punten yeuh rada tos bari wawarna.. bilih aya anu teu acan maos / uninga
kana wawar ieu... geuningan tah sae oge, tiasa ditindak sareng dihulag (
leres kitu sundana Dihadang teh dihulag ) aksi pemurtadan teh...
kanu tos uninga, punten wae..langsung talapung we lah.. ;)

mangga wae aos dihandap

Baktos,
----- Original Message ----- 
From: "Subhan Tripudyatmoko" <[EMAIL PROTECTED]>
To: "Manufacturing Assembly" <[EMAIL PROTECTED]>; "'Choirunisa'"
<[EMAIL PROTECTED]>; "'Ertina Camelia'" <[EMAIL PROTECTED]>;
"'Fadli'" <[EMAIL PROTECTED]>; "'Joko Triotrans'"
<[EMAIL PROTECTED]>; "'Luigi Pralangga'" <[EMAIL PROTECTED]>; "'M.
Zamri Ilyas'" <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; "'Siti
Kasihan'" <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, May 13, 2005 2:13 PM
Subject: Pemurtadan(1)


>
> Pemurtadan di Wilayah Bandung Melebar
> Oleh sejagatcom / 09.04.2005
>
> Kekuatan akidah menjadi kekuatan utama untuk menghindari pemurtadan.
> Upaya pemurtadan di wilayah Bandung, tak pernah surut dan kian
> melebar. Setelah kasus keluarga Warso di Sukaluyu, Bandung, saat ini,
> warga Desa Sindanglaya, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung dibuat
> was-was dan khawatir atas kegiatan keagamaan yang dilakukan oleh
> Yayasan Efata. Untuk mencegah langkah ekspansi pemurtadan itu, Aliansi
> Gerakan Anti Pemurtadan (AGAP) meminta Ketua Yayasan Efata, Adian
> Manurung, menandatangani perjanjian dengan masyarakat untuk
> menghentikan kegiatan kebaktian di gedung yayasan itu. Atas desakan
> itu, Ketua Yayasan Efata bersedia membuat perjanjian dengan seluruh
> masyarakat di Desa Sindanglaya, Kamis (31/3).
>
> Perjanjian itu dibuat di atas materai yang ditandatangani oleh Ketua
> Yayasan Efata, Adrian Manurung; Kapolsek Cimenyan, AKP Haryadi SH;
> Kepala Desa Sindanglaya, Aa Suhendar dan disaksikan ketua RW, Tim Anti
> Pemurtadan MUI Bandung, dan Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI).
>
> Isi perjanjian itu terdiri dari lima poin. Di antaranya, Yayasan Efata
> menghentikan semua kegiatan dalam bentuk apapun di wilayah Sindanglaya
> dan sekitarnya; menutup Yayasan Efata dan mencabut semua atribut;
> memperlihatkan akta notaris asli Yayasan Efata kepada pihak yang
> berwenang disaksikan masyarakat dan ormas Islam, dan bila melanggar
> pernyataan tersebut, maka dalam waktu 1x24 jam siap ditindak secara
> hukum oleh aparat.
>
> Menurut Ketua Tim Anti Pemurtadan MUI Kota Bandung, Hari Nugraha, pada
> 2002, di RW 13 Desa Sindanglaya berdiri sebuah TK bernama Efata tapi
> belum ada yayasannya. Anak-anak di sekitar TK tersebut, kata dia,
> diundang untuk belajar.
>
> Namun, kata Hari menegaskan, ada nuansa Kristen yang diajarkan di TK
> itu. Untunglah, kata dia menandaskan, ulama dan masyarakat setempat
> cepat tanggap dan meminta tempat itu ditutup. ''Atas permintaan semua
> masyarakat, akhirnya tempat itu pun ditutup,'' katanya menegaskan.
>
> Tiga bulan terakhir ini, sambung Hari, di samping gedung TK didirikan
> sebuah bangunan seperti aula. Pada awalnya, masyarakat tidak
> mencurigai aktivitas di bangunan itu. Namun, lanjut dia, karena setiap
> hari Sabtu di gedung itu selalu ada kegiatan, maka masyarakat pun
> mencurigainya.
>
> Menurut anggota AGAP sekaligus Koordinator Badan Koordinasi Umat (BKU)
> FUUI, Ahmad Kurniadi, yang dikhawatirkan masyarakat Sindanglaya bila
> tempat itu dibiarkan, akan ada upaya pemurtadan. Apalagi, kata dia
> menambahkan, ruangan di dalamnya didesain seperti gereja.
>
> Dikatakan Ketua Umum Persis, KH Siddiq Amien, pencegahan terjadinya
> pemurtadan harus melibatkan banyak pihak seperti pemerintah,
> kepolisian, dan umat Islam. Pasalnya, lanjut dia, kekuatan akidah
> menjadi kekuatan utama untuk menghindari pemurtadan.
>
> ''Yang penting bagaimana menguatkan akidah, sehingga tidak mudah
> dipengaruhi. Cara yang bisa digunakan dengan mengoptimalkan pengajian
> dan pendidikan keagamaan,'' katanya yang ditemui usai Pengajian Ahad
> pagi di Kantor Pusat Persis Bandung, Ahad (3/4).
>
> Selain mengoptimalkan pengajian, Siddiq menambahkan, pemerintah harus
> turun tangan menuntaskan kemiskinan dan pendidikan. Pasalnya, latar
> pendidikan yang rendah dan ekonomi yang lemah, sering dieksploitasi
> untuk pemurtadan dengan iming-iming materi. ''Sedangkan, kemiskinan
> tidak semata-mata kesalahan ummat,'' cetusnya menandaskan.
>
> Ketika ditanya banyak ummat Muslim yang jarang mengikuti pengajian,
> Siddiq menjelaskan, ada banyak cara yang bisa diupayakan. Namun, hal
> tersebut memerlukan kreativitas dan kesungguhan dari para tokoh dakwah
> dan ulama. Dakwah, ucap dia, bisa diupayakan melalui layar kaca,
> tulisan, radio, ataupun CD.
>
> ''Sekarang tinggal peran para dai dan organisasi dakwah, mencari
> kiat-kiat untuk menyampaikan dakwah. Sebenarnya, ada cara sederhana
> untuk mencegah pemurtadan, yakni memaksimalkan shalat Jumat. Selama
> ini khutbah jumat sering asal-asalan dan singkat saja,'' katanya
> menandaskan. (RioL)
>
> (kie/ren @ swaramuslim.net)
> Versi Cetak Print Artikel   Kirim Artikel ini ke Taman Kirim ke Teman
>  Lihat arsip berita dan artikel Arsip
>
>


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Ever feel sad or cry for no reason at all?
Depression. Narrated by Kate Hudson.
http://us.click.yahoo.com/LLQ_sC/esnJAA/E2hLAA/0EHolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke