keren, euy.

--- On Tue, 11/11/08, iip umar rifai <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: iip umar rifai <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [WongBanten] Obama Dan Harga Emas Dunia…
To: [email protected]
Date: Tuesday, November 11, 2008, 9:46 PM










    
            orang-orang kaya mulai banyak yang menginvestasikan rupiahnya ke 
emas, lalu bagaimana dengan orang-orang miskin? jangankan menginvestasikan 
rupiahnya ke emas, mengisi perutnya dengan rupiah saja kesulitan.

Saya masih ingat sekitar tahun 2004 saya akhirnya menutup rekening dollar saya 
dan merupiahkan semuanya. Dulu ketika saya punya rekening dollar pikiran saya 
jadi picik, inginya dollar naik terus. Saya lalu mencoba membenamkan diri saya 
kebumi, memposisikan diri saya ke level manusia paling bawah, orang paling 
miskin di indonesia... .dari bawah sana saya melihat orang-orang seperti saya 
yang bermain-main dengan mata uang seperti penghianat.. .Sejak itu saya 
memberitahukan istri saya bahwa mulai saat itu kita hanya akan menyimpan uang 
rupiah, gaji dollar yang diterima tiap bulan langsung jadi rupiah...kalau susah 
kita akan susah bareng dengan orang-orang yang tidak mampu, siapa yang akan 
menemani mereka jika rupiah anjlok? 

Wallahualam. ..

2008/11/12 Lawang bagja <lawang.bagja@ yahoo.com>

















    
            
Howdy,
Just forwarded from geraidinar.com ..sekedar melengkap bacaan pagi ini
Easy goin'
 
(ikutan mang Fery ah..)
 
Dari tepian Teluk Persia,
Howgh!
Obama Dan Harga Emas Dunia… 


Saya pernah menulis tentang calon presiden AS dari Demokrat ini pada masa 
kampanyenya bulan Juni lalu .


Ketika Obama akhirnya bener-bener terpilih dalam pemilu pekan lalu, dunia – 
paling tidak dari sisi ekonomi – sudah sangat banyak berubah. Borok-borok 
kapitalisme dan industri keuangan yang spekulatif ribawi bermunculan.


Hari-hari ini pemerintah dan para Ekonom Amerika sibuk mencari solusi 
menyelamatkan ekonomi negeri itu. Setelah industri keuangannya luluh lantak, 
sekarang sector riil mulai berguguran dan antri untuk tindakan bailout 
pemerintahnya.


Kemarin perusaahaan kebanggaan Amerika Ford dan General Motor harga sahamnya 
jatuh di bursa, masing-masing turun sebesar 6.79% dan 13.1 %. Penyebabnya 
adalah disinyalir kuat umur mereka tinggal enam bulan kalau tidak ada injeksi 
dana
 segar dari pemerintahnya atau dari sumber lain.

Suasana muramnya ekonomi AS ini juga tercermin dari pengumuman DHL yang akan 
menutup operasi domestiknya di Amerika yang berdampak pada 9,500 orang 
kehilangan pekerjaan. Dittupnya operasi DHL ini mengindikasikan menurunnya 
jumlah barang/perdagangan yang bergerak di AS.


Lantas apa yang akan dapat dilakukan oleh presiden termilih AS Barack Obama ?; 
Dapat dipastikan Obama akan habis-habisan berusaha menyelamatkan ekonomi AS.

Hal ini berarti Obama akan berusaha menyelamatkan tidak hanya sector finansial 
tetapi juga sector riil, terutama untuk menyelamatkan lapangan kerja – sebagai 
pemenuhan janji dia pada rakyat pemilih di AS.


Ini hanya akan dapat dilakukan apabila likuiditas cukup tersedia dan nilai US$ 
tidak terlalu tinggi dibandingkan mata uang kuat lainnya. Kalau mata uang 
Amerika terlalu kuat seperti hari-hari ini, ekspor mereka tidak dapat bersaing 
dan banyak industri mereka
 yang harus ditutup.

Kalau US$ yang sekarang sangat tinggi dan akan berbalik menurun kedepan, maka 
harga emas dunia akan bergerak sebaliknya yaitu dari posisi sangat rendah 
sekarang berbalik naik secara significant.


Pergerakan emas dalam kaitan dengan siapa yang berkuasa di Amerika ini dapat 
dilihat di grafik dibawah.

Harga emas pernah naik sangat tajam ketika yang berkuasa Demokrat, yaitu antara 
1977-1980 ketika presiden Amerika di pegang Jimmy Carter. Namun juga pernah 
mengalami penurunan yaitu tahun 1993-2000 ketika presiden Amerika di pegang 
Bill Clinton.


Kali ini saya cenderung berpendapat harga emas akan mengulangi sejarah jamannya 
Jimmy Carter. Yaitu harga emas akan kembali melonjak di jaman Obama ini. 
Mengapa demikian ?.

 Selain bisa dilihat statistik trend beberapa tahun yang mendahuluinya, juga 
alasan yang ada dibelakangnya. 


Ketika Jimmy Carter berkuasa, beberapa tahun sebelumnya berkuasa pemerintahan 
republik yang sangat ceroboh yaitu presiden Nixon yang pada tahun 1971 membawa 
dunia meninggalkan Bretton Wood Agreement , yang dampaknya seluruh uang di 
dunia tidak lagi dikaitkan dengan cadangan emas. 


Uang kertas yang bisa dicetak semaunya inilah yang melonjakkan harga emas dan 
puncaknya (bom waktunya) meledak pada saat pemerintahan dijalankan oleh partai 
lain.

Yang mendahului Obama ini juga demikian, presiden republik yang ceroboh George 
Bush mengumbar 'pencetakan uang' dengan berbagai program penyelamatan 
ekonominya.


Yang ditinggalkan Bush sebenarnya hanyalah bom waktu – yang akan meledak dengan 
hancurnya US$ pada saat pemerintahan sudah di tangan
 partai lain yaitu Obama yang dari parta Demokrat. Apabila ini terjadi, nggak 
kebayang tingginya harga emas saat itu.

Bisa saja saya keliru, hanya ditanganNyalah segala Ilmu untuk masa depan. 





      
      

    
    
        
        
        
        


        


        
        
        
        
        




      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke