Mun nalungtik tina sajarah..eta mun urang tiasa ngorek ingpo tina lampah Gubernur jendral Inggris di pakistan zaman Gulam hirup...tah...sigana pasti manehna mah nyaho..saha eta kang Gulam Ahmad teh........
On 4/22/08, joko tingkir <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Kanggo panambih-nambih elmu, punten teu disundakeun, kenging ti mulungan > ti tatanggi lengkep sareng nami jalmi nu nulisna (mung dirapihkeun tulisanna > wungkul). > > > > Baktos > > JT > > > > Di bawah adalah dalil Nabi Muhammad Nabi dan Rasul terakhir dan tidak ada > Nabi sesudahnya. Ini adalah dalil-dalil dari Al Qur'an dan Hadits yang > mematahkan argumen kelompok Ahmadiyah yang menyatakan Mirza Ghulam > Ahmadsebagai Nabi. > > Ketika disodorkan ayat: QS AL AHZAB 40: " Bukanlah Muhammad itu bapak > salah seorang laki-laki di antara kamu tetapi dia adalah Rasulullah dan > penutup Nabi-nabi". ada yang berargumen bahwa Nabi Muhammad hanya Nabi > terakhir. Bukan Rasul terakhir. Namun hadits di bawah menunjukkan bahwa Nabi > Muhammad bukan hanya Nabi terakhir, tapi juga Rasul terakhir: > > Rasulullah SAW menegaskan: "Rantai Kerasulan dan Kenabian telah sampai > pada akhirnya. Tidak akan ada lagi rasul dan nabi sesudahku". (Tirmidhi, > Kitab-ur-Rouya, Bab Zahab-un-Nubuwwa; Musnad Ahmad; Marwiyat-Anas bin > Malik). > > Date: Fri, 13 Dec 1996 15:36:34 MET > > From: M. Nurhuda <[EMAIL PROTECTED]<http://mc504.mail.yahoo.com/mc/[EMAIL > PROTECTED]> > > > > To: [EMAIL PROTECTED]<http://mc504.mail.yahoo.com/mc/[EMAIL PROTECTED]> > > Assalamu' alaikum Wr. Wb, > > Inilah 17 dalil tak ada Nabi baru setelah Muhammad. > > TAK ADA NABI BARU LAGI SETELAH RASULULLAH > > 1. QS AL AHZAB 40: " Bukanlah Muhammad itu bapak salah seorang > laki-laki di antara kamu tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup Nabi-nabi" > > 2. Imam Muslim dan yang lainnya meriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. > bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda: "Perumpamaan saya dan para Nabi sebelum > saya seperti orang yang membangun satu bangunan lalu dia membaguskan dan > membuat indah bangunan itu kecuali tempat batu yang ada di salah satu sudut. > Kemudian orang-orang mengelilinginya dan mereka ta'juk lalu berkata: 'kenapa > kamu tidak taruh batu ini.?' Nabi menjawab : Sayalah batu itu dan saya > penutup Nabi-nabi" > > 3. Imam Muslim juga meriwayatkan dari Jubair bin Mut'im RA bahwa Nabi > SAW bersabda: "Sesungguhnya saya mempunyai nama-nama, saya Muhammad, saya > Ahmad, saya Al-Mahi, yang mana Allah menghapuskan kekafiran karena saya, > saya Al-Hasyir yang mana manusia berkumpul di kaki saya, saya Al-Aqib yang > tidak ada Nabi setelahnya" > > 4. Abu Daud dan yang lain dalam hadist Thauban Al-Thawil, bersabda > Nabi Muhammad SAW:"Akan ada pada umatku 30 pendusta semuanya mengaku nabi, > dan saya penutup para Nabi dan tidak ada nabi setelahku" > > 5. Khutbah terakhir Rasulullah … " …Wahai manusia, tidak ada nabi > atau rasul yang akan datang sesudahku dan tidak ada agama baru yang akan > lahir.Karena itu, wahai manusia, berpikirlah dengan baik dan pahamilah > kata-kata yang kusampaikan kepadamu. Aku tinggalkan dua hal: Al Quran dan > Sunnah, contoh-contoh dariku; dan jika kamu ikuti keduanya kamu tidak akan > pernah tersesat …" > > 6. Rasulullah