Salian ti pasaratan bai'at anu 10 ieu, aya oge formulir bai'at anu kedah
dieusian sareng ditandatangan.

Kenging nyutat ti :
http://www.alislam.org/introduction/initiation.html
http://www.alislam.org/introduction/declaration.pdf

Diantawisna aya pernyataan:
"... I also believe that Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad was the same Imam Mahdi
and Promised Messiah..."


--
Dian.


2008/6/16 YADI supriadi wendy <[EMAIL PROTECTED]>:

SYARAT-SYARAT BAI'AT
DALAM JEMA'AT AHMADIYAH


Orang yang bai'at berjanji dengan hati yang jujur bahwa :

   1. Di masa yang akan datang hingga masuk ke dalam kubur senantiasa akan
   menjauhi syirik.
   2. Akan senantiasa menghindarkan diri dari segala corak bohong, zina,
   pandangan birahi terhadap bukan muhrim, perbuatan fasiq, kejahatan, aniaya,
   khianat, mengadakan huru-hara, dan memberontak serta tidak akan dikalahkan
   oleh hawa nafsunya meskipun bagaimana juga dorongan terhadapnya.
   3. Akan senantiasa mendirikan shalat lima waktu semata-mata karena
   mengikuti perintah Allah Ta'ala dan Rasul-Nya (Nabi Muhammad saw),
dan dengan sekuat tenaga akan
   senantiasa mendirikan shalat Tahajud, dan mengirim salawat kepada
   Junjungannya Yang Mulia Rasulullah Muhammad  s.a.w dan memohon
ampun dari kesalahan
   dan mohon perlindungan dari dosa; akan ingat setiap saat kepada
   nikmat-nikmat Allah, lalu mensyukurinya dengan hati tulus, serta memuji dan
   menjunjung-Nya dengan hati yang penuh kecintaan.
   4. Tidak akan mendatangkan kesusahan apa pun yang tidak pada tempatnya
   terhadap makhluk Allah umumnya dan kaum Muslimin khususnya karena dorongan
   hawa nafsunya, biar dengan lisan atau dengan tangan atau dengan cara apa pun
   juga.
   5. Akan tetap setia terhadap Allah Ta'ala baik dalam segala keadaan susah
   ataupun senang, dalam duka atau suka, nikmat atau musibah; pendeknya, akan
   rela atas keputusan Allah Ta'ala. Dan senantiasa akan bersedia menerima
   segala kehinaan dan kesusahan di jalan Allah. Tidak akan memalingkan mukanya
   dari Allah Ta'ala ketika ditimpa suatu musibah, bahkan akan terus melangkah
   ke muka.
   6. Akan berhenti dari adat yang buruk dan dari menuruti hawa nafsu, dan
   benar-benar akan menjunjung tinggi perintah Al-Qur'an Suci di atas dirinya.
   Firman Allah dan sabda Rasul-Nya (Nabi Muhammad saw)itu akan
menjadi pedoman baginya dalam tiap
   langkahnya.
   7. Meninggalkan takabur, sombong; akan hidup dengan merendahkan diri,
   beradat lemah-lembut, berbudi pekerti yang halus, dan sopan-santun.
   8. Akan menghargai agama, kehormatan agama dan mencintai Islam lebih dari
   pada jiwanya, hatanya, anak-ananknya, dan dari segala yang dicintainya.
   9. Akan selamanya menaruh belas kasih terhadap makhluk Allah umumnya, dan
   akan sejauh mungkin mendatangkan faedah kepada umat manusia dengan kekuatan
   dan nikmat yang dianugerahkan Allah Ta'ala kepadanya.
   10. Akan mengikat tali persaudaraan dengan hamba ini semata-mata karena Allah
   dengan pengakuan taat dalam hal makruf (segala hal yang baik) dan
akan berdiri
   di atas perjanjian ini hingga mautnya, dan menjunjung tinggi ikatan
perjanjian

Kirim email ke