Terima kasih Mr Kid
Gamblang sekali walaupun agak keluar dari excel (maaf...!!!).
Inti point yang saya dapat : Koneksi memang akan padat dengan transmisi 
data ketika data yang diolah sangat banyak. Itu sebabnya, query data 
hanya meng-query yang akan diolah saja dan tidak semuanya diambil. 
Dengan demikian, _koneksi bisa terjaga tidak terbebani dan aplikasi 
pengolah data juga bisa berkerja lebih baik_
Karena memang dulu yang banyak dikeluhkan adalah kinerja aplikasi yang 
lambat,koneksi sering putus dan runtime error.
Terima kasih banyak,two thumbs up for Mr Kid

mardi

On 10/14/2012 03:30 AM, Mr. Kid wrote:
>
> Nah loh...
>
> 1. jadi posisi saya disini pengguna data tersebut
> >> Kalau begitu, datanya milik siapakah ?
>
> 2. Setau saya sih.....data yang di server dihapus....:-D
> >> Coba pastikan lagi, apakah benar dihapus.
> >> Jika benar dihapus, maka data di-server-nya siapa yang dihapus ?
> >> Jika diserver pintu masuk data (penerima data pertama kali), maka 
> masih wajar. Biasanya pemilik data yang akan dengan sendirinya 
> menyimpan data atau meminta pihak berwenang untuk menyimpankan datanya 
> sebelum tiba masa habis kontrak di server penerima data tersebut.
> >> Data bisa disimpan oleh pemilik data di sebuah server data yang 
> khusus diperuntukkan pemilik data. Dalam sebuah server, bisa jadi ada 
> banyak pemilik data dengan datanya masing-masing. Jika sudah berbicara 
> detil tentang pemilik, maka akan seperti posting yang lalu.
> >> Seluruh pengguna data akan mengkoneksikan seluruh aplikasi 
> pengolahannya ke server pemilik data, bukan ke server penerima data
>
> Contoh :
> Sebuah perusahaan dengan 100 cabang, setiap bulan menerima laporan 
> stok dari masing-masing cabang yang dikirim masuk ke kantor pusat 
> melalui sebuah secured line. Data ini kemudian disimpan penerima data 
> (yang punya jaringan) kesuatu tempat. Disini, pihak penerima data 
> memberi batas waktu misalnya hanya 2 bulan. Setelah itu data akan 
> dihapus dari server penerima laporan.
>
> Begitu data masuk dan terkumpul (bisa dalam rentang waktu tertentu ~ 
> yang pasti tidak melebihi masa 2 bulan), pemilik data (bagian stok 
> kantor pusat), akan mengambil seluruh data di server penerima tersebut 
> dan menyimpannya di server data stok pusat. Data akan hidup tenang 
> selamanya disana, mulai dari masa produktifnya (masa-masa digunakan 
> secara intensif oleh seluruh bagian yang membutuhkan) sampai masa 
> pensiunnya (masa-masa ketika sudah tidak digunakan lagi selain menjadi 
> dokumen digital yang bisa digunakan lagi suatu saat kelak entah kapan).
>
> Pada masa pensiun si data, bisa jadi data nanti akan dikompresi dan 
> simpan kedalam media penyimpanan lain seperti cd, dvd, bahkan external 
> disk, atau disimpan di server backup data milik perusahaan bersama 
> pensiunan dari bagian lain. Dengan begitu, maka ruang yang digunakan 
> oleh data yang masih produktif relatif tetap.
>
> Data-data produktif (asumsi saja ada data dalam rentang 5 tahun 
> terakhir) tinggal dalam server data pemilik (server data stok pusat). 
> Seluruh bagian yang membutuhkan data tentang stok bisa membuat koneksi 
> (bagi yang mendapat akses) ke server data dan menggunakan seperlunya. 
> Dan rentang data yang diolah pasti hanya rentang data 5 tahun terakhir.
>
> Pada sisi pengguna (user), baik untuk kegiatan analisis maupun 
> penyusunan laporan, seluruhnya mengkoneksi ke server data stok pusat 
> dengan mengambil rentang waktu yang dibutuhkan saja. Misal bagian 
> laporan selalu mengambil data 3 bulan terakhir, maka koneksinya 
> digunakan untuk meng-query data 3 bulan terakhir saja. Untuk analisis 
> yang membutuhkan data 2 tahun terakhir, koneksinya digunakan untuk 
> meng-query data 2 tahun terakhir saja. Begitu pula user lainnya.
>
> Jadi, dengan begitu seluruh aplikasi proses disisi user akan 
> mendapatkan data yang tetap dalam rentang sekian waktu terakhir yang 
> dibutuhkan.
> Hal ini akan membuat aplikasi menjadi lebih simple, karena fokusnya 
> hanyalah mengolah data yang ada saja (data yang ada memang data yang 
> dibutuhkan karena meng-query hanya yang dibutuhkan saja).
> Hal ini juga akan membuat aplikasi bisa dijaga untuk tetap dalam 
> besaran tertentu, karena bisa dengan mudah diatur ketika aplikasi 
> dibuka maka langkah pertama adalah meng-query data dan mengolahnya. 
> Ketika ditutup melepaskan seluruh koneksi (memutus koneksi) dan 
> menghapus data hasil query dari dalam aplikasi.
> Tentu saja untuk beberapa laporan bisa jadi dibutuhkan proses oleh 
> aplikasi untuk menyusun output dan disimpan ke sebuah file output baru 
> (file output bukanlah file aplikasi pengolah data).
>
> 3. tiap bulan saya simpen file excel yang masih terkoneksi dengan 
> database yang nanti di akhir tahun dipakai buat analisa tahunan
> >> Dari kalimat ini, jika analisa tahunan dilakukan terhadap data asli 
> (data yang ada di server pemilik data [server stok dalam kasus di 
> atas]), maka proses dalam aplikasi pengolah data setidaknya berisi 
> proses pengolahan data bulanan dan tahunan.
> >> Jika analisa tahunan dilakukan dari hasil output pengolahan bulanan 
> dan bukan dari data mentah yang ada di server data, maka setiap bulan 
> aplikasi pengolah data harus mengeluarkan output berupa data source 
> yang akan menjadi sumber data pengolahan tahunan. Output ini bisa 
> berupa file output yang akan bertambah recordnya setiap bulan sampai 
> setahun. Jadi, akan terbentuk lagi sebuah database baru tapi 
> pemiliknya adalah bagian Analisa Stok (misalnya).
>
> 4. apakah sebaiknya connectionnya di remove aja atau mungkin ada saran 
> yang lebih bagus ?
> >> Untuk kasus Anda, untuk kondisi :
> A. Jika analisa tahunan berdasar data dari server pemilik data (yang 
> katanya dihapus tiap 2 bulan)
> -> mau tidak mau, setiap bulan harus ada proses pengambilan data dari 
> server itu, kemudian menyimpannya ke sebuah tempat menjadi sebuah 
> database. Yang jelas bagian Anda bisa cukup menyimpan data hanya untuk 
> rentang waktu yang dibutuhkan (misal setahun untuk analisa tahunan).
>
> B. Jika analisa tahunan berdasar hasil pengolahan data setiap bulannya 
> (artinya bentuk data yang dianalisa berbeda dengan wujud awal data 
> dari server)
> -> Aplikasi pengolah data setiap bulan harus mengeluarkan sebuah 
> output berupa data source yang akan digunakan untuk analisa tahunan.
> -> Output ini disimpan ke sebuah file output. Disana akan berkumpul 
> seluruh hasil proses pengolahan bulanan dalam rentang setahun untuk 
> analisa tahunan nanti.
>
> 5. Sebenarnya seperti apa sih pengelolaan database itu (wah melebar 
> nih...!!)
>  >> Yang paling sederhana adalah menjaga agar semua data yang bisa 
> digunakan untuk diolah menjadi informasi, tetap ada sampai benar-benar 
> tidak ada lagi yang membutuhkan. Jadi, jika data itu akan diolah lagi 
> untuk menyusun data 100 tahunan, maka data itu harus tetap ada selama 
> 100 tahun.
> >> Yang dijaga adalah sumber data yang bisa diolah, bukan hasil 
> pengolahannya.
> >> Jika hasil pengolahan akan menjadi sumber data yang diolah oleh 
> proses pengolahan lain, maka simpanlah hasil pengolahan itu (sudah 
> valuesnya saja), disuatu tempat berkumpul dengan hasil pengolahan 
> bulan-bulan lainnya membentuk sebuah database baru.
>
> Contoh :
> Data dari sever pemilik disebut DS1, kemudian bagian Analisis 
> mengambil DS1 pada rentang tertentu dan diolah dengan OLAH1. OLAH1 
> menghasilkan suatu output yang bisa digunakan untuk OLAH234. Maka 
> OLAH1 harus mengeluarkan output berupa datasource (valuesnya saja dan 
> sebaiknya berkaidah database) kesuatu tempat diluar mesin OLAH1, misal 
