Tun, apa khabar

Menurut saya, makmurnya negara bukan ditentukan oleh kwalitas sumber daya
alam nya, tapi lebih ditentukan oleh Sumber Daya Manusia (SDM) nya. Belanda
kemari sdh dgn manusia yang 'berkwalitas', .. ya pantas aja dong
berhasil.Bukti yang lebih  jelas, Singapore, Jepang, Swis dan banyak lagi
negara dengan minim sumber daya alam tapi maju. Makanya manajemen masa depan
adalah Manajemen berbasis SDM dan bukan berbasis pemasaran seperti yang
banyak dianut sekaran. Dan abad informasi pun akan berubah kedalam abad
intelijen ( dlm pengertian kecerdasan)

Kita disini rada munafik, slogannya 'membangun manusia seutuhnya' ..... tapi
anggaran pendidikan mungkin terendah didunia. Gaji guru disunat ...
kesejahteraan guru .. minta ampun jeleknya. Arah pembentukannya juga menuju
pada membentuk manusia 'berpotesi' (nambah gelar dsb), tapi bukan pada
manusia 'bermanfaat'. Mengagungkan terlalu jauh IQ terhadap EQ atau
meninggikan energi potensial terhadap energi kinetis...atau kasarnya
pembangunan berbasis feodalisme .... memuja lambang-x2 dan simbol-x2 bukan
berbasis hasil perbuatan. Samapi-2x pengurus tinju nasional pun prakter di
MPR ....he...he

Kita lupa, bahwa unsur manusia dalam menejemen sifatnya tidak linier. tidak
seperti uang dan bahan. Seperti Bill Gate misalnya bermodal IQ dan EQ nya,
melesat, meliwat pendahulunya baik 'profesi' maupun'uang' nya.

Nah, peran Corps Yon-1 menurut saya besar sekali untuk mengatasi masalah
nasional ...kalau mau. Terlebih penguasaan negara atas negara lain sekarang
tidak menggunakan senjata api, tapi penggabungan senjata Informasi dan
Psikologi. Dan medan tempurnyapun bukan dilapangan tapi dimeja perundingan
dan di pasar.

Kalau anda tertarik saya ada banyak bahan untuk dipelajari, cuma karena
jumlahnya, rasanya musti ketemu akan mengganggu kalo dikirim liwat milis.

Udah dulu ya... ntar kita terusin


Budiono


----- Original Message -----
From: "Suntana" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, November 09, 2001 9:12 AM
Subject: [yonsatu] Re: Rebutan Sumber Daya, salah satu penyebab
konflik/perang


> Temans,
>
> Cerita tentang sumber daya ini, saya jadi prihatin.
> Bukan untuk bersikap pro dan kontra penjajahan, tapi saya lihat dari sisi
> yang lain.
>
> Waktu kita "dijajah" Belanda, ceritanya mereka bertujuan untuk menguasai
> sumber daya alam. Tetapi ada segi lain yang tidak pernah bisa saya
hilangkan
> dari keheranan. Dengan mengambil "relatif sedikit" sumber daya alam kita
> waktu itu, mereka bisa membuat jaringan jalan, sistim kereta api di Jawa
dan
> Sumatra dan perekonomian waktu itu katanya sangat baik, gaji seorang guru
> sangat cukup untuk hidup layak dan terpandang. Pada waktu mereka
> meninggalkan kita, sumber daya alam kita relatif masih utuh, hutan masih
> hampir 100 % ada, sumber alam belum digali semua, kecuali sedikit minyak,
> batubara dan beberapa bahan tambang lainnya yang sudah tergarap.
>
> Sekarang kita lihat kenyataan sekarang. Sumber daya alam kita sudah
> habis-habisan dieksploitasi. Hutan kita sudah gundul, sumber tambang kita
> digali habis, minyak, gas, emas dll. dll. Tapi apa hasilnya. Kita
berhutang
> yang tidak bisa kita bayar sampai 30 tahun ke depan. Boro-boro jaringan
> jalan kereta api yang baru, yang lama saja berkurang, bikin track 2 jalur
> engga mampu. Lalu kemana semua kekayaan itu larinya.
>
> Saya bukan ahli ekonomi, tapi kelihatan bahwa ada sesuatu yang kita harus
> kaji lagi dalam kehidupan bernegara ini. Manajemen pemerintahan mungkin
> salah satu kunci keberhasilannya. Dalam skala kecil bisa dibandingkan
dengan
> bagaimana kita mengelola perusahaan. Tujuan usaha adalah memberikan
benefit
> dan mendatangkan manfaat bagi stake-holder.
>
> Jadi, dari mana mulainya ....... marilah kita berembuk. Jangan ngaku
lulusan
> sekolah terbaik kalau kita engga bisa memberikan kontribusi nyata bagi
> bangsa ini.
>
> Tutun.
>
> -----Original Message-----
> From: Syafril Hermansyah [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: 08 Nopember 2001 16:10
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: [yonsatu] Rebutan Sumber Daya, salah satu penyebab
> konflik/perang
>
>
> Hello Gank!,
>
> Kalau kita melihat sejarah negara kita, negara ini dijajah bangsa lain
> karena  bangsa tersebut ingin menguasai Sumber Daya yg dimiliki negeri
> ini. Demikian pula konflik anak negeri (baca "pemberontakan daerah").
>
> - Belanda perlu Sumber Daya Alam rempah-2x, perkebunan, pertambangan
> - Jepang perlu Sumber Daya Energi (minyak)
> - Timor Timur Sumber Daya Alam : minyak lepas pantai (?)
> - Irian : Tambang Emas, Minyak Bumi
> - Kalimantan : Kayu, Batubara, Gas Alam
> - Ambon : rempah-rempah.
> - Aceh : Minyak, Gas Alam.
> - Jepang (baru) : pasar
>
> Dulu  menjajah  dg  cara perang (fisik), dan sekarang dg cara yg lebih
> halus : barter politik atau pemberian Hutang/Pinjaman :-)
>
> Sering terjadi, kita tidak tahu persis potensi yg kita miliki sehingga
> saat  negosiasi  kita  terkecoh (Freeport yg dibilang Tambang Tembaga,
> ternyata  lebih  banyak hasil Emas-nya <G>) atau dpl posisi tawar kita
> lemah (dikelecek-in kata orang Betawi).
>
> Pertanyaannya  :  siapa  sebenarnya  yg bertanggung jawab membuat Peta
> Potensi  Negeri  ini,  shg kita tahu persis bahwa kita dibilang negara
> "kaya" dan kenyataannya benar-2x "kaya", bukan cuma ilusi saja.
>
> --
> Best regards,
>  Syafril                          mailto:[EMAIL PROTECTED]
>
>
>
> --
> --[YONSATU -
ITB]----------------------------------------------------------
> Online archive : <http://yonsatu.mahawarman.net>
> Moderators     : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
> Unsubscribe    : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
> Vacation       : <mailto:[EMAIL PROTECTED]?BODY=vacation%20yonsatu>
> 1 Mail/day     :
<mailto:[EMAIL PROTECTED]?BODY=set%20yonsatu%20digest>
>
>
>
> --
> --[YONSATU -
ITB]----------------------------------------------------------
> Online archive : <http://yonsatu.mahawarman.net>
> Moderators     : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
> Unsubscribe    : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
> Vacation       : <mailto:[EMAIL PROTECTED]?BODY=vacation%20yonsatu>
> 1 Mail/day     :
<mailto:[EMAIL PROTECTED]?BODY=set%20yonsatu%20digest>
>
>


-- 
--[YONSATU - ITB]----------------------------------------------------------
Online archive : <http://yonsatu.mahawarman.net>
Moderators     : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Unsubscribe    : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Vacation       : <mailto:[EMAIL PROTECTED]?BODY=vacation%20yonsatu>
1 Mail/day     : <mailto:[EMAIL PROTECTED]?BODY=set%20yonsatu%20digest>

Kirim email ke