wassalamu alaikum warohmatullah, Mas Syamsul,
Saya tidak tahu kenapa kalau ada anggota PKS bilang A, maka seolah2 itu adalah keputusan resmi partai/jamaah. Demi Allah saya nggak pernah dengar itu. Jangan menyebarkan kabar yg nggak2. Teman saya banyak yg keluar dan biasa saja. hanif 2006/6/8, Syamsul Ariefin <[EMAIL PROTECTED]>: > > Waalaikumsalam warahmatullah, > > Al Ukhti Nena, Alhamdulillah, anti diberikan kesempatan untuk belajar > melalui manhaj salafi ini. Walaupun masih aktif di liqo' saya anjurkan agar > anti segera meninggalkannya. Anti bisa melihat arsip milis ini, beberapa > mantan liqo' harus berjuang terlebih dahulu agar bisa lepas (karena diteror > dan lain sebagainya). > > Masalah utamanya adalah jangan sampai hidayah dari Allah yang sangat > tinggi nilainya ini, lepas lantaran godaan hati yang senantiasa > berbolak-balik. > > Ingat! menurut ahlusunnah wal jamaah, iman itu dapat bertambah dan > berkurang (bertambah oleh amal sholih dan berkurang karena kemaksiatan). > > Murobbi anti, memang -seolah- tidak melarang anti untuk belajar tentang > manhaj ini, tetapi ketahuilah begitu anti mengikrarkan keluar dari liqo', > maka pengalaman dari mantan liqo' yang sudah-sudah akan anti alami sendiri. > > Saya termasuk orang yang pernah berurusan dengan mereka (dan pernah saya > tuliskan dalam milis ini) bahwa mereka tidak ridho jika kader-kadernya > belajar kepada manhaj salaf ini. > > Ini ada tulisan mereka, ketika saya ingatkan dalam salah satu forum: > > "Salafy as-Saudiyah jauh lebih bahaya daripada Ikhwan/PKS. Salafy jauh > lebih literal dan saya lihat lebih merupakan perpanjangan tangan pemerintah > Saudi secara halus, nyaris tidak menyisakan ruang dialog dengan kelompok > yang lain. Yang lain cuma "numpang", begitulah istilahnya. Seolah2 selama > sejarah 1400 tahun peradaban Islam cuma mereka yang lolos akreditasi Salafy > yang bisa dianggap benar. PKS, belajarlah dari sejarah manakala kalian > melakukan "futuh masjid" atas kelompok2 sesama Muslim yang tidak kalian > sukai. Jangan menyesal kalau suatu saat kalian akan mengalami nasib yang > sama - oleh Salafy. Penetrasi Salafy di kota dan desa sudah mulai meningkat. > Citra PKS sebagaimana partai2 lainnya dalam survey terakhir anjlok karena > realitas politik sedemikian, kalau umat kehilangan kepercayaan kepada sistem > politik yang ada mereka akan beralih ke Salafy literalis itu. Hanya kalau > Ikhwan/PKS mulai menyadari realitas di Indonesia dan memindah prioritas dari > Palestina ke Indonesia (kan hanya kalau Indonesia kuat dunia akan > memerhatikan suara Indonesia tentag Palestina?), bekerjasama dengan kelompok > Muslim lain, insya Allah Salafy tidak akan mendapat angin. Wallahu a'lam." > > Jika ingin mengetahui sumbernya nanti saya berikan via japri, tetapi yang > saya tekankan inilah yang mereka sembunyikan dari anti saat ini. > > Wallahu a'lam bishowab > Syamsul > > > On 6/7/06, Nena Mattewakang <[EMAIL PROTECTED] <kak_sena%40yahoo.co.uk>> > wrote: > > > > Assalamu'alaikum, > > > > Dari pengalaman saya, sampai sekarang saya masih dianggap aktif > > oleh teman2 liqo. Sejak saya mengenal manhaj salaf ini saya sudah > > jarang datang lagi, saya kasih alasan macam-macam sampai akhirnya > > saya bilang saya ikut milis bermanhaj salaf, si murobi hanya diam > > saja, pada dasarnya murobi tidak melarang kita untuk mencari ilmu > > ditempat lain. > > > > Di liqo saya katakan sejujurnya kalo saya tidak suka berpartai > > apalagi demo, dan mereka semua tau, saya katakan pada murobi dan > > teman liqo bahwa saya ikut dengan meraka hanya ingin berkumpul > > dengan orang sholeh (sejak ikut dalam liqo saya mulai menutup aurat, > > mau belajar agama sampai akhirnya bertemu manhaj salaf) > > > > tatapi saya tidak meninggalkan liqo begitu saja (walapun hanya 1 > > atau 2 bulan sekali saya hadir) satu persatu teman (yang dekat > > dengan saya) saya ajak ikut kajian atau memberikan majalah yang > > bermanhaj salaf. > > > > Saran saya: lebih baik sesekali aja datang liqo misalnya sebulan 1 > > kali, karena murobi tidak akan memaksa untuk datang dan selanjutnya > > tidak usah datang lagi...tidak usah pakai acara pamitan, meraka akan > > melarang, kerena kalo keluar berarti PKS kehilangan 1 kader yang > > berarti kelihangan beberapa suara (untuk pemilu 2009). > > > > dari pengalaman yang saya utarakan mungkin bukan solusi yang > > terbaik. > > > > Mohon maaf yang sebesar-besarnya kalo ada kesalahan kata. > > > > Wassalammua'laikum warahmatullahi wabarakatuh, > > Nena > > > > > > andhika arie <[EMAIL PROTECTED] <andhika_arie%40yahoo.com>> wrote: > > afwan > > ana ada titipan soal dari temen akhwat > > dia mau keluar dari liqo' tarbiyah di fakultas > > alhamdulillah dia udah mau kajian di atas manhaj salaf > > dia bingung bagaimana keluar yang baik > > syukron atas jawaban yang diberikan ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Home is just a click away. Make Yahoo! your home page now. http://us.click.yahoo.com/DHchtC/3FxNAA/yQLSAA/TXWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> SALURKAN BANTUAN ANDA UNTUK KAUM MUSLIMIN YANG TERKENA MUSIBAH GEMPA DI DAERAH YOGYAKARTA DAN SEKITARNYA KEPADA LEMBAGA AMAL YANG TERPERCAYA -------------------------------------------- Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] -------------------------------------------- Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