> di FILE_HASIL1. Maka, OLAH234 yang mengolah data hasil OLAH1 akan 
> melakukan koneksi ke FILE_HASIL1 dan bukan ke OLAH1, karena OLAH1 
> tidak menyimpan data apapun.
> Kemudian, ada OLAH7 yang mengolah data DS1 dan hasil OLAH1, maka OLAH7 
> melakukan koneksi ke DS1 dan FILE_HASIL1, kemudian mengolahnya hingga 
> menghasilkan sesuatu. Ketika sesuatu itu akan digunakan oleh proses 
> pengolahan lain (misal OLAH39), maka OLAH7 juga harus mengeluarkan 
> output berupa datasource dan menyimpannya diluar mesin OLAH7, misal di 
> FILE_HASIL7.
> Begitu seterusnya, sehingga tidak akan ada koneksi yang kehilangan data.
>
> 6. pengelolaan database apakah dengan menghapus untuk penghematan 
> memory atau meringankan koneksinya saja atau cuma diblok saja biar ga 
> diakses lagi ?
> >> Tidak.
> >> Menghapus data untuk penghematan memory bukanlah suatu bagian dari 
> pengelolaan data. Mungkin untuk memperingan kerja engine database, 
> tetapi juga tidak sepenuhnya benar. Pada dasarnya, hal paling pokok 
> dalam pengolahan data adalah sumber datanya. Jika pengolahan data 
> memang membutuhkan sumber data yang banyak, apa iya terus datanya 
> boleh dihapus dengan alasan hemat memori (tepatnya hemat ruang 
> penyimpanan ?). Kalau uangnya memang ada milyaran juta yang harus 
> dipakai, hingga brankas gak cukup, apa iya harus membuang uang yang 
> sudah ada dalam brankas biar yang belum masuk bisa masuk ?
> >> Koneksi memang akan padat dengan transmisi data ketika data yang 
> diolah sangat banyak. Itu sebabnya, query data hanya meng-query yang 
> akan diolah saja dan tidak semuanya diambil. Dengan demikian, koneksi 
> bisa terjaga tidak terbebani dan aplikasi pengolah data juga bisa 
> berkerja lebih baik, karena jumlah data yang diambil sesuai dengan 
> desain si aplikasi.
> >> Membatasi akses koneksi memang bagian dari pengelolaan database. 
> Hanya yang membutuhkan dan mendapat akses saja yang bisa melakukan 
> koneksi dan mengirimkan query. Hal ini cenderung pada sisi keamanan 
> data dan bukan pada berat atau tidaknya pengolahan data.
>
> Kira-kira demikian bahasa sederhananya.
> Jadi data berbeda dengan database. Database berbeda dengan database 
> engine.
> Lebih enak berangkat dari sisi Data terutama kejelasan tentang pemilik 
> dan yang bertanggung jawab atas eksistensi si data.
> Kemudian baru menuju cara penyusunan data dan penyimpanan data yang 
> terpadu yang sering disebut dengan database.
> Setelah itu baru tentang engine database yang sebaiknya dipakai untuk 
> mengelola. Ada juga database yang tidak dikelola dengan database 
> engine, misal dengan menjadikan file Excel sebagai wadah menyimpan 
> data yang terstruktur dan terpadu. Dalam hal menyimpan data sebagai 
> sebuah database, akan banyak perbedaannya antara yang dikelola 
> database engine dengan yang dikelola tanpa database engine.
>
> Wassalamualaikum Wr. Wb.
> Kid.
>


------------------------------------

---------------------------------------------------------------------
bergabung ke milis (subscribe), kirim mail kosong ke: 
[email protected]

posting ke milis, kirimkan ke: 
[email protected]

berkunjung ke web milis
http://tech.groups.yahoo.com/group/belajar-excel/messages

melihat file archive / mendownload lampiran
http://www.mail-archive.com/[email protected]/
atau (sejak 25-Apr-2011) bisa juga di :
http://milis-belajar-excel.1048464.n5.nabble.com/

menghubungi moderators & owners: [email protected]

keluar dari membership milis (UnSubscribe):
kirim mail kosong ke  [email protected]
---------------------------------------------------------------------Yahoo! 
Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/belajar-excel/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/belajar-excel/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke