Wa'alaikum salam wa rahmatullah wa barakatuh ... Sekedar mencoba memberikan masukan.
Kalau ditimbang-timbang, memang ada plus minusnya. Kalau rumah tangga dan orang tua tinggal se rumah juga, ya paling tidak harus tahu diri. Bicara dan tingkah laku juga harus dijaga. Contoh sederhana, kalau ada orang tua di rumah, tidak bisa bercanda-canda secara bebas dengan pasangannya. Lain halnya kalau di rumah cuma ada suami istri tersebut. Bisa lebih bebas. Selain itu memang bisa lebih mandiri. Mengatur urusan rumah sesuai keinginan sendiri, segala sesuatu tanggung jawabnya dipegang sendiri. Pada sisi lain, dengan keberadaan orang tua yang serumah tersebut, teman Anda tersebut bisa berbakti pula dalam menjaga orang tua. Misalnya waktu makannya, apa yang dimakannya, dll, bisa dijaga. Dst. Saran saya, coba ditimbang timbang mana yang lebih penting. Kalau orang tuanya ditinggal dan sang anak tidak serumah, bagaimana resikonya. Masalah atau tidak. Kemudian ditimbang pula, kalau sang calon istri tinggal serumah dengan ibunya, bagaimana. Mohon maaf juga, sang calon istri pun jangan terlalu egois, hanya karena masalah tidak mau serumah dengan ibu mertua lantas pernikahan harus batal... Oya, Bagaimana dengan solusi ini. Teman Anda tersebut mencari rumah kontrakan yang dekat dengan rumah ibunya. Katakanlah yang masih satu RT. Dengan begitu ibunya tidak terlalu ditinggal dan keinginan sang calon istri juga terpenuhi. Wassalamu'alaikum Abu Isa Hasan Cilandak al Faqir ila Allah ----- Original Message ----- 16. Mana yang benar... Posted by: "Junindar, : Mr." [EMAIL PROTECTED] xx_lead Thu Sep 4, 2008 4:03 pm (PDT) Assalaamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh, Saya mendapat titipan pertanyaan dari teman saya yang akan menikah... Teman saya ini sekarang tinggal berdua dengan Ibu nya... Dan dalam waktu dekat akan menikah, tetapi yang menjadi masalah, Calon istri dari teman saya ini tidak mau satu rumah dengan mertua nya, jika tidak pernikahannya akan batal. Dengan berbagai alasan, salah satu nya adalah pingin mandiri dalam berumah tangga. Sikap yang bagaimanakah yang harus dilakukan oleh teman saya ini? nasehat saya ke teman itu adalah untuk menasehati calon istrinya agar mau hidup satu rumah dengan mertuanya. Karena menurut saya itu adalh ibadah yang besar. Mungkin rekan-rekan di milis ini ada saran untuk masalah diatas... Wassalaamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh, ------------------------------------ Website anda http://www.almanhaj.or.id Download MP3 -Free kajian Islam- http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/mlbios2/aturanmilis.php Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
