menghadapin org2 besar yg menginjak2 org kecil, untuk kasus ini bakar aja 
lahan rumput gajah nya ato rame2 ngangon ternak di lahan sewanya... jangan mau 
dibodohin n dikangkangi org2 yg merasa jadi tuhan2 kecil

________________________________

DIREKTORI AGROBISNIS INDONESIA
http://www.direktoriabc.co.cc
MAU GABUNG? ISI FORMULIR DI:
http://www.formulirabc.co.cc
_______________________________



--- On Tue, 12/2/08, Darodjah Pucung Maju <[email protected]> wrote:

From: Darodjah Pucung Maju <[email protected]>
Subject: [agromania] INVESTOR MASUK DESA : bahaya baru
To: [email protected]
Date: Tuesday, December 2, 2008, 5:15 PM






Di desa kami Pucung, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang, ada persoalan yang 
miris. Ada lahan 40 ha yang itu merupakan lahan kepemilikan dari puluhan orang. 
Namun, lahan itu tanah kering dan tandus, sehingga oleh pemerintah dijadikan 
lahan konservasi dengan penanaman jati sejak tahun 2005 yang nanti akan dipanen 
warganya. Namun, saat ini justru akan "dikuasai" oleh orang luar (konon orang 
Jakarta) dengan menggunakan partner lokal (warga desa sendiri). Mereka akan 
membangun proyek penanaman rumput gajah, untuk dijadikan sebagai pakan ternak.

Yang jadi persoalan, lahan tersebut tidak disewa dan pemilik lahan tidak diberi 
kompensasi. Partner lokal ini hanya mengatakan bahwa mau menanam rumput gajah 
dengan iming-iming lahannya mau dibajak dan dipupuk, dan masyarakat boleh 
menanam apa saja. Tetapi partner lokal ini tidak menjelaskan kalo lahan 
ternyata "digalengi" dengan rapat, sehingga pemilik lahan sudah tidak mungkin 
lagi bisa menamam, karena pasti akan kalah dengan rumput gajah. Hal ini 
meresahkan warga tentunya.

Sayangnya, aparat desanya juga cuek saja. Proyek ini konon menelan anggaran 
400juta. Dan dapat dipastikan pemilik lahannya tidak akan mendapat apa-apa 
kelak. Tetapi ini belum menjadi kesadaran warga desa, karena mereka justru 
dibuai dengan dijadikan tenaga kerja. Mohon Dinas terkait memonitor kasus-kasus 
seperti ini, agar investor yang masuk ke pelosok seperrti desa kami tidak 
senaknya saja membuat proyek yang merugikan masyarakat.

------------ --------- --------- --------- --------- -----
AGROMANIA BUSINESS CLUB (ABC)
INFORMASI: http://www.agromani a.co.cc
FORMULIR: http://www.formulir abc.co.cc
DIREKTORI: http://www.direktor iabc.co.cc
MAILING LIST: http://www.milisabc .co.cc
PUSAT DATA: http://www.agrodata .co.cc
------------ --------- --------- --------- --------- -----


















[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke