Dear All,

Saya kira kita sama-sama memiliki pertanyaan besar untuk Pemaron...., kemudian berkembang dengan wacana menolak dan tidak setuju dengan proyek itu.....

Lalu..... What next ?

Apa kita akan cukup diskusi sampai disini ? dengan e mail - email ini ? atau akan ada langkah nyata yang kita akan lakukan entah untuk menolak atau kembali mempertanyakannya ?

semua terserah pada kita.... diam atau ingin perubahan....

Best,

pt











On Tue, 11 May 2004 11:50:26 +0700
 Made Wirata <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Menurut saya di Bali tidak perlu yang "ter" baik, cukup baiklah, jangan
rongsokan yang umurnya sudah uzur seperti yang saat ini dipasang lagi,
pake polusi lagi....


----------
From:   Tjahjokartiko Gondokusumo[SMTP:[EMAIL PROTECTED]
Reply To:       [EMAIL PROTECTED]
Sent:   Monday, May 10, 2004 2:11 PM
To:     [EMAIL PROTECTED]
Subject:        [bali] Re: berita di bali post

Dear All

Masalahnya apakah PLTGU itu? Dimanakah saya dapat menemukan PLTGU yang
terbaik di Indonesia? Apakah Bali ingin punya PLTGU paling baik se
Indonesia,� ASEAN,�APEC atau worldwide?

Best regards
Tjahjokartiko


putuwidhiantara <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dear All, Jujur saja,secara pribadi pun saya merasa bahwa
kunjungan komisi VIII ke Buleleng juga penuh muatan politis. Pertama
adalah dari masa jabatan DPR yang hanya sebentar lagi, kedua adalah
jika melihat situasi pemerintahan sekarang, tidak ada topik yang lebih
penting dari masalah Pemilu dan Konflik dimata mereka. jadi jika
sampai mereka turun melihat masalah ini ke buleleng apakah bukan
sekedar basa - basi yang terlalu basi saja.... yah....itulah indonesia
yang selalu basa - basi. best, Putu widhiantara On Sun, 9 May 2004
21:55:58 -0700 (PDT) nyoman suwela wrote: >Tokoh Adat Buleleng dan
PLTGU > Dalam Harian Bali Post tanggal 9 Mei 2004 hal. 15 >telah
dimuat berita dengan judul ? Dipertanyakan , >Peninjauan Komisi VIII
ke PLTGU Pemaron?. Yang sangat >menarik dari pemberitaan itu adalah
pernyataan yang >disampaikan oleh yang menyebut d irinya tokoh adat
>Buleleng, Bapak Made Rimbawa, yang petikannya adalah sbb >: ?
?..Apalagi ketika Ketua Majelis Madia Desa Pakraman
Buleleng Made
Rimbawa mempertanyakan kedatangan anggota >DPR tersebut, apakah
sekedar meninjau proyek itu atau >mempermasalahkannya. Kalau
kedatangan untuk >mempermasalahkan, Rimbawa mengatakan anggota DPR itu
tak >perlu mempermasalahkan lagi karena sebagian besar warga >Buleleng
sudah menyetujui proyek tersebut. Kalau pun ada >yang tak setuju,
orang itu mungkin tak setuju karena >tidak diajak bekerja sama dengan
Indonesia Power,?. > > Apa yang menarik disini adalah statement yang
menyebut >dirinya tokoh Adat : > > Kedengarannya aneh bagi yang
menyebut dirinya tokoh >adat telah mengatakan bahwa sebagian besar
masyarakat >Buleleng telah menyetujui proyek itu. Sepertinya beliau
>telah menempatkan dirinya sebagai wakil rakyat, meskipun >tanpa
melalui Pemilu. Akan lebih tepat kalau beliau >berbi cara tentang
masalah adat seperti konflik antara >masyarakat adat, anak kembar
?buncing? yang diasingkan. >Justru tokoh ini lebih banyak bicara soal
proyek listrik, >yang bukan bidangnya. > Yang lebih menyakitkan lagi
adalah seakan-akan ada >tuduhan bahwa yang tak setuju karena tidak
diajak bekerja >sama dengan Indonesia Power. Kasihan benar teman-teman
>kita dari PHRI, LP3B, WGPSR, WALHI, tokoh-tokoh yang
pantas bicara
soal listrik dan lingkungan seperti Bapak. >Wayan Sudja, Bapak Tunggul
Sirait, Bapak Fabby Tumiwa, >Bapak Wisnaya, Bapak Suyatna dan masih
banyak lagi, yang >telah berjuang karena keprihatinan beliau akan masa
depan >pariwisata, lingkungan, kepastian hukum, telah
direndahkan
dengan nuansa tuduhan seperti itu. Mereka >yang tak setuju dengan
lokasi PLTGU di Pemaron telah >memaparkan alasannya dengan gamblang
dari segala >aspeknya, hukum, teknis, lingkungan dsb., secara terbuka
>seperti seminar di Perguruan Tinggi, jumpa pers, membuka >website,
mailing list, sampai ke DPRD Kabupaten dan >Propinsi. Perjuangan yang
elegan ini tentu akan sangat >ternodai dengan tuduhan oleh seorang
yang menyebut >dirinya tokoh adat, yang telah berbicara diluar
>koridornya. > >Kita yakin bahwa anggota Komisi VIII DPR RI tidak akan
>sepicik itu untuk datang jauh-jauh ke Buleleng hanya
mencari
permasalahan. Tentu beliau telah mendapat >masukan yang cukup sehingga
menjadi alasan yang kuat >untuk datang ke Buleleng. Tapi sayang, yang
datang dalam >pertemuan adalah mereka yang mendukung proyek tersebut
>sehingga pertemuan itu menjadi ?one way traffic? sehingga >jauh dari
obyektif. Namun kita yakin, wakil-wakil kita >dari Komisi VIII akan
tetap bisa melihat masalah ini >secara obyektif. Kalau tidak, sia-sia
kita menyebut >mereka wakil rakyat. > > Sekian rekan-rekan kita and
finally we are looking >forward to your comments. > >NS.
> > > &g t;
>--------------------------------- >Do you Yahoo!? >Win a $20,000
Career Makeover at Yahoo! HotJobs


======================================================================
=====================

Netkuis Instan untuk wilayah Bandung (kode area 022) -
SD,SMP,SMA berhadiah total puluhan juta rupiah... periode I dimulai 1
April 2004



======================================================================
=====================
-- Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia. Publikasi :
http://www.lp3b.or.id Arsip : http://bali.lp3b.or.id Moderators :
Berlangganan : Henti Langgan : � �


Do you Yahoo!?
Win a $20,000 Career Makeover at Yahoo! HotJobs
<http://pa.yahoo.com/*http://us.rd.yahoo.com/hotjobs/hotjobs_mail_sign
ature_footer_textlink/evt=23983/*http://hotjobs.sweepstakes.yahoo.com/
careermakeover>




-- Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.

Publikasi     : http://www.lp3b.or.id
Arsip         : http://bali.lp3b.or.id
Moderators    : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Berlangganan  : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>

=========================================================================================== Netkuis Instan untuk wilayah Bandung (kode area 022) - SD,SMP,SMA berhadiah total puluhan juta rupiah... periode I dimulai 1 April 2004 ===========================================================================================


-- Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.


Publikasi     : http://www.lp3b.or.id
Arsip         : http://bali.lp3b.or.id
Moderators    : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Berlangganan  : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>

Kirim email ke