Waalaikumsalam warahmatullah, Al Ukhti Nena, Alhamdulillah, anti diberikan kesempatan untuk belajar melalui manhaj salafi ini. Walaupun masih aktif di liqo' saya anjurkan agar anti segera meninggalkannya. Anti bisa melihat arsip milis ini, beberapa mantan liqo' harus berjuang terlebih dahulu agar bisa lepas (karena diteror dan lain sebagainya).
Masalah utamanya adalah jangan sampai hidayah dari Allah yang sangat tinggi nilainya ini, lepas lantaran godaan hati yang senantiasa berbolak-balik. Ingat! menurut ahlusunnah wal jamaah, iman itu dapat bertambah dan berkurang (bertambah oleh amal sholih dan berkurang karena kemaksiatan). Murobbi anti, memang -seolah- tidak melarang anti untuk belajar tentang manhaj ini, tetapi ketahuilah begitu anti mengikrarkan keluar dari liqo', maka pengalaman dari mantan liqo' yang sudah-sudah akan anti alami sendiri. Saya termasuk orang yang pernah berurusan dengan mereka (dan pernah saya tuliskan dalam milis ini) bahwa mereka tidak ridho jika kader-kadernya belajar kepada manhaj salaf ini. Ini ada tulisan mereka, ketika saya ingatkan dalam salah satu forum: "Salafy as-Saudiyah jauh lebih bahaya daripada Ikhwan/PKS. Salafy jauh lebih literal dan saya lihat lebih merupakan perpanjangan tangan pemerintah Saudi secara halus, nyaris tidak menyisakan ruang dialog dengan kelompok yang lain. Yang lain cuma "numpang", begitulah istilahnya. Seolah2 selama sejarah 1400 tahun peradaban Islam cuma mereka yang lolos akreditasi Salafy yang bisa dianggap benar. PKS, belajarlah dari sejarah manakala kalian melakukan "futuh masjid" atas kelompok2 sesama Muslim yang tidak kalian sukai. Jangan menyesal kalau suatu saat kalian akan mengalami nasib yang sama - oleh Salafy. Penetrasi Salafy di kota dan desa sudah mulai meningkat. Citra PKS sebagaimana partai2 lainnya dalam survey terakhir anjlok karena realitas politik sedemikian, kalau umat kehilangan kepercayaan kepada sistem politik yang ada mereka akan beralih ke Salafy literalis itu. Hanya kalau Ikhwan/PKS mulai menyadari realitas di Indonesia dan memindah prioritas dari Palestina ke Indonesia (kan hanya kalau Indonesia kuat dunia akan memerhatikan suara Indonesia tentag Palestina?), bekerjasama dengan kelompok Muslim lain, insya Allah Salafy tidak akan mendapat angin. Wallahu a'lam." Jika ingin mengetahui sumbernya nanti saya berikan via japri, tetapi yang saya tekankan inilah yang mereka sembunyikan dari anti saat ini. Wallahu a'lam bishowab Syamsul On 6/7/06, Nena Mattewakang <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Assalamu'alaikum, > > Dari pengalaman saya, sampai sekarang saya masih dianggap aktif > oleh teman2 liqo. Sejak saya mengenal manhaj salaf ini saya sudah > jarang datang lagi, saya kasih alasan macam-macam sampai akhirnya > saya bilang saya ikut milis bermanhaj salaf, si murobi hanya diam > saja, pada dasarnya murobi tidak melarang kita untuk mencari ilmu > ditempat lain. > > Di liqo saya katakan sejujurnya kalo saya tidak suka berpartai > apalagi demo, dan mereka semua tau, saya katakan pada murobi dan > teman liqo bahwa saya ikut dengan meraka hanya ingin berkumpul > dengan orang sholeh (sejak ikut dalam liqo saya mulai menutup aurat, > mau belajar agama sampai akhirnya bertemu manhaj salaf) > > tatapi saya tidak meninggalkan liqo begitu saja (walapun hanya 1 > atau 2 bulan sekali saya hadir) satu persatu teman (yang dekat > dengan saya) saya ajak ikut kajian atau memberikan majalah yang > bermanhaj salaf. > > Saran saya: lebih baik sesekali aja datang liqo misalnya sebulan 1 > kali, karena murobi tidak akan memaksa untuk datang dan selanjutnya > tidak usah datang lagi...tidak usah pakai acara pamitan, meraka akan > melarang, kerena kalo keluar berarti PKS kehilangan 1 kader yang > berarti kelihangan beberapa suara (untuk pemilu 2009). > > dari pengalaman yang saya utarakan mungkin bukan solusi yang > terbaik. > > Mohon maaf yang sebesar-besarnya kalo ada kesalahan kata. > > Wassalammua'laikum warahmatullahi wabarakatuh, > Nena > > > andhika arie <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > afwan > ana ada titipan soal dari temen akhwat > dia mau keluar dari liqo' tarbiyah di fakultas > alhamdulillah dia udah mau kajian di atas manhaj salaf > dia bingung bagaimana keluar yang baik > syukron atas jawaban yang diberikan ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Home is just a click away. Make Yahoo! your home page now. http://us.click.yahoo.com/DHchtC/3FxNAA/yQLSAA/TXWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> SALURKAN BANTUAN ANDA UNTUK KAUM MUSLIMIN YANG TERKENA MUSIBAH GEMPA DI DAERAH YOGYAKARTA DAN SEKITARNYA KEPADA LEMBAGA AMAL YANG TERPERCAYA -------------------------------------------- Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] -------------------------------------------- Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
