whaaaaa deeee zzziiigggggg.....
  ----- Original Message ----- 
  From: [agiel] 
  To: [email protected] 
  Sent: Friday, May 30, 2008 8:17 AM
  Subject: Re: [BekaKak] (Artikel JR) - Panduan Umum Berkendara Berboncengan


  wah maap,
  saya sudah mau pulang.
  ga ada waktu buat membaca artikel anda.
  hahahahahaha

  -gak boleh marah lhooo....-


  2008/5/30 Ochep <[EMAIL PROTECTED]>:


          Nih.. buat dik Agiel seorang....

          Panduan Umum Berkendara Berboncengan        
          Written by Octafiantos     
          Friday, 30 May 2008  
          Beberapa dari kita mungkin belum memahami dan beranggapan bahwa 
ketika mengendarai motor berboncengan, seluruh aspek keselamatan diserahkan 
kepada pengendara. Hal ini tentu saja tidak seluruhnya tepat, karena pembonceng 
juga mempunyai tugas dan tanggung jawab seperti halnya pengendara. Aspek-aspek 
apa saja yang perlu diperhatikan ketika sedang berkendara berboncengan? Berikut 
ini adalah seri terjemahan bebas dari artikel Motorcycle Safety Foundation.

          Pertimbangan Legal
          Patuhilah seluruh aspek hukum yang berlaku mengenai ketentuan 
berkendara dengan penumpang. Di Amerika, negara2 bagian biasanya mempunyai 
aturan perlengkapan khusus yang harus dipatuhi, dan semua aturan itu sangat 
layak untuk diterapkan dinegara kita ini. Misalnya: motor harus mempunyai 
pijakan kaki penumpang, penumpang harus bisa mencapai pijakan kaki, dan motor 
harus mempunyai area tersendiri untuk penumpang.

          Keputusan membawa anak kecil -dengan asumsi bahwa semua faktor legal 
dan keamanan telah dipenuhi-, diserahkan bagi orang tua atau penjaganya. 
Yakinkan bahwa anak-anak telah cukup matang untuk mengerti tanggung jawabnya, 
cukup tinggi untuk mencapai pijakan kaki, mengenakan helm yang dipakai dengan 
benar dan peralatan pengaman lainnya, dan berpegangan ke tempat pegangan 
penumpang. Pada banyak negara maju, ada aturan mengenai batasan minimal usia 
pembonceng.

          Persiapan Pengendara
          Berikut ini adalah persiapan yang sebaiknya dilakukan sebelum 
berkendara.

            a.. Penumpang harus dianggap dan berlaku sebagai pengendara 'aktif' 
kedua, sehingga mereka dapat membantu mengingatkan apakah keselamatan dan 
prosedur pengoperasian telah diikuti dengan baik. 
            b.. Penumpang akan mempengaruhi karakteristik pengendalian motor 
sebagai akibat dari beban tambahan dan adanya pergerakan tambahan. 
            c.. Penumpang berpotensi bergerak kedepan ketika berhenti mendadak, 
dan helm penumpang mungkin akan membentur helm Anda. Perhatikan hal ini. 
            d.. Ketika mulai bergerak dalam posisi diam mungkin membutuhkan 
bukaan gas lebih besar dan penyesuaian kopling pada kendaraan tipe sport. 
            e.. Sebagai akibat dari beban tambahan, efek pengereman mungkin 
akan terpengaruh. Mengeremlah lebih awal, dan mungkin diperlukan pengereman 
lebih dalam untuk menghentikan kendaraan. 
            f.. Gunakan beban di roda belakang untuk membantu menaikkan 
efektivitas dan tenaga pengereman dari rem belakang, terutama dalam kondisi 
yang mengharuskan berhenti mendadak. 
            g.. Mengendarai di jalan menurun akan berakibat jarak pengereman 
menjadi lebih jauh. 
            h.. Berikan perhatian lebih ketika di tikungan karena beban yang 
bertambah. 
            i.. Sudut ketika menikung mungkin akan berubah, perhatikan hal ini. 
            j.. Mendahului dalam keadaan berboncengan membutuhkan ruang dan 
waktu yang lebih besar. 
            k.. Efek hembusan angin, terutama angin dari samping akan lebih 
terasa, waspadai hal ini.

          Persiapan Motor
          Motor yang akan digunakan harus didesain untuk memuat penumpang. 
Perhatikan buku panduan kendaraan bermotor pada bagian tips seting motor dan 
rekomendasi operasional yang lain. Jika diperlukan, sesuaikan suspensi dan 
tekanan ban karena beban tambahan. Harus diperhatikan agar tidak melewati batas 
berat yang telah ditetapkan karena akan mempengaruhi handling dan aspek 
keselamatan. 

          Persiapan Bagi Penumpang
          Penumpang harus cukup tinggi untuk mencapai pijakan kaki dan cukup 
dewasa untuk mengerti tanggung jawabnya sebagai penumpang. Sama halnya dengan 
pengendara, penumpang harus mengenakan pakaian pengaman yang sesuai. Sebelum 
berkendara, penumpang harus mengetahui tugas dan tanggung jawabnya terhadap 
aspek keselamatan (lihat #7 di bawah). Terakhir, penumpang harus sadar bahwa 
dirinya merupakan pengendara kedua dan berbagi tanggung jawab terhadap 
keselamatan bersama.

