Hi,...semuanya..
Wah, sudah mulai rame juga milist di undip
ini,..yang biasanya adem-adem aja.
ternyata alumnus undip banyak juga yang di
LN,..tapi ngomong-ngomong di LN-nya ini banyak yang sedang study atau bisnis,
nih??
Sementara ini, saya tinggal di johor,
malaysia...
cerita sedikit tentang kondisi di sini,
boleh khan??
Ternyata di universitas negeri malaysia
UTM, banyak juga mahasiswa-mahasiswa indonesia yang lanjut study ke sini,.dan
kebanyakan adalah mendapatkan beasiswa untuk sambung ke master. mereka adalah
anak UI, ITB, ITS dan perguruan swasta di sumatra.dan selama ini saya masih
belum ketemu dengan alumni undip di sini,..
satu
lagi yang membuat saya salut dengan sistem pendidikan di sini, yaitu support
dari pemerintah kepada sistem pendidikan yang tidak tanggung-tanggung, siapa
saja warga negara yang mau sekolah di kasih duit utangan..dan kalau prestasi di
sekolah bagus, nggak usah bayar utang alias free, dan kalau sedang-sedang
prestasi sekolahnya nanti bila sudah dapat pekerjaan baru bayar cicilan,
yang kalau diitung sangat-sangat terjangkau sekali oleh mereka.
berbeda sekali dengan kondisi kita di
indonesia, dengan pemerintah yang tidak mengutamakan faktor pendidikan
untuk rakyatnya, yang mestinya faktor pendidikan ini akan berpengaruh dengan
kemajuan cara berpikir rakyatnya.
mungkin sebab itulah, banyak orang indonesia
yang mudah di panasi, mudah di adu,..sedikit kena panas berontak..sedikit orang
yang mempunyai penalaran dan daya pikir yang maju, mudah disuap,banyak
manipulasi data, sistem manajemen yang kelewat tradisional...de el el, ada
juga sih yang sudah maju, tapi ini saya ngomong secara mayoriti (maaf kalau saya
ngomong apa adanya).
Sering saya mengkhayalkan, nasib tetangga
saya Andy (nama samaran), dia sewaktu SMA pandai, selalu rangking 1 tetapi sebab
orang tuanya serba kekurangan akhirnya dia tak melanjutkan ke perguruan tinggi.
tak tahu, berapa Andy-Andy yang lain di
indonesia ini yang putus sekolah, yang akhirnya jadi pedagang asongan, tukang
semir sepatu, jambret, maling, ataupun pekerjaan-pekerjaan
lainnya.
coba kalau indonesia seperti di sini,
rakyatnya mendapatkan support untuk pendidikannya... tidak mustahil indonesia
akan cepat keluar dari krisis ini.
lebih banyak orang indonesia yang putus
sekolah dibandingkan dengan Orang-orang
yang mengenyam pendidikan tinggi , ,
dan ini memang banyak faktor penyebabnya,
dan salah satu yang signifikan adalah karena faktor pemerintah.!!
disamping itu banyak juga orang
terpelajar indonesia yang menyumbangkan skill mereka ke luar negeri, karena
penghargaan pemerintah yang kurang terhadap skill mereka.karena banyak juga kawan-kawan yang selama ini saya
temui di sini yang sebetulnya dia adalah WNI, tapi karena situasi krisis
indonesia seperti ini mereka menyumbangkan skill mereka ke negara lain. entah
itu yang bergerak di bidang IT, Manufacturing, CG, dan bidang
lainnya.
Semoga aja, Indonesia akan
berubah..
Thanks
Achmad hadi
johor, Malaysia
