Dear All,
   
  Ide pembangunan pariwisata Viebeke baik juga. Tahun 2005 saya (orang Fisika) 
dengan Pusat Studi Pariwisata UGM sempat ikut merumuskan konsep "Friend of 
Community (FoC) Hotel", dan sebenarnya sudah "nyantol" di Depbudpar dan 
Menkokesra. Ide itu juga didukung oleh Pak Emil Salim, Pak Koesnadi, Pak Gde 
Ardika, juga beberapa mitra di ASEAN. Juga cukup mendapat dukungan dari Hotel2 
di Yogya. Tapi, Gempa 27 Mei 2006 membuat semua "berantakan". Iklim pariwisata 
Yogya sedang tidak mendukung untuk mengembangkan konsep FoC. Menurut konsep 
itu, Pemerintah tidak perlu disibukkan dengan urusan "teknis kepariwisataan", 
dan lebih berperan sebagai fasilitator dan promotor. Selebihnya, masyarakat 
sendiri yang akan mengatur dirinya sendiri. (Jadi, mungkin saya sangat sedih 
jika Pemerintah Bali yang urusan Pariwisata cenderung "nyongkokin taen kebo"), 
sehingga ada rasa "ketidak-percayaan" kepada Pemerintah (Dinas Pariwisata) 
seperti ungkapan berikut:
   
  Viebeke menulis:
  ......membicarakan kesiapan masyarakat untuk meresmikan jalan tersebut, 
diresmikan oleh masyarakat untusk masyarakat ya P Wis, jangan sampai kebobolan 
di resmikan oleh pemerintah kemudian mereka buat anggaran biaya seakan biaya 
pemerintah lo....
   
  Saya menyambung lagi:
  Padahal saya menaruh harapan cukup besar jika konsep itu terpenuhi maka upaya 
pemberdayaan masyarakat akan sangat efektif dan efisien. Konsep kami itu 
menjadi penting dalam konteks Corporate Social Responsibility (CSR) yang sistem 
mutunya oleh ISO akan diluncurkan tahun 2008. Saya menyusun konsep itu dengan 
visi "manajemen mutu" sehingga segalanya menjadi terukur dan terdokumentasi.
   
  Bagaimana ya caranya agar konsep itu bisa dilaksanakan? Sementara ini, 
kebetulan saya sedang memegang posisi sebagai Sekretaris Dewan Kebudayaan DIY. 
Saya juga melihat beberapa lingkungan (termasuk masyarakat Hindu) di Yogyakarta 
yang bisa diberdayakan jika ada dukungan yang cukup. Saya juga pegang jabatan 
di UGM sebagai "pemadu dan pemandu" berbagai kegiatan lintas-bidang. Saya juga 
seorang teknologis yang punya akses di sejumlah bengkel lokal untuk membuat 
apasaja sepanjang ada uang, mulai dari penjernih air, genset aki, air mancur, 
hingga........ radiografi digital, sistem pemindai security, dan berbagai mesin 
untuk mendukung ekonomi rakyat. Namun, tentu saja, saya tidak bisa membuat 
untuk dijual murah apalagi disumbangkan (charity) karena hal ini menyangkut 
komitmen saya untuk membuat masyarakat sustainable dalam bidang ekonomi 
(industri berbasis kemampuan rakyat).
   
  Mungkin ada yang terinspirasi?
   
  Salam,
   
   
  Gede Bayu Suparta
  

Asana Viebeke Lengkong <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          P Wis,
   
  ini jadwal kita ke kampoeng anyar dan butiyang untuk hari Rabo nanti.  Saya 
beserta kawan kawan Pratista sekalian monitoring jalan dan assessment kebutuhan 
anak anak di Butiyang untuk pendidikan......
   
  Saya akan juga menyerahkan dana untuk food for work nya ya.... dan juga 
membicarakan kesiapan masyarakat untuk meresmikan jalan tersebut, diresmikan 
oleh masyarakat untusk masyarakat ya P Wis, jangan sampai kebobolan di resmikan 
oleh pemerintah kemudian mereka buat anggaran biaya seakan biaya pemerintah 
lo.....  Mungkin baik juga kita buat kan papan program dimana ada peta butiyang 
jadi bisa menjadi sarana turis jalan jalan ke atas bukit di dusun butiyang.... 
dikemas dengan baik jadi bisa jalan jalan dari dusun ke dusun dan menjadi 
tempat yang asyik dan juga pendapatan untuk masyarakat lokalnya.....
   
  di dusun dibuatkan tempat resting untuk minum kopi, jajan, soda.... dll..... 
don't you think it's a good idea?  Marketingnya di persilakan para tour 
operator untuk mencoba...... air di sekolah di tampung di stainless steel tank 
(akan saya bantu juga) filterized supaya bersih dan dapat diminum oleh murid 
dan warga..... 
   
  Perlu ada pendidikan lingkungan oleh yayasa GUS (nanti saya minta ikut juga) 
- SUSTAINABLE TOURISM THROUGH COMMUNITY BASED DEVELOPMENT EFFORTS
   
  what do you think????????
   
  Salam,
   
  Viebeke


 
---------------------------------
Cheap Talk? Check out Yahoo! Messenger's low PC-to-Phone call rates.

Kirim email ke