Hertoto wrote:
>By the way, saya sendiri heran kok milis ini lebih
>cenderung untuk diskusi politik ya? Bukan diskusi
>untuk pengembangan Undip sendiri? atau jangan-jangan
>kalo tidak ada diskusi politik disini milis ini akan
>sepi
Krismana Dewi wrote:
>Soalnya untuk bicara tentang pengembangan UNDIP
>terutama bicara tentang hal-hal yang berhubungan
>dengan latar belakang pendidikan keilmuan kita, ya
>agak-agak sulit. Paling tidak kita harus tahu agak
>mendalam tentang hal-hal yang akan kita diskusikan.
>Sedangkan kalau kita mau bicara tentang politik yah ,
>kita lihat sebagian besar yang bicara di milist UNDIP
>ini juga asal bicara saja, atau kita tinggal menyadur
>pendapat para pakar politik di banyak media.
EWR:
Politik seperti halnya ekonomi, kesehatan dst
merupakan perkara yang menyangkut hajat umum
oleh karena itu menjadi hak setiap orang untuk
membicarakannya. Kalau seseorang memperdalam
keadilan di sesuatu bidang tidak berarti kehilangan
hak untuk ikut menyumbangkan pemikiran dalam bidang
lain. Menurut pendapat saya masyarakat Indonesia
justru belum terbiasa untuk secara kritis - spontan
menyumbangkan pemikiran dalam perkara-2 yang menyangkut
hajat orang banyak.
Adalah hal yang sangat aneh apabila pihak-2 di
university malah tidak meresponse terhadap setiap
gejolak politik yang terjadi di masyarakat umum.
Terutama dalam situasi perpolitikan yang masih serba
kacau ini. Dan terbukti-2 pula para praktisi (dan
teoritisi) dalam bidang politik tidak juga mampu
membawa perubahan positif yang fondamental. Maka
amatlah terpuji kalau orang-2 dari background non-
politik bersedia meluangkan waktu, mengasah otak dan
menggerinda emosi untuk memberikan sumbanganya.
Lha mana pendapat orang-2 yang bertahun-2 telah makan
sekolahan serta menghabiskan KMI untuk menyelesaikan
gelar politiknya? Apakah mereka pada malas? lebih enak
hibernating. Atau merasa diskusi ini dibawah kelas
mereka? Atau mereka semua sudah addicted dengan amplop?.
Ataukah mereka takut kalah berdebat dengan orang yang
keahliannya justru dibidang elektro, komputer, ekonomi
atau gizi :)
Bagi saya mereka yang berani menyatakan pendapat
disini "seemosi" apapun lebih saya hargai ketimbang
mereka yang lebih berkompetensi tetapi pasif saja
atau malahan sekedar nyadani.
Wassalam,
Eko W Raharjo
University of Calgary
______________________________________________________________
>From Eko W Raharjo <[EMAIL PROTECTED]> to UNDIP List
Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id