kejadian yang sama saya alami sendiri di Matsuyama, Jepang (mungkin juga 
kota-kota di Jepang lainnya). Di toko milik MICC(Matsuyama Islamic Culture 
Center), yang menyediakan halal food,  kami bisa bertransaksi seperti yang 
saudara Nasrullah kemukakan.
Bagaimana di Indonesia ? nggak tahu ya, kayaknya kok pesimis deh, 
sampai-sampai ada joke : kenapa di gereja ada piano di mesjid nggak 
ada.Jawabannya : boro-boro piano wong sendal jepit juga ilang.
Tapi nggak tahu juga dengan keadaan di Indonesia saat ini, masih sama 
seperti yang dulukah?



>From: "Nasrullah Idris" <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: <[EMAIL PROTECTED]>
>To: "** MILIS UNDIP" <[EMAIL PROTECTED]>, "** MILIS UNAIR" 
><[EMAIL PROTECTED]>
>Subject: [UNDIP] Berjualan di Masjid tanpa Ditunggui. Sejauh Mana 
>Keamanannya?
>Date: Tue, 10 Sep 2002 10:40:21 +0700
>
>      Suasana bisnis di Masjid Al-Falaah di Berlin (milik warga Indonesia) 
>rasanya sungguh menarik.
>      Di sana setiap hari Jum'at dan Ahad ada warung makanan tanpa 
>ditunggui. Harga sudah tampak di
>dinding. Siapa pun boleh mengambilnya sendiri kemudian memasukkan uang ke 
>dalam kotak penyimpanan.
>Kalau perlu sekalian pengembaliannya. Jadi terserah, mau nyolong atau mau 
>bayar.
>      Tetapi kenyataannya, pihak DKM selalu memperoleh untung besar. 
>Kebanyakan pembelinya adalah
>mahasiswa dan remaja. Lainnya karyawan KBRI. Pada mereka seperti sudah 
>tertanam sikap berat hati
>untuk mengambil barang tanpa bayar meskipun tidak dilihat oleh siapa pun.
>      Nah, kira-kira sejauh mana keamanaannya jika bisnis semacam itu 
>dilakukan di sekitar masjid di
>tanah air? Mohon dong komentarnya! Terima kasih.
>
>Wassalam,
>
>Nasrullah Idris
>
>
>
>
>---------------------------------------------------------------------
>Milis Archive: http://archive.undip.ac.id
>to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #103
>DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id




_________________________________________________________________
Join the world�s largest e-mail service with MSN Hotmail. 
http://www.hotmail.com


---------------------------------------------------------------------
Milis Archive: http://archive.undip.ac.id
to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #104
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id


Kirim email ke