Sama-sama Pak Mardi. Tidak ada yang keluar dari Excel kok. Seluruh dongeng dan obrolan di atas tetap dijaga dalam kerangka sisi pemanfaatan Excel dalam mengolah data. Tidak ada pembicaraan yang mengkhususkan tentang sebuah database engine. Semuanya adalah tentang data dan pengolahan data.
Excel bertransformasi pada versi 2007 agar menjadi lebih terbuka dan lebih mampu berkomunikasi secara luwes tentang data dan pengolahannya. Excel meningkatkan kemampuannya untuk membaca data dan dibaca datanya menggunakan bahasa universal data, yaitu bahasa SQL, melalui query pada suatu koneksi data. Pada versi sebelum 2007 komunikasi data dengan memanfaatkan query masih banyak keterbatasannya. Semoga saja perbincangan ini bisa memberi wawasan baru bahwa pengolahandata di Excel yang memanfaatkan query akan bisa lebih memperbaiki kinerja Excel. Dengan demikian, maka aplikasi-aplikasi Excel yang dibangun akan cenderung berbasis pada suatu data yang berkaidah database. Proses-proses pengolahan data dengan formula maupun macro-nya bisa dikembangkan untuk lebih fokus dalam membentuk output dari data hasil pengolahan melalui query. Mungkin beberapa versi Excel kedepan baru akan bisa ditemui kemampuan menyusun query secara mudah dalam aplikasi Excel. Yang jelas, Excel bukanlah sebuah database engine, tetapi sebuah aplikasi spreadsheet. Meski sebagai sebuah aplikasi spreadsheet, bukan berarti Excel tidak bisa bergaul dan bekerjasama dengan aplikasi maupun sistem pengolah data yang rajin seperti para database engine. Justru Excel bisa menjadi salah satu opsi untuk menjadi aplikasi yang dekat dengan user tetapi bekerja dengan penuh semangat bersama para database engine. Semoga setelah Excel fokus dikembangkan untuk bisa lebih terbuka memanfaatkan bahasa pemrograman selain VB maupun VB.Net kelak, maka akan ada pengembangan untuk menjadikan Excel begitu mudah menyusun query dan berinteraksi dengan para database engine. Saat itu, mungkin akan ada dunia baru Excel. Setidaknya mulai sekarang, kita bisa mencoba sedikit demi sedikit mulai belajar tentang cara menata data, kemudian mengolahnya dengan tetap berusaha berkaidah database, hingga bisa menghasilkan suatu dataset yang baik. Setelah itu baru dimanfaatkan untuk penyusunan output yang bentuknya (formatnya) adalah sesuai kebutuhan user. Seringkali ditemui pengolahan data di Excel sepenuhnya masih menggunakan kaidah enaknya user memandang. Hal ini yang lebih sering membuat pengolahan data menjadi begitu ruwet, sehingga muncul formula yang begitu megahnya tapi kurang handal ketika bertemu data yang begitu banyak. Wassalam, Kid. 2012/10/14 Mardi <[email protected]> > Terima kasih Mr Kid > Gamblang sekali walaupun agak keluar dari excel (maaf...!!!). > Inti point yang saya dapat : Koneksi memang akan padat dengan transmisi > data ketika data yang diolah sangat banyak. Itu sebabnya, query data > hanya meng-query yang akan diolah saja dan tidak semuanya diambil. > Dengan demikian, _koneksi bisa terjaga tidak terbebani dan aplikasi > pengolah data juga bisa berkerja lebih baik_ > Karena memang dulu yang banyak dikeluhkan adalah kinerja aplikasi yang > lambat,koneksi sering putus dan runtime error. > Terima kasih banyak,two thumbs up for Mr Kid > > mardi > >

