Bagi teman-teman yang baru bergabung dalam milis ini, dan ingin
mengetahui berbagai masalah yang telah didiskusikan selama ini maka silahkan
melihat ke arsip milis ini di: http://bali.lp3b.or.id.
Milis ini dibentuk berdasarkan keinginan untuk menjadi sarana diskusi
dan komunikasi orang-orang yang memiliki perhatian terhadap Bali dalam segala
bidang. Kami menyadari, begitu banyak potensi yang dimiliki oleh SDM Bali baik yang
menetap di Bali maupun di luar Bali, namun sering mereka tidak bisa saling
berkomunikasi karena tidak saling kenal, atau tinggal berjauhan, atau kesibukan
dll. Maka kami berharap agar setiap anggota milis ini menciptakan kesempatan
waktu dan sumbangan pikirannya untuk disampaikan dalam forum ini. Forum ini
tidak memerlukan panduan, karena panduan sering memasung kreativitas.
Salam
Gde
Wisnaya
-----Original
Message-----
From: Ketut Rumandiana
[mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Monday, November 11, 2002
11:54 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Cc: [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]
Subject: [bali] Re: Mari Berbagi
Ide
Pak Ketut
Teja, dan pak Nyoman Bansing,
Bravo....., salut saya ucapkan dengan
banyaknya komentar terhadap rencana penanggulangan listrik yg byar..pett..terus
di Singaraja....ya !! Sorry, saya baru sempat mau ikut nimbrung
dikit..... karena ada sedikit kesibukan di kantor.
Tapi, Bli Tut Teja ini....,yang kita
pernah ketemu di Pura ujung berung,,, tempo hari..bukan..? sewaktu kita
membahas dana yang dipermasalahkan oleh parisadha dan Pembimas.....ya....,
ha..ha..ha.. yg sampai kini nggak jelas juga juntrungannya.
Well, untuk rencana pemindahan PLTGU dari
tanjung priok ke lovina/ pemaron, memang ada suatu dilematis saat ini yang
cukup urgent dan significant, karena dalam situasi yang diharapkan untuk keep mainatained terhadap kontinuitas
kelistrikan namun ada ide untuk memanfaatkan PLTGU tersebut ke Lovina,
sehingga berkembang ide-ide cemerlang dari semeton semua.
Menurut saya, ( mohon maaf kalo rada nggak nyambung , karena saya baru tau info
ini sepotong), ada baiknya kalo PLTGU tsb, walu dari segi life timenya
udah puluhan tahun, tapi mari kita pastikan bahwa alat tersebut sudah
pernah dioverhaul..atau direpair...sehingga akan masih bisa menambah umur hidup
alias bisa diharapkan daya pengoperasiannya walau tidak akan sesuai
dengan harapan kita semua.
hal ini, karena saat ini ada "
masa antara atau transisi ", yang urgensi kebutuhan sangat tinggi....,
apakah tidak sebaiknya kita melakukan checking atau survey untuk mendapatkan
data-data teknis, apabila alat tersebut akan digunakan sebagai pemasok
sementara untuk berapa lama life timenya dan gimana dari segi daya yg
dihasilkan apakah bisa memenuhi target yg diharapkan...?? , sambil
menunggu alat yang diharapkan bisa diperoleh.
Maaf, saya ada beberapa pertanyaan (
mungkin udah dijelaskan sebelumnya di forum email ini, tapi saya blm tau)
1. Sebenarnya ini ide siapa..... artinya apakah ada institusi yg akan menangani
masalah ini ( pemerintah atau swasta murni atau joint venture.....??
2. Gimana status forum email ini, artinya mailing list ini senagaja ditimbulkan
untuk mencari laternatif solusi atau just like brain storming.... untuk
seterusnya akan dipakai sbg acuan..gitu...?? atau memang dicreate
oleh pihak yg memang berkepentingan dengan masalah tsb....
3. Gimana tanggapan PLN secara formal, karena setau saya memang udah ada
tanggapan dari seorang kawan dari PLN, tapi ini mungkin sebagai individu, akan
lebih baik kalo yg memberikan tanggapan dari pejabat resmi PLN untuk
mendapatkan statement resmi, bahwa masalah ini juga merupakan "Pemda Concern",
dan bukan hanya dari masyarakat semata, yg ujung-ujungnya akan stag pada
masalah dana.
4. untuk masalah sampah, memang kami dulu ( sewaktu kuliah di ITS, T.
Mesin), pernah kerjasama dg pemda surabaya untuk menanggulangi masalah
sampah dg menggunakan " Incenerator " yg saat ini sudah diperluas dan
alat yg besar ditempatkan di Keputih - Sukolilo - Surabaya.
5. Untuk pembangkit listrik, gimana kalo kita manfaatkan air yg melimpah
dengan membangun PLTA dari prototype yg sederhana dahulu, mengingat Bali
khan sistem pengairannya cukup famous di Indonesia.
6. PLTGU tsb, statusnya akan diberikan sebagai " hibah"
atau sewa atau beli atau gimana...dan ini perlu untuk dihitung dari aspek
ekonomis dan teksnisnya.... agar tidak effort yg besar akan sia-sia..... karena
lebih besar pasak dari tiangnya...!!
Dan masih akan berkembang lagi kalo
kita bahas lebih lanjut....
Sekali lagi saya mohon maaf bila ada kalimat atau ide atau saran yg nggak
nyambung, soalnya saya masuk ditengah-tengah pembahasan barang kali.
Kalo dengan Bli Nyoman Bangsing, kami
acapkali ketemu di SD angkasa kalo ngantarin anak sekolah Agama Hindu setiap
hari minggu.., tapi belum sempat membasah masalah ini...
Selamat atas media ini, yang amat positif
dan produktif dalam menggali potensi dari kawan-kawan dari Bali yg concern
terhadap gegap gempita yg menyangkut Bali..
Sekian terima kasih.
Om Shanti, Shanti, Shanti
Om
Kt. Rumandiana
PT. Dirgantara Indonesia
UPC - Special Mission Aircraft
Telp. (022) 605.4346
H/P. 0816.626463
[EMAIL PROTECTED] wrote:
Yth Pak Sudharma, Pak Made Wirata dan
rekan rekan milis LP3B
terimakasih
masukannya dan coba di stem dulu suaranya
1. PLT-Uap
(PLTU ?) yang berumur 30 tahun dipindah dari suatu tempat ke
pemaron
dengan refurbishing di sana sini, sebesar 50 MW dengan
usianya tentu
bisa berfungsi 70 %
2. Karena
power plant ini barang bekas, relokasinya tentu butuh dana sampai
PLTU itu byar dan dalam jangka
waktu tertentu sehingga ROI-nya perlu di kaji, mau untung jadi
buntung.
Barang bekas (babe) endurancenya bagaimana, apa bisa narik
keuntungan dan
apakah perda tersebut
kusus ini barang bekas ini pak Wisnaya ?
3.Apakah ada
studi barang baru yang besarnya 2 x 150 MW atau 3 x 150 MW
Dari data Alstrom harga Powerplant per MW= 500 000 USD turn key
Jadi rekan
rekan milis saya setuju di buat barang baru saja , seperti bemo
baru, dia akan bekerja selama 4-5 tahun
untuk mencari uang untuk mengembalikan pinjaman, dan penumpang dilayani
sampai ketempat tujuan tanpa mogok
dijalan dan rewel sana sini.
Barang bekas
tohhh.....................
Ketut Teja
-----Original
Message-----
From: Made Wirata [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Tuesday, November 05, 2002 2:15 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [bali] Re: Fwd: Re: Mari Berbagi Ide
Yth
rekan-rekan LP3B,
kalo boleh saya urun rembuk, sbb.
1- dari beberapa e-mail dan surat-surat rekan-rekan termasuk dari Mr
Biete, saya rasa dapat dirangkum bahwa didaerah Pemaron (khususnya dekat
Lovina) sudah tidak cocok lagi adanya PLTU tersebut, karena pariwisata
disana sudah tumbuh, apalagi adanya rencana pemindahan dari Tanjung
Priuk untuk yang umurnya sudah puluhan tahun, jelas tidak masuk akal.
Jadi pasti kita bisa tolak.
2- saya rasa, mungkin banyak yang sepakat kalau kita di Buleleng,
umumnya Bali perlu mandiri dari segi sumber energi (artinya diusahakan
tidak tergantung supplay dari Jawa.
