Hello Gank!, Kalau kita melihat sejarah negara kita, negara ini dijajah bangsa lain karena bangsa tersebut ingin menguasai Sumber Daya yg dimiliki negeri ini. Demikian pula konflik anak negeri (baca "pemberontakan daerah").
- Belanda perlu Sumber Daya Alam rempah-2x, perkebunan, pertambangan - Jepang perlu Sumber Daya Energi (minyak) - Timor Timur Sumber Daya Alam : minyak lepas pantai (?) - Irian : Tambang Emas, Minyak Bumi - Kalimantan : Kayu, Batubara, Gas Alam - Ambon : rempah-rempah. - Aceh : Minyak, Gas Alam. - Jepang (baru) : pasar Dulu menjajah dg cara perang (fisik), dan sekarang dg cara yg lebih halus : barter politik atau pemberian Hutang/Pinjaman :-) Sering terjadi, kita tidak tahu persis potensi yg kita miliki sehingga saat negosiasi kita terkecoh (Freeport yg dibilang Tambang Tembaga, ternyata lebih banyak hasil Emas-nya <G>) atau dpl posisi tawar kita lemah (dikelecek-in kata orang Betawi). Pertanyaannya : siapa sebenarnya yg bertanggung jawab membuat Peta Potensi Negeri ini, shg kita tahu persis bahwa kita dibilang negara "kaya" dan kenyataannya benar-2x "kaya", bukan cuma ilusi saja. -- Best regards, Syafril mailto:[EMAIL PROTECTED] -- --[YONSATU - ITB]---------------------------------------------------------- Online archive : <http://yonsatu.mahawarman.net> Moderators : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Unsubscribe : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Vacation : <mailto:[EMAIL PROTECTED]?BODY=vacation%20yonsatu> 1 Mail/day : <mailto:[EMAIL PROTECTED]?BODY=set%20yonsatu%20digest>
