wassalamu alaikum,

Pak Syafii Antonio itu lulusan malaysia dan australia.
Pak Adywarman karim lulusan S1 ekonomi pertanian IPB, MBA univ di jerman, S1 FE 
UI, dan MBA Boston University.
Sedangkan Mr. Muhammad Umar Chapra (ahli ekonomi islam internasional dari 
pakistan/ konsultan IDB), saya nggak tahu.

Menurut saya, untuk belajar ekonomi syariah, tidak harus di negeri timur 
tengah, karena ini masalah muamalah dan batasan2nya sudah jelas di alquran dan 
sunnah.

Dan ingat, sistem non ribawi ini hanya sistem. Masalah untung rugi perbankan 
itu tergantung kemampuan manajemennya. Kalau manajemennya bagus, insya Allah 
bank akan untung.

Dan kenyataannya memang sistem inilah (non riba) yg marak di eropa.

Waktu masih di indonesia dulu, saya pernah baca artikelnya adywarman karim, dia 
bilang kalau bank2 di eropa yg notabene miliknya yahudi-nasrani dikelola dg 
sistem non riba.

Dan memang benar. Saya saat ini tiggal di paris. Di sini nasabah boleh milih, 
mau dg bunga atau tanpa bunga. Kalau tanpa bunga, berarti saya terkena biaya 
administrasi 5,24 EUR per bulan untuk ongkos bank card, administrasi, asuransi 
dll. Mngkin yg gak syar'i adalah asuransinya.

Kalau saya milih dg bunga, berarti saya dapat tambahan 2,5 % per tahun (bunga 
di sini kecil). Dan uang baru bisa diambil di masa tutup buku. Lihat, sudah 
bunganya kecil uangnya baru bisa diambil dalam waktu yg lama. Ngrepoti kan. 
Makanya org sini lebih suka milih yg tanpa bunga dan alhamdulillah termasuk 
saya.

Kalau antum kurang percaya dg tokoh perbankan syariah indonesia, coba 
bandingkan isi tulisan mereka dg tulisan Mr. Umar Chapra atau tokoh ekonomi 
islam internasional yg lain. Saya yakin 100% pasti sama.

Saya sendiri org teknik, tapi alhamdulillah saya sudah baca buku tokoh2 tsb di 
atas (syafii antonio, adywarman karim, umar chapra) di perpustakaan masjid ITS.

hanif

PS. maaf kalau kepanjangan.



2006/4/18, Supri yadi <[EMAIL PROTECTED]>:
>
>  Assalamu alaikum
>
> Ya Pertanyaan seperti itulah yang juga ada dalam diri
> Saya : Apakah Sistem SYARIAH yang ada saat ini sudah
> benar2 SYAR'I?
>
> Tapi Saya tetap HUSNUDZON. Saya sudah pernah mengikuti
> Seminarnya Syafii Antonio maupun praktisi SYARIAH
> lainnya, kelihatannya bisa dipercaya.
>
> Hanya saja yang masih jadi pertanyaan :
> DI MANAKAH MEREKA BELAJAR EKONOMI SYARIAH?
> DI MANAKAH KITA JUGA BISA BELAJAR EKONOMI SYARIAH?
>
> Mudah2an ada ikhwan yang tahu.
>
> Jazakallah.
> SUpriyadi Abu Muhammad
> Bandung
>
>
>
> --- hanif hanif <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> > Wassalamualaykum Warahmatullahi wabarakatuh,
> >
> > Coba baca bukunya pak syafii antonio. Semua bukunya
> > insya Allah membahas ttg bank syariah secara tuntas.
> > atau Pak Adywarman Karim. Googling saja di internet
> > dg ketik nama beliau2 ...





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

--------------------------------------------
Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke