BANG AGUS, Hafsah selalu memberikan info yg authentic. mengenai angka
pengangguran di Saudi Arabia anda bisa nge-click World Fact Book, etc.
untuk mengetaahui facts mengenai KSA.

Anda benar bhw di Indonesia dan juga di banyak negara yg penduduknya
beragama Islam bank syariah semakin berkembang. Ini adalah satu
phenomenon baru di mana perbankan dipicu oleh religious considerations
dan tidak oleh pertimbangan ekonomi. Semua bank hidup dari memperoleh
keuntungan dari proses pinjam-meminjam. Jadi kalo ada bank yg mengaku
tidak memungut 'bunga'/ interest', maka bank itu dusta.

Setau aku bank syariah tidak membayar interest - jadi untung besar! -
bayangin 7 - 10% (di Indo) savings yg mereka peroleh yg sedianya musti
dibayarkan kpd penyimpan duit. Para nasabah memang tidak dikenakan
interest tapi dikenakan ongkos administrasi - ini setali tiga uang! Tapi
kalo nasabah seneng mah itu urusan mereka. Bank2 kafir spt HSBC,
Barclays, Citibank dsb sekarang juga membuka kesempatan kpd nasabahnya
untuk menyimpan duitnya danTIDAK  memperoleh interest. Spt dikatakan dlm
pemeo Bahasa Inggris: They - the bankers - are laughing all the way to
their own bank!"

Gabriela Rantau.
--- In zamanku@yahoogroups.com, Agus Bimantara <lancangkun...@...>
wrote:
>
> *Heii....Mas Hapsah
> Kamu kok gemesin amat seh...itu arab saudi kamu bilang penganggurannya
> segitu emang dapet datanya darimana???
> Kamu kok kalah pandai sama PONARI itu???
> Syariah menghancurkan ekonomi????...hihihihi, yang benar saja
> bukan justru sebaliknya.
> FAKTA : Bank syariah di indonesia makin tumbuh berkembang dengan
pertumbuhan
> aset melebihi bank konvensional.
> bahkan waktu krisis, yang tahan banting justru bank syariah
> heheheh..
> kamu kok gak lebih pinter dari PONARI gini.......... :-)
> *
>
>
>
> Pada 18 Februari 2009 19:14, Hafsah Salim muskitaw...@... menulis:
>
> >   Pengangguran di Arab 63% Tertinggi Didunia
> >
> > Contoh terbaik negara Syariah Islam didunia sekarang ini adalah Arab
> > Saudia karena kerajaan Arab Saudia ini penerus Caliphat Abu Bakar.
> >
> > Dengan kekayaan minyaknya Arab Saudia mampu mempertahankan system
> > Syariah sesuai aselinya, namun dibandingkan negara2 Syariah Islam
> > lainnya yang tidak memiliki sumber minyak seperti Arab Saudia
ternyata
> > Syariah Islamnya menyebabkan kehancuran ekonomi yang terparah
didunia
> > sekarang ini.
> >
> > Syariah Islam tidak membuka lapangan kerja bagi umatnya bahkan
mereka
> > tidak tahu untuk memproduksi apapun juga yang bisa menunjang
kehidupan
> > mereka didunia, akibatnya hampir semua rakyat dinegara Syariah Islam
> > adalah pengangguran namun seperti di Arab Saudia, para pengangguran
> > bisa dijamin hidupnya dengan uang sangu yang diberikan oleh Caliph
> > kepada setiap umat dinegaranya tetapi orang2 asing tidak dijamin
> > hidupnya. Bahkan orang2 asing dilarang buka usaha, namun kalo ada
> > yang mau buka usaha bisa menggunakan nama warga Arab dengan memberi
> > setoran harian sekedar untuk memakai namanya.
> >
> > http://indonesiaarab.wordpress.com/2008/07/20/pengangguran-di-arab/
> >
> > Banyak sekali orang2 Indonesia yang berusaha di Arab Saudia, namun
> > mereka berusaha dengan menggunakan nama orang2 Arab yang digajinya
> > setiap hari. Kebanyakan orang2 Indonesia merasa benci diperas
> > tenaganya seperti itu, namun hanya itulah caranya untuk bisa hidup
> > dinegara Syaria. Mereka hanya bisa menyambung hidup satu hari kehari
> > besok tak ada masa depan yang bisa diharapkan.
> >
> > Untuk lengkapnya saya persilahkan anda membaca website diatas ini
> > untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas dari orang2 Indonesia
yang
> > sudah puluhan tahun hidup di Arab Saudia.
> >
> > Ny. Muslim inti Muskitawati.
> >
> >
> >
>

Kirim email ke