AWW.

Membaca dua tulisan di bawah (Pak Hermansyah dan Bu Evy), membuat saya
terkejut. Bukan informasinya, karena yang lebih "dahsyat" dari itu pun
sering saya baca. Yang  membuat saya kaget karena informasi tersebut
disampaikan oleh alumni ITB dan alumni Menwa yang pasti mengerti strategi
pertempuran. Kaget karena tidak dijelaskan (atau memang tidak tahu, atau
bahkan disembunyikan???) apa latar belakang kasus tersebut, dan tidak
melakukan cross check dari sumber lain sebagai pembanding apakah kesimpulan
"pembantaian" tersebut valid. Sayang....

Wassalam. DZArifin.

----- Original Message -----
From: <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, October 17, 2003 9:18 PM
Subject: [yonsatu] Re: Hubungan militer Indo-Israel


> Nabi Muhammad dengan membantai ratusan orang Yahudi pada masa lalu dapat
> dikategorikan sebagai bukan seorang humanist, berdasarkan definisi masa
> kini, apalagi kalau dasar pembantian itu adalah agresi, bukan untuk
> membela diri.

> EVY ARYANTI <[EMAIL PROTECTED]>
> 10/17/2003 15:06
> Please respond to yonsatu

>
> Jika berbicara masalah humanisme, sebenarnya Nabi Muhamad pun telah
> melanggar HAM (NB: Ini sekedar wacana, bagi yang muslim jangan
> tersinggung, saya juga muslim).  Dalam buku 'Riwayat Sang Nabi' karangan
> Karel Amstrong (yang mengarang buku 'Hystory of God' (best seller)),
> diceritakan bahwa pada saat di Madinah, Nabi Muhamad pernah melakukan
> pembantaian terhadap ratusan orang Yahudi yang ada di Madinah (di Pasar
> Jum'at).  Kejadian tsb sempat membuat citra Nabi Muhamad turun drastis
> walaupun ada pembenaran politis atas tindakan tsb (demi kepentingan syi'ar
> Islam).  Silahkan kisah tsb direnungkan.....
>
> Wass.Wr.Wb.
> Evy



--[YONSATU - ITB]----------------------------------------------------------
Online archive : <http://yonsatu.mahawarman.net>
Moderators     : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Unsubscribe    : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Vacation       : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>


Kirim email ke