8<--  
Temu akbar HANATA 2004, 3-4 Januari 2004 di Ciater      
Pendaftaran di Milis Anggota, atau SMS ke 0815-9500-697   
-->8 
  
   On Wed, 10 Dec 2003 10:40:49 +0100
[EMAIL PROTECTED] wrote:

> Benar tidaknya pengertian saya diatas dapat dilihat dari sikap
> perusahaan yang tidak mensensor situs2 'hot', 

Saya disini masih melakukan blocking dilevel proxy, memang tidak secara
khusus dimonitor melainkan saya biarkan content checking tools yg
melakukannya secara otomatis.

Cara paling effektif menangani begian yg pernah saya lihat adalah di
customer saya yg di gedung BNI Tosari sana (lupa nama perusahaannya).
Disitu GM sengaja menempatkan 2 buah PC di luar lingkungan kerja yg
(akan tetapi kelihatan jelas dari meja kerja para karyawan) bebas
digunakan oleh semua karyawan yg memang ingin browse situs-2x hot.
Sementara untuk Desktop PC yg ada di meja karyawan, di sensor
abis. Sejak implementasi cara itu, kurang dari 3 bulan sudah amat sangat
jarang karyawan yg menyentuh PC bebas sensor itu.

> tidak merecord jam pergi/pulang karyawan ke/dari kantor,

Saya masih merasa perlu melakukan itu, krn business kami adalah
services; umumnya schedule kami di drive oleh customer.

> Kepercayaan yang diberikan Direksi kepada karyawan ini menurut saya 
> berkontribusi pada 'mem-beradabkan' dan 'memanusiakan' karyawan.

Ah Anda pakai kata-2x yg lebih baik dari saya, ini sebenarnya inti dari
pendapat saya yg kurang menyetujui segala aturan/hukum harus
di/tertulis. Apalagi di Indonesia ini ada anekdot "hukum dibuat untuk
dilanggar ...".

-- 
syafril
-------
Syafril Hermansyah


--[YONSATU - ITB]----------------------------------------------------------   
Arsip           : http://yonsatu.mahawarman.net  
News Groups     : gmane.org.region.indonesia.mahawarman  
News Arsip      : http://news.gmane.org/gmane.org.region.indonesia.mahawarman  

Kirim email ke