2010/2/18 Abu Hanzhalah <[email protected]>: > Bismillaaah , > ana mencoba klarifikasi atas pendalilan anti dalam hal " bolehnya mengucapkan > salam " dalam bermilish kepada ust. > aris munandar hafidzohullooh > yang sebelumnya an apun punya permaslahan yang sama sehingga alangkah > perlunya diklarfikasi ulang terhadap beliau >...silakan antum simak tanya jawab ana dengan beliau....semoga tidak salah >memeahami dan tidak salah mengamalkan > dalil....! >
Akhi, ana khawatir pertanyaan antum itu tidak tepat dalam menyajikan masalah. Antum menggunakan ungkapan "perihal mengucapkan salam ( via imel ) kepada orang yang bercampur didalamnya ada muslim ada kafir" sehingga kurang jelas yang dimaksud milis atau japri. Hal itu bisa dilihat dari jawaban ustadz yang mengatakan "Sedangkan salam dalam imel ditujukan kepada person tertentu" yang lebih tepat untuk e-mail japri atau dalam tanggapan langsung. E-mail di milis tidak selalu ke orang tertentu namun juga bisa berupa pengumuman ke banyak orang. -- Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim (l. 1400 H/1980 M)
