Hiks...meuni sedih maosna oge...jalmi palalinter kalalabur, sesana teu tiasa walakaya, mugi2 paripaos na basa Indonesia : Setinggi-tingginya bangau terbang, akhirnya ke pelimbahan (kubang) juga teh tiasa kajantenan.......
 
cr

>>> [EMAIL PROTECTED] 05/03/06 08:07AM >>>

Ieu aya seratan dihandap, mamanawian aya mangpaat....


Baraya Kandaga,
 
Tulisan Terlampir (Kang Yusman MS ITB 72) ini merepresentasikan tantangan saat ini dan projeksi tantangan generasi anak-anak kita disaat mendatang.
 
Kelihatannya dimasa yang akan datang (generasi anak2 kita) akan semakin banyak putera-puteri terbaik Indonesia yang harus terpaksa `hengkang` dari tanah Indonesia tercinta ke mancanagara,..demi profesionalisme dan mencari nafkah,.....
 
 
........... yang jelas dan
terarah, persoalan bangsa seperti mahalnya biaya energi untuk
industri, pengembangan industri petrokimia, eksplorasi minyak di Blok
Cepu dan Pulau Natuna, modernisasi mesin tekstil, program benih unggul
dalam revitalisasi pertanian, dan modernisasi sistem persenjataan
dapat digunakan sebagai wahana yang menantang kreativitas dan
kegeniusan para ilmuwan Indonesia.
Melalui program kerja yang sistematis dan terencana, ilmuwan dapat
ditempatkan sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi bangsa
berbasis iptek dan dapat didayagunakan untuk peningkatan daya saing
Indonesia menuju Supremasi Industri Indonesia. Baik itu industri
berbasis sumber daya alam maupun industri yang berdasarkan kadar
kecanggihan kandungan ipteknya.
Jika VISI 2020 tidak lahir, bukan tidak mungkin, Oscar, genius muda
dari Papua, sang juara dunia Olimpiade Fisika, akan berkata: "Sayonara
iptek Indonesia...."


Yusman SD Mantan Dirut PT Dirgantara Indonesia 2000-2002, dan Chairman
Matsushita Gobel Education Foundation




Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id




SPONSORED LINKS
Corporate culture Business culture of china Organizational culture
Organizational culture change Organizational culture assessment Jewish culture


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke