ASSALAMU'ALAIKUM WR.WB Kenapa yang mohon dukungan kok di INDONESIA MODEL? Apakah mahasiswa UNIVERSITAS DIPONEGORO hanya bisa berkiprah di forum-forum seperti INDONESIA MODEL, kok sepertinya ngak sesuai. Lain kalau misalnya yang didukung itu forum PENELITIAN MAHASISWA, atau mungkin PADA DUNIA OLAHRAGA yang mungkin akan membawa nama UNIVERSITAS, ATAU segala sesuatu yang ada hubungannya dengan STUDY di Universitas. Lain kalau VISI DAN MISI Universitas Diponegoro sekarang mungkin berbeda mencetak ARTIS-ARTIS yang memang BAYARANNYA tinggi. WALAIKUMSALAM.
On Wed, 23 Jun 2004, Anis Chariri wrote: > Maklum pak Eko, masyarakat kita sudah terbiasa ikut-ikutan apa > yang terjadi di luar sana. Sebagian dari kita cenderung > menyukai sesuatu yang cenderung "wah" dan kurang melihat "apa > yang ada dibalik Wah" tersebut, "bagaimana proses Wah tersebut > dilakukan", "apa arti penting Wah" dan "Wah" "Wah" yang lain. > Sekedar popularitas? mengangkat "nama UNDIP"?. Lepas dari > aspek sejarah yang pak Eko jelaskan, Sampai sekarang saya > belum dapat jawaban yang 100% meyakinkan (bukan memuaskan > lho), apa sih sebenarnya Tujuan kegiatan semacam itu > > > > > > > ---- Original message ---- > >Date: Tue, 22 Jun 2004 09:38:52 +0700 > >From: Agus B Raharjo <[EMAIL PROTECTED]> > >Subject: [UNDIP] Sejarah Kontes Ratu-Ratuan > >To: [EMAIL PROTECTED] > > > >Ajang pemilihan Ratu-ratuan (Miss Universe, Kakang-Mbakyu, > Indonesia > >Model dll) memang bukan sekedar lomba kencantikan. Ada yang > lebih dari > >itu. Ajang tersebut tak lain adalah juga merupakan > perpanjangan sejarah > >perbudakan di balik kontes kemolekan tubuh perampuan. > Telitilah sejarah > >Eropa dan Amerika abad ke-18. Bermula dari ulah sekelompok > sindikat > >penjual budak yang ketika itu memulai sebuah eksebisi, para > budak > >pilihan dikumpulkan di suatu tempat untuk dilelang. Mereka > disuruh > >hilir-mudik di atas panggung, sementara para calon pembeli > menonton > >dengan seksama. Eksibisi itu mengguncan tatanan moral perempuan > >bangsawan Eropa. Namun akhirnya para gadis dan istri pembesar > itu tidak > >mau ketinggalan dengan budaknya. Mereka campakkan kehormatan > demi yang > >kepuasan yang mengginakan. > > > >Kaum entertainer modern dengan, ditopang oleh impresario Yahudi > >melestarikan eksitensi eksibisi bdak dalm bentuk yang > dipercanggih, > >dipoles se "wah" kontes miss universe. Anehnya, eksibisi > semacam itu > >mendapat animo deras dari seluruh pelosok penjuru dunia. > Padahal, ada > >banyak hal "ajaib" yang menjadi sasaran penjurian kontes. > Diantaranya > >yang ajaib itu adalah ukuran dada, perut, dan bagian pinggul. > Demikian > >juga warna kulit, jenis ramnut, bentuk alis, bola mata, > lesung pipit > >dan lekukan bibir. Tak ketinggalan bentuk paha, betis, dan kuku. > >Bukankah dengan penilaian itu perempuan tak ubahnya laksana > bineka tanpa > >nyawa yang pasrah untuk "ditelanjangi" di depan umum..? > Ironisnya kontes > >seperti ini masih lestari, dan bahkan cenderung dupayakan untuk > >dilestarikan. > > > >Gadis ramaj dengan rata-rata usia 18-24 tahun dan yang lebih > tua lagi > >tak sungkan untuk dijuluki "Pussycat" yang harus > berlenggak-lenggok di > >atas catwalk dengan pakaian yang mempertontonkan aurat dan > mengundang > >nafsu syahwati. Meski dibungkus dengan dalih bahwa > pakaian-pakaian itu > >adalah suatu hasi dari karya seni. > > > >Diambil dari majalah Sabili No. 25 th. XI 2 Juli 2004/14 > Jumadil Awal 1425 H > > > >Jelaslah bahwa tujuan dari kontes ratu-ratuan adalah > menonjolkan sesuatu > >yang sudah menonjol dalam diri perempuan. Tujuan akhir tentu > adalah > >kepuasan Syahwat Hewani. Memang urusan syahwat sangat > diminati, apalagi > >oleh laki-laki yang hidung belang dengan ditunjang kekuasaan > dan unang. > >Kepada mahasiswa undip yang ikut dalam IM, semoga menang dan > selamat > >menjadi santapan laki-laki hidung belang, dengan imbalan > harta benda > >sebagai ukuran keberhasilan. Bukankah itu yang anda inginkan..??? > > > >Agus B Raharjo > > > > > >-------------------------------------------------------------------------- > >Milis Archive: http://archive.undip.ac.id > >to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #2195 > >DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList > http://www.undip.ac.id > > > > > > > Anis Chariri > (02) 42284287 > > > -------------------------------------------------------------------------- > Milis Archive: http://archive.undip.ac.id > to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #2197 > DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id > > -------------------------------------------------------------------------- Milis Archive: http://archive.undip.ac.id to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #2198 DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id