3- dari beberapa usul rekan-rekan, menurut saya tinggal dikaji lebih
jauh untuk pembangunan yang baru misalnya 200 s/d 400 mw sekalian
(termasuk pemikiran pengembangan jangka menengah dan panjang).
Saya lihat
ada yang usul di daerah Telukan Bawang karena daerah
industri. Bisa jadi ok, selain industri, mungkin cara suply BBM nya
lebih mudah melalui tangker seperti system di Cilacap, tinggal disiapkan
dermaganya yang sesuai, atau dengan batubara sesuai yang dibuat di
Suralaya. Bisa juga memperbesar yang di Gilimanuk, atau bisa juga
didaerah timur Singaraja (Air sanih ketimur lagi). Tentu semuanya ini
tinggal didetailkan surveynya. Masalah investor, mungkin banyak yang
bisa bantu, asalkan bisa buat daerah Buleleng yang berkembang. Khusus
untuk Telukan Bawang, bisa sekalian untuk pengembangan Dermaganya,
misalkan penggalakan export yang mungkin perlu kebijakan propensi bahwa
export barang tertentu dari Telukan Bawang, dan bagian tertentu lagi
melalui Benoa, dsb.
Demikian urun
rembuk dari saya, mudah-mudahan ada manfatnya.
Terima kasih
Made Wirata / PT D - Bandung
>
----------
> From:
Sudarma[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Reply To: [EMAIL PROTECTED]
> Sent: Tuesday, November
05, 2002 1:09 PM
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: [bali] Fwd: Re: Mari Berbagi Ide
>
> <<Message: [bali] Re: Mari Berbagi Ide>>
>
> Yth.Pak Ketut Teja dan Rekan-Rekan LP3B,
>
> Sejak semula Milis ini memang diperuntukkan untuk
> mendiskusikan manfaat dan pengaruh negatif dari Rencana
> Relokasi 'Power Plant' ke Pemaron/Lovina. Permasalahannya
> bagi kita adalah Power Plant yang ingin dipindahkan telah
> berumur 30 tahun dan lokasi pemindahan adalah ke Daerah
> Wisata Lovina yang telah ditetapkan dengan PERDA no.4
> 1999, dimana daerah wisata ini telah berkembang sejak 15
> tahun lalu dan dapat menampung tenaga kerja sekitar 3500
> orang. Manfaatnya pasti ada, hanya saja tidak setimpal
> dengan cost yang harus ditanggung oleh masyarakat lovina
> dan Buleleng ditinjau dari konsep "World Sustainable
> Development" yang telah di bahas pada pertemuan PBB di Rio
> Je Nairo, Kyoto-Japan, Nusa Dua-Bali, dan terakhir di
> Johanes Burg-Afrika Selatan.
>
> Dalam diskusi ini, saya pikir tidak perlu ada yang merasa
> lebih pintar atau merasa rendah diri. Kita memerlukan
> informasi dan input sebanyak-banyaknya dari berbagai
> pihak, selama hal itu berkaitan dengan Rencana Power Plant
> ini dan Pembangunan Bali umumnya.
>
> Yah, kalau kita berandai-andai, maka bermain
> ungkit-ungkitan juga tidak bisa pintar sendiri, tidak
> jalan itu unkitannya. Bisa-bisa ia malah jatuh sendiri.
> Truk ? Ayo, siapa yang ingin diandaikan sebagai truk.
> Sebagai sopirnya saja juga susah,ya ? Dalam membahas
> Rencana Power Plant ini, kalau berandai-andai, sebaiknya
> kita bermain seperti pemain Gong Gede atau Orchestra.
> Silahkan ada yang bermain Biola atau Conductor. Yang
> penting, semua saling melengkapi, bukan ?
>
> Salam,
> Sudarma
>
>
>
>
> --- the forwarded message follows ---
> ======================================================================
> =============
> Selama Bulan Suci Ramadhan, ikuti Netkuis Ramadhan, Lomba Design
> E-Card, Opini Berhadiah hanya di www.plasa.com
> ======================================================================
> =============
>
--
Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.
Publikasi
: http://www.lp3b.or.id
Arsip : http://bali.lp3b.or.id
Moderators : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Berlangganan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
--
Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.
Publikasi
: http://www.lp3b.or.id
Arsip : http://bali.lp3b.or.id
Moderators : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Berlangganan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>