MARKSHARE Training
We Provide Workshop & Training
Call Us: Sonia 0813 1927 4607 / 021 5793 2035
[email protected] [email protected]
www.marksharetraining.co.id
to unsubscribe, click here
The 7 Selling Steps: Total Selling Basic
Jakarta, 28 - 29 Oktober 2019Komunikasi Interpersonal
Jakarta, 29 - 30 Oktober 2019
LATAR BELAKANG
Untuk memenangkan iklim kompetisi yang begitu ketat ini, seorang penjual
dituntut tidak hanya bisa mengetahui product, tetapi juga harus mempunyai
perilaku asking dan giving the solutions.
Seorang sales peope harus lebih banyak mendengarkan. Cara mendengarkannya
adalah dengan aktif bertanya, menanyakan kebutuhan, menggali kebutuhan
customernya, karena tidak selamanya kebutuhan itu ditampakkan oleh customer
kita, apakah lewat kata-kata ataupun bahasa tubuhnya. Dengan mendengarkan
secara aktif, kita jadi tahu apa yang menjadi kebutuhan sebenarnya customer
kita.
Tehnik mendengarkan secara aktif (listening) adalah dengan bertanya, berbeda
dengan mendengarkan secara pasif (hearing). Waktunya untuk merubah cara
berpikir sebagai penjual yang transaksional menjadi penjual yang konsultatif.
TUJUAN
Meningkatkan kepercayaan diri untuk mencapai target penjualan.
Mengembangkan pola pikir pemenang untuk setiap sales people.
Memahami dan mengelola proses penjualan.
Memahami fitur eksklusif dan manfaat dari suatu produk.
Mengembangkan strategi probing yang kuat untuk menggali kebutuhan customer.
Menerapkan keterampilan profesional penjualan tatap muka dengan pelanggan
Menangani keprihatinan pelanggan secara profesional
Mendapatkan komitmen dari pelanggan
AGENDA TRAINING
A. Bagaimana Membangun Self Confidence
B. Bangga sebagai seorang Sales Force
C. Research, Analysis dan Planning Skills
D. Opening, Listening dan Questioning Skills
E. Presentation dan Handling Objection Skills
F. Closing Skills
G. Follow up Skills
HARGA WORKSHOP
Rp 5.00.000 /peserta
Rp 4.500.000 /peserta (Earlybird, H-7) atau (Group, min 3 org)LATAR BELAKANG
Keterampilan komunikasi yang baik sangat dibutuhkan oleh setiap pekerja atau
profesional dalam membangun hubungan positif di tempat kerja.
Dengan pelatihan komunikasi interpersonal, setiap orang akan didorong untuk
mengembangkan kompetensi komunikasinya. Komunikasi yang baik dan lancar akan
membantu meningkatkan performa kerja, sehingga karir pun bisa melesat. Selain
itu perusahaan juga akan terbantu dengan terciptanya suasana kerja yang
kondusif.
Pelatihan komunikasi interpersonal bisa menunjukkan bagaimana fungsi otak
menciptakan perilaku kita. Serta bagaimana cara kita menghadapi orang-orang
dengan perilaku tersebut dengan melihat potensi yang ada dalam diri kita.
TUJUAN
· Membangun dan mempertahankan hubungan yang baik dengan orang lain
melalui komunikasi terbuka.
· Membangun dan menciptakan hubungan kerja yang positif dengan kolega
dan rekan bisnis.
· Menggunakan kekuatan kesadaran diri (self-awareness), pengaturan diri
(self-regulation), kecerdasan sosial (social intelligence), dan empati untuk
menjadi komunikator yang sukses.
· Mengembangkan keterampilan hubungan interpersonal dalam berhubungan
dengan orang lain.
· Memahami bagaimana fungsi otak mempengaruhi perilaku.
· Berkomunikasi dengan bijaksana dan persuasif, dengan rasa percaya
diri ketika berhadapan dengan orang-orang sepanjang waktu.
· Menyelesaikan konflik dan interaksi yang sulit dengan rekan/pelanggan
dan orang lainsecara profesional.
AGENDA TRAINING
Session 1. The Power of Interpersonal Skills at Work
Session 2. Successful Interpersonal Skills
Session 3. Enhancing Your Emotional Quotient & Building Relationships at Work
Session 4. Influential Communication Dynamics & Managing Difficult People
HARGA WORKSHOP
Rp 5.00.000 /peserta
Rp 4.500.000 /peserta (Earlybird, H-7) atau (Group, min 3 org)
General Affair Professional
Jakarta, 06 - 07 November 2019Managing Office & Filing System
Jakarta, 13 - 14 November 2019
LATAR BELAKANG
General Affair (GA) atau Divisi Umum adalah supporting unit yang bertujuan
memberikan pelayanan-pelayanan kepada unit-unit kerja lain. Bahkan pada
umumnya, GA melayani seluruh unit kerja di perusahaan (bersifat shared service)
dalam hal administrasi dan pengelolaan pelayanan rutin kantor. Tugas seorang GA
sungguh sangat kompleks karenanya biasa disebut Job Matrix yang mana
kadangkala dalam satu waktu seorang GA dituntut menyelesaikan beberapa
permasalahan.
