Bah Willy, Bah Jaka lan baraya nu sanes....,
tapi eta beja teh di bantah ku bupati Majalengka dina warta PR poe ieu, tah ieu copy paste :
nuhun.

"kudjangs"

Bupati tidak Pernah Menolak Salik Dikubur di Majalengka
Emi Pertanyakan Jaminan Keamanan Saat Penguburan

MAJALENGKA, (PR).-
Pemerintah Kabupaten Majalengka tidak pernah melakukan penolakan terhadap jenazah Salik Firdaus untuk dikuburkan di daerah tempat tinggalnya. Pengurusan dan penguburan jenazah Salik sepenuhnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Demikian disampaikan Bupati Majalengka Hj. Tutty Hayati Anwar S.H., M.Si., melalui Asda I Bidang Pemerintahan Suharso, menanggapi pernyataan kuasa hukum keluarga Salik Firdaus, Emi Klanawijaya.

"Pemerintah Majalengka tidak pernah menolak penguburan Salik Firdaus di Majalengka. Semuanya terserah keluarga untuk menguburkannya secara layak, di manapun sesuai keinginan keluarga. Setahu kami pihak keluarga juga tidak pernah mengkonsultasikan perihal penguburan kepada pemerintah, makanya sumbernya dari mana kalau Pemkab Majalengka menolak penguburan Salik di Majalengka," tegas Asda I.

Menurutnya, pemerintah hanya menyatakan secara de jure, Salik bukan warga Majalengka. Namun secara de facto, Salik diakui sebagai warga Majalengka, karena memang demikian adanya. Hanya saja, yang disesalkan dan membuat keprihatinan adalah perbuatan Salik yang nekat menjadi seorang teroris. Sehingga hal itu dianggap telah mencoreng nama baik daerah kelahiran keluarga Salik sendiri.

Selain itu, menurut Suharso, Bupati Majalengka langsung mendatangi warga Cidulang untuk meredam emosi warga serta menginstruksikan aparatnya agar melindungi keluarga Salik. Hal itu dilakukan begitu mendapatkan kabar dari Kapolri soal positifnya keterlibatan Salik sebagai pelaku bom Bali II,

"Jadi sekali lagi Bupati Majalengka mempesilahkan keluarga Salik untuk mengurus dan menguburkan Salik seperti yang diinginkan. Karena pemerintahan di Majalengka tidak pernah melakukan pelarangan," ungkap Suharso.

Pernyataan pemkab tersebut berbeda dengan aspirasi warga Cidulang yang menolak penguburan jenazah Salik di Cidulang. Hal itu seperti disampaikan salah seorang tokoh masyarakat H. Zaenal Ansori. Pihaknya mengaku telah mendatangi orang tua Salik H. Udin, dan menyarankan agar jenazah Salik tidak dibawa dan dikuburkan di pemakaman umum Cidulang.

Hal itu dimaksudkan untuk menjaga keamanan keluarga dari emosi warga yang tidak menyukai kehadiran jenazah Salik sebagai pelaku teroris, dibawa ke Cidulang. "Saya kemarin baru saja menemui Pak Haji Udin menyampaikan penolakan warga untuk penguburan jenazah Salik di Cidulang dan ternyata Pak Haji Udin menerima hal itu," ungkap H Zaenal Ansori.






Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke