Assalamualaiakum ikhwafillah...

Sesungguhnya permasalahan ini bukan hal yang patut dikhawatirkan berlebihan 
sebagaimana anggapan Bapak Dr. Salamun. Dan sungguh Islam telah mengatur 
permasalahan seperti ini. Tidakkah kita ingat sejarah Nabi kita yang mulia 
Shallalalhu'alaihi wasallam, bahwa beliau juga sewaktu bayi mendapat ibu susuan 
yang otomatis sekaligus memiliki saudara-saudara sepersusuan?? Bahkan beberapa 
diantara saudara sepersusuan tersebut adalah wanita.

Dan tentunya Allah Ta'ala yang juga Maha Tahu, melalui takdirnya yang hikmah, 
tidak akan membiarkan  kekasihnya, Nabi Muhammad Shallalalhu'alaihi wasallam 
disusui oleh wanita lain jika hal itu memudharatkan beliau Shallalalhu'alaihi 
wasallam kelak. Dan tidak ada perkataan Nabi Shallalalhu'alaihi wasallam yang 
mengindikasikan akan jeleknya mendapatkan ibu susuan atau saudara sepersusuan. 
Jadi jelas sekali, bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan sebagaimana 
kekhawatirkan saudara kita Dr. Salamun, karena Allah Ta'ala dan Rasul-Nya tidak 
"mengkhawatirkan" masalah seperti ini.

Dan juga saran dari Abah Zahra cukup bagus untuk diikuti.

Untuk merefresh pengetahuan kita akan sirah Nabi Muhammad Shallalalhu'alaihi 
wasallam, berikut saya lampirkan sepenggal kisah beliau terkait permasalahan 
yang kita bahas sekarang ini.

Diriwayatkan bahwa setelah Beliau Shallallaahu `Alaihi wa Sallam lahir, ibunya 
Aminah adalah wanita yang pertama kali menyusui dan kemudian dilanjutkan oleh 
Tsuwaibah, hamba sahaya Abu Lahab yang kebetulan sedang menyusui anaknya 
bernama Masruh. Tsuwaibah sebelumnya juga menyusui Hamzah bin Abdul Muthalib 
dan Abu Salamah bin Abdul-Asad Al-Makhzumy.

Tradisi yang berjalan di kalangan Bangsa Arab yang relatif sudah maju adalah 
mereka mencari wanita-wanita yang bisa menyusui anak-anaknya, sebagai langkah 
untuk menjauhkan anak-anak itu dari penyakit yang yang menjalar di daerah 
tersebut; Dengan tujuan agar tubuh bayi menjadi kuat, otot-ototnya kekar dan 
agar keluarga yang menyusui dapat melatih bahasa Arab.

Maka Abdul Muththalib mencari para wanita yang bisa menyusui bagi Rasulullah 
Shallallaahu `Alaihi wa Sallam. Dia meminta kepada wanita dari Bani Sa'd bin 
Bakr agar menyusui beliau, yaitu Halimah bin Abu Dzu'aib, dengan didampingi 
suaminya, Al Harits bin Abdul Uzza, yang berjuluk Abu Kabsyah, dari kabilah 
yang sama.

Saudara-saudara Nabi Shallallaahu `Alaihi wa Sallam dari satu susuan di sana 
adalah Abdullah bin Al Harits, Anisah binti AL Harrits, Hudzafah atau Judzamah 
binti Al Harits, yang julukannya lebih popular dari namanya sendiri, yaitu Asy 
Syaima. Wanita inilah yang menyusui anak paman beliau, Abu Sufyan bin Al Harits 
bin Abdul Muththalib.

Paman beliau, Hamzah bin Abdul Muththalib juga disusui di Bani Sa'd bin Bakr.

Suatu hari ibu susuan Rasulullah Shallallaahu `Alaihi wa Sallam ini juga pernah 
menyusui Hamzah Radiallahu `Anhu.

Jadi Hamzah Radyallahu `Anhu adalah saudara sepersusuan dari kedua pihak yaitu 
Tsuwaibah dan dari Halimah As-Sa'diyah. (Al-Mubarakfury ,Syaikh Shafiyyurahman.

Sirah Nabawiyah. Cetakan I. Pustaka Al-Kautsar. Jakarta. 1997. Hal. 75-76)

Wallahu 'alam

--- On Sat, 6/5/10, abah zahra <[email protected]> wrote:

From: abah zahra <[email protected]>
Subject: Re: [assunnah] Urgent : Butuh Ibu susuan
To: [email protected]
Date: Saturday, June 5, 2010, 5:04 PM

Assalammualaikum

Untuk Dr. Salamun yang dimuliakan Allah,
Sebenarnya tidak ada yang terlarang dengan masalah ibu susu atau saudara 
sepersusuan .. tinggal dijelaskan dan diberitahu saja kepada anak2 nya apabila 
dewasa nanti bahwa mereka memiliki saudara sepersusuan .. dan berlakulah hukum2 
saudara sepersusuan .. jadi tidak ada yang perlu di khawatirkan ..

saya melihat bapak bila menjawab kok cenderung emosi ya ? menggunakan caps lock 
secara berlebihan ... saya mengerti posisi bapak dan kedudukan bapak, tapi ya 
.. mbok tolong .. dihormati juga pembaca .. rasanya kok kurang sreg bila 
membaca capslock ..

mohon maaf loh pak ...

wassalammualaikum


----- Original Message -----
From: "Dr.Salamun Sastra" <[email protected]>
To: <[email protected]>
Sent: Saturday, June 05, 2010 5:29 PM
Subject: RE: [assunnah] Urgent : Butuh Ibu susuan

> Walaikum salaam
>
> Saudara2ku sekalian, lama saya tidak berkomentar atas apapun yang
> disampaikan oleh mereka yang menyebut dirinya Konselor Laktasi !!!
>
> Hati-hati !!!!!
> Nah, sekarang saudara dr Henny Zainal meminta mereka yang bersedia menjadi
> ibu susuan bagi seorang piatu yang ditinggal meninggal ibunya.
>
> Seorang Bapak bersedia mengirimkan seliter air susu istrinya untuk bayi
> tersebut.
>
> Sesuai dengan kedudukan saya serta telah berdiskusi dengan pakar syariah
> maka saya sampaikann hal sbb :
>
> 1.Ibu susuan ADALAH SEORANG IBU YANG MENETEKAN AIR SUSUNYA LANGSUNG KEPADA
> SEORANG BAYI BUKAN ANAKNYA.
>
> 2.Apabila ibu tersebut menetekkan anak kandungnya serta anak yang lain dan
> keduanya sama kelaminnya maka mereka dianggap saudara sepersusuan, BUKAN
> SAUDARA KANDUNG.
>
> Apabila anak kandung ibu tersebut tadi laki2 mempunyai adik lagi dan
> perempuan serta nyata2 juga menetek, maka anak sepersusuan bila laki2 tadi
> HARAM untuk menikahinya.
>
> Apabila dua bayi tersebut, satu laki2 dan satu lagi perempuan maka mereka
> HARAM untuk menikah.
>
> 3.Apabila seorang ibu memiliki air susu yanbg berlebihan lalu diperas dan
> ditampung kemudian dibagikan kepada bayi2 maka semua bayi tersebut
> dianggap sebagai sepersusuan dan hukumnya berlaku.
>
> JADI HATI2LAH DALAM MELAKSANAKAN MASALAH INI, INGAT HUKUM YANG BERLAKU
> UNTUK HAL INI !!!!
>
> Jangan asal membantu tetapi tidak mengindahkan hukum yang berlaku, siapa
> yang menanggung dosanya.
>
> Semoga informasi saya bermanfaat,
>
> Wassalam
>
> Prof DR Dr H Salamun Sastra SpM
> Ketua BPH PPM Darul Ihsan
>
>
> To: [email protected]
> From: [email protected]
> Date: Sat, 5 Jun 2010 07:22:54 +0700
> Subject: [assunnah] Urgent : Butuh Ibu susuan
> Assalamu'alaikum,
> Saya mendapatkan kabar seorang ibu meninggal dunia dg meninggalkan anak yg
> masih berusia 2 bulan. Adakah disini ummahat sholihah yg bersedia menjadi
> ibu susuannya? Bayi ini tinggal di wilayah Cimanggis, Depok.
>
> Semoga Allah subhana wa ta'ala balas tiap tets ASI bunda dengan kebaikan..
> Aminn..
>
> --
> "Enjoy The Most Precious and Romantic Moments By Giving ASI to Your Baby"
>
> dr Henny Zainal, CHt
> Konselor Laktasi
>
> HZ Lactation Care (021-99532800)
> Email : [email protected]
> YM : [email protected]
> Skype : drhennyzainal

Kirim email ke