Seks Pranikah Makin Memprihatinkan
Senin, 07 Desember 2009 , 06:44:00

 BANDUNG, (PRLM).- Sebanyak  47 persen remaja di Kota Bandung mengaku pernah
melakukan hubungan seks pranikah. Sementara  di Jabotabek 51 persen,
Surabaya 54 persen,  dan Medan 52 persen. Hal itu disampaikan  Kepala Badan
Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat Dr. dr. Sugiri Syarief,
M.P.A. ”Hubungan seksual pranikah ini  merupakan salah satu dari tiga
masalah besar yang dihadapi remaja terkait penularan HIV-AIDS,” ujarnya.

Sugiri mengatakan,  data di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)  mengenai seks
bebas pranikah lebih memprihatinkan. Dari 1.660 mahasiwi di Yogyakarta,
97,05 persen sudah hilang keperawanannya  saat kuliah. Di antara mahasiswi
tersebut, 98 orang mengaku pernah melakukan aborsi.

”Angka itu diketahui dari hasil penelitian tempat kos mahasiswa yang
dilakukan Lembaga Studi Cinta dan Kemanusiaan serta Pusat Penelitian Bisnis
dan Humaniora (LSCK Pusbih),” ucapnya.

Selain hubungan seksual pranikah, kata Sugiri, kasus HIV-AIDS juga
disebabkan  penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Berdasarkan data BNN
tahun 2004, 78 persen dari 3,2 juta jiwa orang yang ketagihan narkoba adalah
remaja. Sedangkan berdasarkan data Depkes 2009, dari 17.699 kasus AIDS,
50,07 persen di antaranya remaja. “Ketiga masalah
tersebut akan mengurangi kesempatan remaja mempraktikkan perilaku hidup
sehat sebagaimana mestinya,” katanya pula.

Berbagai upaya program pencegahan HIV-AIDS yang terintegrasi dalam program
KB Nasional,  kata Sugiri, telah dilakukan. Misalnya, pencegahan HIV dengan
promosi peningkatan pemakaian kondom dual proteksi, yaitu sebagai alat KB
sekaligus berfungsi mencegah penularan infeksi menular seks,  termasuk
HIV-AIDS.

“Kita juga menyiapkan jarum suntik sekali pakai yang digunakan untuk
akseptor KB suntik sehingga mereka yang berjumlah 9 juta-10 juta orang
terhindar dari HIV.  Selain itu, memberikan penyuluhan serta konsultasi
kepada remaja dan generasi muda melalui berbagai forum di sekolah maupun di
luar sekolah agar berperilaku positif, terhindar dari HIV-AIDS, narkoba, dan
berperilaku seks bebas,” ujarnya. (A-62/A-147)***

http://www.pikiran-rakyat.com/index.php?mib=news.detail&id=114554

2009/12/2 ratri wulandari - <[email protected]>

>
>
> nu mawi eta "k" teh dibagikeunna ka barudak sakola sareng nu lajang, nu
> notabene teu acan nikah (saurna mah kitu). Sanes dibagikan ka tempat
> prostitusi dkk. Matakna mahasiswa protes ngaduruk eta 'k'. Pami kitu mah pan
> seolah ngadorong murangkalih ngalakukeun seks bebas.
>
> Salam
>
>
>

Kirim email ke