SAW menjelaskan: "Suku Israel dipimpim oleh Nabi-nabi. > Jika seorang Nabi meninggal dunia, seorang nabi lain meneruskannya. Tetapi > tidak ada nabi yang akan datang sesudahku; hanya para kalifah yang akan > menjadi penerusku (Bukhari, Kitab-ul-Manaqib). > > 7. Rasulullah SAW menegaskan: "Posisiku dalam hubungan dengan > nabi-nabi yang datang sebelumku dapat dijelaskan dengan contoh berikut: > Seorang laki-laki mendirikan sebuah bangunan dan menghiasinya dengan > keindahan yang agung, tetapi dia menyisakan sebuah lubang di sudut untuk > tempat sebuah batu yang belum dipasang. Orang-orang melihat sekeliling > bangunan tersebut dan mengagumi keindahannya, tetapi bertanya-tanya, kenapa > ada sebuah batu yang hilang dari lubang tersebut? Aku seperti batu yang > hilang itu dan aku adalah yang terakhir dalam jajaran Nabi-nabi". (Bukhari, > Kitab-ul-Manaqib). > > 8. Rasulullah SAW menyatakan: "Allah telah memberkati aku dengan enam > macam kebaikan yang tidak dinikmati Nabi-nabi terdahulu: - Aku dikaruniai > keahlian berbicara yang efektif dan sempurna. - Aku diberi kemenangan karena > musuh gentar menghadapiku - Harta rampasan perang dihalalkan bagiku. > -Seluruh bumi telah dijadikan tempatku beribadah dan juga telah menjadi alat > pensuci bagiku. Dengan kata lain, dalam agamaku, melakukan shalat tidak > harus di suatu tempat ibadah tertentu. Shalat dapat dilakukan di manapun di > atas bumi. Dan jika air tidak tersedia, ummatku diizinkan untuk berwudhu > dengan tanah (Tayammum) dan membersihkan dirinya dengan tanah jika air untuk > mandi langka. - Aku diutus Allah untuk menyampaikan pesan suciNYA bagi > seluruh dunia. – Dan jajaran Kenabian telah mencapai akhirnya padaku > (Riwayat Muslim, Tirmidhi, Ibnu Majah) > > 9. Rasulullah SAW menegaskan: "Rantai Kerasulan dan Kenabian telah > sampai pada akhirnya. Tidak akan ada lagi rasul dan nabi sesudahku". > (Tirmidhi, Kitab-ur-Rouya, Bab Zahab-un-Nubuwwa; Musnad Ahmad; Marwiyat-Anas > bin Malik). > > 10. Rasulullah SAW menjelaskan: 'Saya Muhammad, Saya Ahmad, Saya > Pembersih dan kekafiran harus dihapuskan melalui aku; Saya Pengumpul, > Manusia harus berkumpul pada hari kiamat yang datang sesudahku. (Dengan kata > lain, Kiamat adalah satu-satunya yang akan datang sesudahku); dan saya > adalah Yang Terakhir dalam arti tidak ada nabi yang datang sesudahku". > (Bukhari dan Muslim, Kitab-ul-Fada'il, Bab Asmaun-Nabi; Tirmidhi, > Kitab-ul-Adab, Bab Asma-un-Nabi; Muatta', Kitab-u-Asma-in-Nabi; Al-Mustadrak > Hakim, Kitab-ut-Tarikh, Bab Asma-un-Nabi). > > 11. Rasulullah SAW menjelaskan: "Allah yang Maha Kuasa tidak mengirim > seorang Nabi pun ke dunia ini yang tidak memperingatkan ummatnya tentang > kemunculan Dajjal (Anti-Kristus, tetapi Dajjal tidak muncul dalam masa > mereka). Aku yang terakhir dalam jajaran Nabi-Nabi dan kalian ummat > terakhir yang beriman. Tidak diragukan, suatu saat, Dajjal akan datang dari > antara kamu". (Ibnu Majah, Kitabul Fitan, Bab Dajjal). > > 12. Abdur Rahman bin Jubair melaporkan: "Saya mendengar Abdullah bin 'Amr > ibn-'As menceritakan bahwa suatu hari Rasulullah SAW keluar dari rumahnya > dan bergabung dengan mereka. Tindak-tanduknya memberi kesan seolah-olah > beliau akan meninggalkan kita. Beliau berkata: "Aku Muhammad, Nabi Allah > yang buta huruf", dan