Hello Gank, On Fri, 9 Nov 2001 at 09:12:44 GMT +0700 (which was 09/11/2001 9:12) "Suntana"=[S] wrote to [EMAIL PROTECTED] :
> Cerita tentang sumber daya ini, saya jadi prihatin. > Bukan untuk bersikap pro dan kontra penjajahan, tapi saya lihat dari sisi > yang lain. > Sekarang kita lihat kenyataan sekarang. Sumber daya alam kita sudah > habis-habisan dieksploitasi. Hutan kita sudah gundul, sumber tambang > kita digali habis, minyak, gas, emas dll. dll. Tapi apa hasilnya. > Kita berhutang yang tidak bisa kita bayar sampai 30 tahun ke depan. > Boro-boro jaringan jalan kereta api yang baru, yang lama saja > berkurang, bikin track 2 jalur engga mampu. Lalu kemana semua > kekayaan itu larinya. Saya pikir-2x, sebenarnya hal inilah yg sering dipertanyakan rakyat melalui obrolan di Warung Kopi (bukan oleh Wakil Rakyat di Hotel <Grin>). Soal exploitasi sih boleh saja, cuma hasilnya itu lho larinya nggak jelas penggunaannya (jadi dana non budgeter kali ya ?). > Saya bukan ahli ekonomi, tapi kelihatan bahwa ada sesuatu yang kita > harus kaji lagi dalam kehidupan bernegara ini. Manajemen > pemerintahan mungkin salah satu kunci keberhasilannya. Dalam skala > kecil bisa dibandingkan dengan bagaimana kita mengelola perusahaan. > Tujuan usaha adalah memberikan benefit dan mendatangkan manfaat bagi > stake-holder. Pernah saya baca cerita soal Microsoft, dulu waktu awal-2x berdiri mrk itu tidak punya pencatatan akuntansi yg memadai, shg sekalipun penghasilan mereka mulai naik/besar, akan tetapi mereka tetap merasa selalu "tidak punya uang". Orang kita memang sering menganggap remeh pekerjaan akuntansi ini, yg dianggap cuma sbg "seni mencatat", demikian pula dg pekerjaan Administratif, dilakukan "suka-suka", akibatnya saat melakukan "konsolidasi" tidak balance, sehingga dicataan Balance Sheetnya banyak "memorial" nya :-) > Jadi, dari mana mulainya ....... marilah kita berembuk. Jangan ngaku > lulusan sekolah terbaik kalau kita engga bisa memberikan kontribusi > nyata bagi bangsa ini. Kita coba latihan kecil dulu yah : Pernahkah kita memperhatikan utilisasi penggunaan ruang di rumah atau kamar kita ? Dulu saat-2x awal cari rumah "BTN", saya survey ke beberapa lokasi perumahan. Saya merasa aneh kenapa kok banyak yg ruang tamunya gede-2x, sementara ruang keluarga malah kecil. Padahal target market rumah-2x itu utk keluarga muda, yg praktis jarang kedatangan tamu, kalau toh ada tamu biasanya keluarga/sanak dekat yg tentunya lebih enak ngobrol-2x di ruang keluarga dpd ruang tamu. Demikian pula, aktivitas sehari-hari keluarga lebih banyak di ruang keluarga, bukan di ruang tamu. Ada komentar ? -- Salam, - Syafril - Old Ekek Never Die, They Just Regenerates! YON-1 ITB <RET> A-7911664 #...Moderator and Fellow [EMAIL PROTECTED] List Member...# Thought of The Day : ***Pada punggung setiap orang terdapat sebuah etiket yg menjadi dasar bagi orang lain untuk menilai dirinya sendiri - dan yg hanya dia sendiri yg tidak melihatnya (Paul Brulet, born 1866). -- --[YONSATU - ITB]---------------------------------------------------------- Online archive : <http://yonsatu.mahawarman.net> Moderators : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Unsubscribe : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Vacation : <mailto:[EMAIL PROTECTED]?BODY=vacation%20yonsatu> 1 Mail/day : <mailto:[EMAIL PROTECTED]?BODY=set%20yonsatu%20digest>
