama sekali. Jadi inget temen dari Bojonegoro yang pernah pake
kaos gerak jalan, tulisannya "sing penting mlaku", yang penting jalan
dulu lah. Sedikit demi sedikit dikoreksi. Toh kalau kita ingin 240
juta orang Indonesia tiba2 jadi efisien semua dalam waktu setahun dua
tahun, bukannya itu adalah project Sangkuriang juga ?? ;)

-affan

Kirim email ke