On Thu, 29 May 2003 11:31:25 +0700 Abas F Soeriawidjaja (AFS) wrote: > Wah, masih juga ada orang berharap ada disiplin lalu lintas.
La iya donk, maklum masih nyetir sendiri dan tidak berkantor di rumah, tidak punya supermarket yg bisa didatangi dg jalan kaki :-) > Persoalannya kan jelas infrastrukturnya tidak mampu memikul > beban. Perbandingan antara jumlah mobil, motor, bus terhadap > jalan yang teredia sangat2 tidak memadai. > Jalan2nya terlalu sempit, jaraknya pendek2, terlalu banyak > perempatan etc.etc Sudah tahu kondisinya infrastruktur kritis, ya pengaturannya lebih intensif donk. Menurut saya sih pengaturan lalu lintas Kodya Surabaya lbh bagus dpd Jakarta, apalagi jika dibandingkan Bandung atau Bogor. > Kalo soal rambu2 sih liat aja.......dimana ada huruf S dicoret, > disitu Angkot pada berenti !! Kalau ngeliat gituan, dan sdg bersama istri saya, kadang saya neyeletuk ' ...dibunuh aja sebaiknya supir gituan, nyempit-2x in dunia aje he..he..he.. > He,he.he......satu aja mobil mogok, buntut macetnya bisa > ngelewatin dua lampu merah kebelakang. > Salut deh sama Pak Polisi lalu lintas.....kata orang Jakarta, > lumayan dari pada kagak !! He,he,he..... Donasi donk Om, lebih banyak lebih bagus biar mereka lebih bersemangat :-) BTW. Kalau yg pernah lewat bunderan Pal Merah dari arah pasar pal merah ke KS Tubun, akan ketemu dg Pak Polisi yg namanya Parno (dulu mah pangkatnya Kopda, entah sekarang saya nggak ngerti pangkatnya polisi). Dia salah satu contoh polisi yg ramah, shg banyak pengemudi yg kasih salam tempel, apalagi saat menjelang Lebaran. -- syafril ------- Syafril Hermansyah<syafril-at-dutaint.co.id> . --[YONSATU - ITB]---------------------------------------------------------- Online archive : <http://yonsatu.mahawarman.net> Moderators : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Unsubscribe : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Vacation : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
