bener2 bikin emosi, prim. para bangsat2 berkedok Islam itu terus saja
mengobarkan kebencian dan kekerasan.

*bener2 marah..

ini kronologi yg aku dpt di milis wartawan yg aku ikuti.

-- 

Kronologi Tragedi Pancasila Berdarah

Aksi 63 tahun Pancasila; "Satu Indonesia untuk Semua"
Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB)
Pelataran Monas, 1 Juni 2008

12.45
Massa AKKBB mulai berdatangan ke belakang Stasiun Gambir, bercampur dengan
massa gerak jalan sehat PDIP. Ada 3-4 polisi yang mengatur lalu lintas dan
mengatur massa PDIP yang menuju pulang

12.55
Massa AKKBB yang lain berdatangan ke dalam Pelataran Monas, berkumpul di
satu titik untuk konsolidasi.

13.10
Massa AKKBB yang berada di belakang Stasiun Gambir berjalan menuju ke
dalam Monas untuk merapatkan barisan dengan massa yang lain, untuk memberi
kesempatan kepada massa PDIP membubarkan diri dari tempat parkir di
belakang Stasiun. Ada seorang polisi berpakaian preman yang berkumpul di
lokasi ini, dan 2 polisi berseragam agak jauh dari lokasi.

13.20
500-an massa FPI-HTI berjalan dari arah utara selayaknya orang baris
berbaris.

13.25
Massa FPI-HTI sampai di depan massa AKKBB yang sedang mengatur barisan,
dan tanpa basa basi langsung memukuli massa AKKBB yang sebagian
duduk-duduk di aspal, tanpa perlawanan. Mereka memukuli membabi buta
sambil berteriak: "Kamu Ahmadiyah ya". "Allahu Akbar". Tidak ada
seorang
aparat pun yang menolong. FPI-HTI sudah menyiapkan laskarnya dalam 4 lapis
dan lapis terakhir laskar memakai baju hitam hitam, tutup muka dan senjata
tajam seperti pedang, sejenis samurai, kayu seperti tombak. Juga pasir
pedas yang dilemparkan ke mata.

13.30
Lapisan pertama membubarkan diri namun datang lapisan kedua sambil
berteriak Allah Akbar dan minta lapisan pertama kembali menyerang,
sehingga bertambah rombongan FPI-HTI yang menyerang teman teman AKKBB.
Seorang polisi dengan mobil patroli datang menghampiri namun mobil nya
ditendang beberapa orang FPI-HTI sehingga polisi itupun lari. Beberapa
anggota AKKBB mencoba minta polisi berbuat sesuatu tapi polisi itu malah
pergi. Mereka sempat dihampiri seorang anggota FPI-HTI dengan
mengatakan,"Pergi lu, gue tahu lu Ahmadyah, pergi lu, mau mampus lu".

13.35
Massa AKKBB sudah lari tunggang langgang menyelamatkan diri. Serombongan
polisi bermotor datang ke lokasi, melokalisir massa FPI-HTI. Massa FPI-HTI
menghancurkan mobil dan soundsystem di dalamnya, kemudian membakarnya, di
depan para polisi yang mengelilingi mereka.

14.00
Tim AKKBB menyisir seluruh lokasi, dan ada beberapa massa AKKBB yang masih
tersisa di dalam dan tak berani keluar. Mereka memilih berdampur dengan
pengunjung umum Monas, menunggu massa FPI-HTI bubar.

14.15
Massa FPI-HTI berjalan ke arah istana, bergabung dengan aksi HTI yang lain
di depan istana.

14.28
AKKBB membuat konferensi pers dadakan di pelataran Galeri Nasional. Polisi
mengingatkan massa AKKBB untuk tidak berlama-lama di Galeri Nasional,
karena ada kemungkinan massa FPI-HTI masih akan mengejar.

15.00
Massa AKKBB bubar dari Pelataran Galeri Nasional

16.00
8 Sepeda motor berbendera FPI berhenti di depan Galeri Nasional dan
melakukan pengamatan. Hanya tersisa beberapa orang di Pelataran Galeri
Nasional.

On Mon, Jun 2, 2008 at 2:03 PM, Pria Purnama <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:

>   Ada apa yah tentang FPI? Kok banyak yg bilang fuck FPI?
>
> Mahap males browsing/googling, lg suka nanya.
>
> --
> Microsoft: "You've got questions. We've got dancing paperclips" -
> animadesign.web.id
>  
>



-- 

anton | http://rumahtulisan.com

Kirim email ke