Divisi General Affair merupakan tangan kanan operasional dari Departemen HRD,
karena beberapa pekerjaannya sangat membantu kelancaran operasional dan
merupakan tugas-tugas pelayanan di bidang SDM. Bahkan di beberapa perusahaan
besar atau sedang (terutama bidang industri yang padat karya), GA juga
menangani permasalahan Hubungan Industrial (Industrial Relation) baik untuk
menyelesaikan masalah internal (kekaryawanan) maupun masalah dengan lingkungan
sekitar lokasi pabrik/perusahaan (eksternal).
TUJUAN
Memahami fungsi dan peran General Affairs di dalam organisasi dalam mencapai
sasaran serta melaksanakan strategi organisasi
Memiliki pengetahuan lengkap untuk menyelesaikan tugas-tugas GA
Memahami pentingnya proses dan system dalam meningkatkan mutu pelayanan yang
diberikan oleh General Affairs
Mampu menganalisa kinerja General Affairs serta menetapkan wilayah mana saja
yang memerlukan peningkatan agar sesuai dengan tujuan yang diharapkan
Mengerti cara menetapkan kompetensi standar yang dibutuhkan bagi para
professional General Affairs
Memahami Key Performance Indicator GA Officer
AGENDA TRAINING
DAY 1
Peran dan fungsi General Affair
Dimensi Mutu GA & Konsep Audit internal
Struktur organisasi dan Skill Kompetensi General Affairs
Penyusunan Key Performance Indicator General Affair
Coaching & Conseling KPI General Affairs
DAY 2
Komunikasi efektif di tempat kerja
Menciptakan Tempat Kerja Excellence ( 5S )
Time management Implementation General Affairs
Continuous Improvement General Affairs
Negotiation skill Fundamentals
HARGA WORKSHOP
Rp 5.000.000 /peserta
Rp 4.500.000 /peserta (Earlybird, H-7) atau (Group, min 3 org)LATAR BELAKANG
Managing Office & Filing System atau manajemen kantor dan pengarsipan merupakan
keseharian yang harus dikelola dengan baik. Pelatihan ini dirancang bagi mereka
yang bertanggung jawab mengelola kantor.
Dalam pelatihan kali ini dipelajari tata kelola kantor berdasarkan sistem 5S
(lean office) yang dipraktekan sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Juga
mempelajari pengelolaan arsip dan aset perusahaan, mencakup master book
lokasi aset, status aset, dan penomoran aset. Ditambah bagaimana melakukan
manajemen korespondensi dalam mengelola arsip.
Hal lain yang merupakan masalah utama dalam manajemen kantor adalah manajemen
waktu diri dan atasan. Pendekatan mengatasi hal ini membutuhkan sentuhan
smart-contingency, yang tentu saja berbeda untuk beragam situasi, hal mana
hanya diperoleh dari pengalaman.
TUJUAN
Peserta mendapatkan pemahaman yang lebih baik untuk mempraktekan 5S (lean
office) di tempat kerja.
Peserta dapat mengantisipasi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan bisnis
global yang penuh tuntutan, sesuai standar kompetensi dalam mengelola kantor,
aset, arsip, dan waktu agar mampu meningkatkan efektifitas, efisiensi &
profesionalitas kerja.
AGENDA TRAINING
Sesi 1. Paradigma dan Filosofi Manajemen Kantor Modern
Sesi 2. Prinsip Dasar Manajemen Kantor & Filing Berdasarkan 5S (5R)
Sesi 3. Aturan (Pedoman) Umum Pengelolaan Arsip dan Inventaris Kantor
Sesi 4. Sistem Korespondensi & Pengarsipan (Manajemen Arsip Dinamis)
Sesi 5. Aspek Strategis dan Trend Ke Depan Manajemen Filing Modern: Penerapan
E-Filing dan Document Management
Sesi 6. Pentingnya SOP dalam bisnis: Pembuatan, Penerapan, Pelembagaan
Sesi 7. Change Management Dalam Penerapan SOP Baru
Sesi 8. Latihan Pembuatan dan Finalisasi rencana kerja pembuatan SOP dan Sistem
Kearsipan Perusahaan
HARGA WORKSHOP
Rp 5.00.000 /peserta
Rp 4.500.000 /peserta (Earlybird, H-7) atau (Group, min 3 org)