mengulangi pernyataan itu tiga kali. Lalu beliau > menegaskan: "Tidak ada lagi Nabi sesudahku". (Musnad Ahmad, Marwiyat > 'Abdullah bin 'Amr ibn-'As). > > 13. Rasulullah SAW berkata: " Allah tidak akan mengutus Nabi sesudahku, > tetapi hanya Mubashirat". Dikatakan, apa yang dimaksud dengan al-Mubashirat. > Beliau berkata: Visi yang baik atau visi yang suci". (Musnad Ahmad, marwiyat > Abu Tufail, Nasa'i, Abu Dawud). (Dengan kata lain tidak ada kemungkinan > turunnya wahyu Allah di masa yang akan datang. Paling tinggi, jika seseorang > mendapat inspirasi dari Allah, dia akan menerimanya dalam bentuk mimpi yang > suci). > > 14. Rasulullah SAW berkata: "Jika benar seorang Nabi akan datang > sesudahku, orang itu tentunya Umar bin Khattab". (Tirmidhi, > Kitab-ul-Manaqib). > > 15. Rasulullah SAW berkata kepada 'Ali, "Hubunganmu denganku ialah > seperti hubungan Harun dengan Musa. Tetapi tidak ada Nabi yang akan datang > sesudahku". (Bukhari dan Muslim, Kitab Fada'il as-Sahaba). > > 16. Rasulullah SAW menjelaskan: "Di antara suku Israel sebelum kamu, > benar-benar ada orang-orang yang berkomunikasi dengan Tuhan, meskipun mereka > bukanlah NabiNYA. Jika ada satu orang di antara ummatku yang akan > berkomunikasi dengan Allah, orangnya tidak lain daripada Umar. (Bukhari, > Kitab-ul-Manaqib). > > 17. Rasulullah SAW berkata: "Tidak ada Nabi yang akan datang sesudahku > dan karena itu, tidak akan ada ummat lain pengikut nabi baru apapun". > (Baihaqi, Kitab-ul-Rouya; Tabrani) > > Wassalam > > M. Nurhuda > > > --- On *Tue, 4/22/08, H Surtiwa <[EMAIL PROTECTED]>* wrote: > > From: H Surtiwa <[EMAIL PROTECTED]> > Subject: Re: [Urang Sunda] kultus ala india > To: [email protected] > Date: Tuesday, April 22, 2008, 6:13 AM > > tapi anu disoalkeun ku umat Islam balarea pan yen AMG teh nampi Wahyu..ti > Allah...kumaha tah..... > > On 4/21/08, mj <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > > > > > Ahmad miza gulam teh mun di urang mah sarupaning kyai atawa ulama badag > > pastina. Ngan cigana, ku adat suradat india, AMG dikultuskeun nepi ka > > dianggap nabi, bari diposisikeun saparantos kanjeng nabi Muhammad SAW. > > Sedeng dina Qu'ran, nabi Muhammad teh nabi pamungkas. Mun dina tingkatan > > manusa, meureun agm geus tingkatan nu luhur, sarupaning sufi, nu boga > > karisma, jsb. > > > > > > > > Kungsi maca perkembangan agama2 dunya, keur diteangan deui bukuna, di > > hindu india, loba pisan sekte atawa aliran. Nu masing-masing beda, kaasup > > beda nyembah atawa prioritas dewa nu dipake pikeun sesembahanana. Da hindu > > nu datang ka sunda jeung ka jawa oge cenah beda. Tantra, wisnu, syiwa, jsb. > > Anapon budha oge cek cenah, sarupaning sempalan ti hindu. Malah asana di > > budha mah teu aya konsep pangeran. > > > > > > > > Kungsi nanya ka nu ngagem ahmadiyah soal kanabian amg. Cenah pokok > > persoalanana aya dina cara ngahartikeun ayat nu hartina "nabi pamungkas" > > pikeun nabi Muhammad. Meureun cara nerjemahkeun ayat ieu beda, bisa jadi > > pikeun ngalegalkeun Amg jadi nabi. > > > > > > > > Kanu langkung paos mangga teraskeun. > > > > > > > > > > ------------------------------ > Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it > now.<http://us.rd.yahoo.com/evt=51733/*http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ> > > >

