saya pernah dengar dari teman jurnalis: banyak jurnalis kondang dari 
mancanegeri kenal dengan tukang ojek di jakarta. melalui tukang ojek, banyak 
hal yang mereka ketahui. termasuk ketika peristiwa 1998 dan pos-98.

--- On Wed, 1/28/09, Sp Saprudin <[email protected]> wrote:
From: Sp Saprudin <[email protected]>
Subject: Bls: [WongBanten] O… jek???
To: [email protected], [email protected]
Cc: [email protected], [email protected]
Date: Wednesday, January 28, 2009, 12:01 AM










    
            Segi positifnya ojek sangat membantu dalam urusan transportasi. dan 
tidak semua tukang ojek menggunakan motornya, sebagian besar menggunakan motor 
orang lain dengan istilah setoran.
tapi untuk urusan personality, kebanyakan tukang ojek agak gimana gitu........ 
setoran per hari sudah ditetapkan sebesar Rp. 10.000. kadang penghasilan ojek 
lebih dari Rp. 50.000. bahkan bisa mencapai seratus ribu. kadang2 gak masuk 
akal, jika setoran yang kecil segitu gak nyampai,cuman setor 6000 atau 7000. 
alasan penumpang sepi.
 


Dari: das albantani <dasalbantani@ yahoo.com>
Kepada: wongban...@yahoogro ups.com
Cc: a...@yahoogroups. com; ia-arsitektur- i...@yahoogroups. com
Terkirim: Rabu, 28 Januari, 2009 13:32:27
Topik: [WongBanten] O… jek???










Fenomena ojek di Indonesia ini begitu menakjubkan, pertumbuhannya begitu cepat 
sekali, hampir setiap pemberhentian kendaraan umum, perumahan, pasar, terminal 
dan di mulut gang-gang pemukiman pasti ada pangkalan ojek.
Banyak faktor yang mempengaruhi fenomena ini, salah satunya adalah kemudahan 
orang untuk mendapatkan kendaraan motor roda dua dengan sistem kredit dan uang 
muka yang sangat terjangkau.
Untuk hitung-hitungan kasar berapa jumlah ojek yang ada di Indonesia ini bisa 
dilihat dari data-data jumlah perumahan, terminal dan pasar. Kita ambil contoh 
dari jumlah perumahan, di jabodetabek ini mungkin ada sekitar 700 perumahan, 
jika setiap perumahan ada minimal 5 pangkalan ojek (PO), berarti ada sekitar 
3500 PO, andai saja tiap pangkalan itu minimal ada 10 orang, berarti ada 
sekitar 35.000 orang yang berprofesi sebagai tukang ojek hanya dari lingkungan 
perumahan saja, belum yang lainnya.
Bagaimana dengan perputaran uangnya..?
Ternyata lebih luar biasa sekali, dari hitung-hitungan kasar di atas, andai 
satu orang dapat sekitar Rp. 50.000 sehari, maka dalam 1 hari mencapai Rp. 
1.750.000.000, - dan dalam 1 tahun bisa mencapai Rp. 630 Milyar. Luar 
Biasa...!!!
Saat ini ojek telah menjadi kebutuhan yang vital dan bisa menjadi transportasi 
alternatif, tinggal bagaimana mengelolanya baik dari penataan tempatnya maupun 
pelakunya sehingga profesi ini berjalan tanpa merugikan yang lain. 



salam,
@kodas



New Email addresses available on Yahoo! 
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!


        Apakah demonstrasi  turun ke jalan itu hal yang wajar?  
 Temukan jawabannya di Yahoo! Answers!
      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke