Rekan-rekan milis Undip yang saya hormati,
Wah ternyata banyak juga tanggapan tentang keheranan saya mengapa milis ini
justru ramai diskusi tentang politik atau hal lainnya ketimbang
pengembangan Undip sendiri. Terima kasih, paling tidak itu membuka wacana
saya yang selama ini justru lebih sering pasif mengamati posting-posting di
milis ini.

Saya sangat setuju bila kita seharusnya membumi dan peduli akan kehidupan
diluar kampus Undip sendiri. Makanya beberapa waktu yang lalu bila mantan
dosen saya di FE Undip, Bapak Riasto, malah hanya ingin pasif mengamati
milis ini saya karena mungkin "sakit hati" setelah berdebat sekian lama
dengan rekan-rekan yang lain.

Namun, seharusnya kita juga tidak melupakan Undip. Saya kira masih banyak
dibutuhkan untuk sumbang saran para alumni, civitas akademia undip sendiri
untuk lebih memajukan universitas negeri yang masuk 5 besar di Indonesia
ini. Saya sendiri berpandangan selama ini Undip kurang "berbunyi" di
kalangan nasional. Selama ini kita kenal Faisal Basri, Didik J Rachbini,
Sri Mulyani, dll. Atau kalau lebih "daerah" kita dengan mudahnya kenal
dengan orang-orang dari UGM misalnya. Undip mana ya? Walaupun saya terlebih
dahulu harus meminta maaf karena contoh yang saya sebutkan baru dikalangan
ekonomi saya [ semoga di fakultas hukum dan lainnya banyak yang patut
dibanggakan]

Bagaimana nih para alumni Undip yang lain?


Salam hormat saya,
Hertoto Eko 
______________________________________________________________
>From Hertoto Eko Prasetyotomo <[EMAIL PROTECTED]> to UNDIP List
Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList               http://www.undip.ac.id

Kirim email ke