WCDS, saya tersenyum membaca "diskusi" lanjutan dgn subjek awalnya "Hub Mil Indo-Israel" yg saya lempar. Kalau boleh, ijinkan saya mengkritik kita semua yg kalo diskusi cenderung suka memperluas subjek kemana-mana, walaupun sebenarnya ini tidak selalu salah.
Tegasnya, saya tidak mempersalahkan hubungan Indo dgn Israel, sebaliknya saya hanya bermaksud mengkritik pihak yg suka alergi mempersalahkan kalau kita berhubungan dgn Israel. Kalau alasannya kemanusiaan, masih bolehlah, tetapi sering isu Israel ini dipakai sbg artileri politik. Kalau tentara Israel menyerang kamp pengungsi Palestina, semua orang sepakat untuk menghujat habis. Sebaliknya, kalau ada bom bunuh diri yg faktanya mayoritas korbannya sipil, sepertinya semuanya tutup mulut. This is politics, bukan kemanusian. Opini saya pribadi, hubungan ekonomi dgn tujuan mengangkat kesejahteraan rakyat kedua negara haruslah lebih utama daripada aspek politiknya, dgn negara manapun. Kembali ke subjek awal, saya hanya bermaksud mengatakan bahwa Indonesia, sadar tidak sadar, suka tidak suka, disetujui atau tidak, telah cukup lama berhubungan dgn Israel, baik militer maupun sipil. That's all. Saya yakin, banyak di antara kita belum tahu. Have a good weekend. Salam, Doddy-ekek 25 __________________________________ Do you Yahoo!? The New Yahoo! Shopping - with improved product search http://shopping.yahoo.com --[YONSATU - ITB]---------------------------------------------------------- Online archive : <http://yonsatu.mahawarman.net> Moderators : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Unsubscribe : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Vacation : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