          Pertimbangan Mengenai Keselamatan Secara Umum

            a.. Anda harus cukup berpengalaman dalam berkendara dan mempunyai 
perilaku yang mengacu kepada keselamatan berkendara sebelum mengemban tugas 
ekstra dengan membawa penumpang. 
            b.. Praktekkan kontrol kopling/gas dalam kecepatan rendah seperti 
dalam situasi  normal dan ketika harus berhenti secara mendadak dalam area yang 
aman seperti tempat parkir terbuka dengan penumpang. 
            c.. Ekstra waspada ketika menikung. Kembangkan keahlian menikung 
setiap waktu agar Anda dapat memastikan bahwa penumpang merasa nyaman dan aman. 
            d.. Ekstra waspada ketika menikung karena clearance akan berubah. 
            e.. Gunakan strategi Search, Evaluate, Execute (S.E.E) agar Anda 
berada dalam level keselamatan yang tinggi 
            f.. Berikan waktu penumpang untuk menyesuaikan diri terhadap 
kecepatan serta posisi condongnya badan; kecepatan harus cukup aman konservatif 
sampai penumpang terbiasa dengan teknik berkendara yang dilakukan. 
            g.. Yakinkan penumpang mengikuti prosedur sekelamatan:
                - Menggunakan pakaian keselamatan secara lengkap dan baik.
                - Berpegangan pada pinggang atau pegangan penumpang yang 
disediakan.
                - Posisikan kaki pada pijakan, bahkan ketika kendaraan berhenti.
                - Jauhkan tangan dan kaki dari bagian yang panas atau bergerak.
                - Ketika menikung, lihat kedepan melalui pundak pengendara ke 
arah tikungan.
                - Hindari gerakan memutar atau gerakan tiba-tiba yang bisa 
mempengaruhi pengendalian.
             -Ketika melalui rintangan, berdiri dengan posisi lutut ditekuk. 
Biarkan kaki meredam efek guncangan.

            a.. Persiapkan waktu lebih ketika mendahului kendaraan lain. 
            b.. Bersiaplah untuk efek angin yang timbul. 
            c.. Hindari kecepatan tinggi dan zig-zag. 
            d.. Persiapkan terhadap kemungkinan benturan helm dari belakang 
ketika berhenti mendadak. 
            e.. Hidupkan motor sebelum penumpang naik. 
            f.. Naikkan penumpang setelah motor diturunkan dari standar, dan 
motor telah terpegang kokoh. 
            g.. Ikuti Pelatihan Berkendara Dengan Penumpang. 
            h.. Penumpang mengikuti Pelatihan Berkendara Dasar sehingga 
memahami tugas pengendara.

          Akhirnya, selamat berkendara. Have a Safe Ride!

          Seri Tips Singkat, terjemahan bebas oleh Octafianos - KHCC / Jalan 
Raya 
          Disadur dari artikel Motorcycle Safety Foundation - 
http://www.msf-usa.org/ 

      ----- Original Message ----- 
      From: [agiel] 
      To: [email protected] 
      Sent: Friday, May 30, 2008 8:04 AM
      Subject: Re: [BekaKak] (Artikel JR) - Panduan Umum Berkendara Berboncengan


      ngiklan dimilis namanya nyepam.
      huahuahuahuahua


      2008/5/30 Ochep <[EMAIL PROTECTED]>:

        biar pada berkunjung ke www.Jalanraya.net . .kekekekeke



        ----- Original Message ----- 
        From: "hendro cahyono" <[EMAIL PROTECTED]>
        To: <[email protected]>
        Sent: Friday, May 30, 2008 8:00 AM
        Subject: Re: [BekaKak] (Artikel JR) - Panduan Umum Berkendara 
Berboncengan

        > Pelit
        > (Alex mode on)
        >
        > On 5/30/08, [agiel] <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
        >> terusannya mannnnaaaa.............:(
        >>
        >> 2008/5/30 Ochep <[EMAIL PROTECTED]>:
        >>
        >>> * Friday, 30 May 2008 [image: Active Image]Beberapa dari kita
        >>> mungkin belum memahami dan beranggapan bahwa ketika mengendarai 
motor
        >>> berboncengan, seluruh aspek keselamatan diserahkan kepada 
pengendara. 
        >>> Hal
        >>> ini tentu saja tidak seluruhnya tepat, karena pembonceng juga 
mempunyai
        >>> tugas dan tanggung jawab seperti halnya pengendara. Aspek-aspek apa 
saja
        >>> yang perlu diperhatikan ketika sedang berkendara berboncengan? 
Berikut 
        >>> ini
        >>> adalah seri terjemahan bebas dari artikel Motorcycle Safety 
Foundation.
        >>> *
        >>> *Silahkan baca
        >>> 
panduannya....<http://www.jalanraya.net/index.php?option=com_content&task=view&id=55&Itemid=1>
        >>> *
        >>>
        >>>
        >>> Y. Andi Pramantyo
        >>> [Andi] [Betedz] [Ochep]
        >>> http://www.jalanraya.net
        >>> http://betedz.multiply.com
        >>>
        >>>
        >>
        >>
        >>
        >> --
        >> [agiel]
        >> B 6115 KKU
        >> -ordinary black scorpio-
        >>
        >
        >
        > -- 
        > hendro
        > 0812 841 8958
        > I'M breAkinG thE RuLes GonNa Act liKe a fool
        >

        > ------------------------------------
        >
        > see more information about us in www.bekakak.or.idYahoo! Groups Links
        >
        >
        >






      -- 

      [agiel]
      B 6115 KKU
      -ordinary black scorpio- 



  -- 
  [agiel]
  B 6115 KKU
  -ordinary black scorpio-  

Kirim email ke