Eh lepat baraya.....sanes klitorisna dikeureut...aduh
deudeuh teuing...  karunya teuing..tapi eta tudungna
(prepuce), cenah mah supados ulah sensitip teuing....

--- waluya56 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> --- In [email protected], "Yuliadi"
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > mairan ah....
> > ieu oge dangu dakwah di TV...hilap channel naon
> saha2na oge hilap.
> > 
> > awewe disunat, klitoris na dikeureut sakedik
> supados rasa napsu sex 
> yang berlebihan saat dewasa dapat dikurangi. 
> 
> Duka Kang, kuring mah ngan neruskeun informasi we,
> bilih aya nu teu 
> tiasa browsing detik.com. Ieu tambihan informasina,
> tina detikcom oge:
> 
> Menkes Diminta Keluarkan Larangan Sunat Perempuan
> Ramdhan Muhaimin - detikcom
> 
> Jakarta - Sunat bagi perempuan dinilai bisa merusak
> fungsi alat 
> kelamin. Menkes Siti Fadilah Supari pun diminta
> segera mengeluarkan 
> surat edaran larangan sunat bagi perempuan.
> 
> Demikian rekomendasi yang dihasilkan dalam acara
> lokakarya 
> bertajuk "Menggunakan HAM untuk kesehatan maternal
> dan neonatal" di 
> Ruang Leimena, Departemen Kesehatan, Jalan HR Rasuna
> Said, Kuningan, 
> Jakarta Selatan, Jumat (22/9/2006).
> 
> Lokakarya yang digelar Depkes dan WHO ini meminta
> Menkes segera 
> menetapkan kebijakan demedikalisasi sunat perempuan
> oleh petugas 
> kesehatan dengan meningkatkan status hukum dengan
> surat edaran dari 
> Dirjen Dinkesmas.
> 
> Selain itu, Menkes diminta menetapkan kebijakan
> untuk meniadakan 
> praktek sunat kepada bayi perempuan baru lahir di
> berbagai rumah 
> sakit dan klinik.
> 
> Sunat umumnya dilakukan pada bayi yang baru lahir
> hingga usia 9 
> tahun. Namun di Gorontalo, sunat perempuan dilakukan
> pada usia 1 
> hingga 4 tahun. Sedangkan di Makassar, sunat
> perempuan dilakukan pada 
> usia 5 hingga 9 tahun.
> 
> Sunat Perempuan Timbulkan Komplikasi & Psikoseksual
> Ramdhan Muhaimin - detikcom
> 
> Jakarta - Sunat umumnya dialami oleh perempuan sejak
> bayi hingga usia 
> 9 tahun. Sunat menimbulkan komplikasi dari
> pendarahan hingga 
> kemandulan disfungsi seksual. Tidak hanya itu, sunat
> bisa menyebabkan 
> trauma seksual.
> 
> Demikian yang mengemuka dalam acara lokakarya
> bertajuk "Menggunakan 
> HAM untuk kesehatan maternal dan neonatal" di Ruang
> Leimena, 
> Departemen Kesehatan, Jalan HR Rasuna Said,
> Kuningan, Jakarta 
> Selatan, Jumat (22/9/2006).
> 
> Komplikasi jangka pendek akibat medikalisasi sunat
> perempuan adalah 
> pendarahan, infeksi yang bisa menimbulkan
> septikemia, penyakit 
> tetanus dan luka membusuk.
> 
> Komplikasi jangka panjang adalah kesulitan
> menstruasi, infeksi 
> saluran kemih, radang panggul kronis, kemandulan
> disfungsi seksual, 
> kesulitan saat hamil dan bersalin dan risiko
> tertular HIV.
> 
> Sunat juga mengakibatkan psikoseksual pada perempuan
> seperti nyeri 
> saat berhubungan intim dan mengurangi kenikmatan
> seksual, ketakutan, 
> depresi, dan konflik dalam perkawinan.
> 
> 
> 
> 
> 
> 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke