Turut berbagi, Sebaiknya Pak Joni berhenti, mengamati dan mendengarkan, sehingga dapat memahami situasi yang sebenarnya terjadi di perusahaannya. Berhenti sejenak dari segala macam aktivitas / rutinitas yang selama ini dia kerjakan, lalu mengamati kejadian yang terjadi didalam perusahaannya, dan mendengarkan apa yang dikatakan oleh 'anak buahnya'. Atau dimulai dari proses CARI TAHU, proses mencari informasi yang selama ini mungkin saja terlewatkan oleh Pak Joni. Tidak perlu mengamati semua karyawan, cukup beberapa orang (direktur/kepala bagian). Setelah ,men-CARI TAHU dan memperoleh informasi dari beberapa orang , tahap selanjutnya adalah meng-UBAH. Melakukan tindakan konkret untuk memperbaiki keadaan yang telah di amati. Mungkin saja tidak perlu melakukan perubahan besar dalam perusahaan. Persoalan kecil bisa saja menjadi sumber masalah besar bagi seseorang, dan hanya diperlukan perubahan kecil untuk memecahkan masalah tersebut. Jika sudah berhasil sampai tahap meng-UBAH. Langkah untuk membuat perubahan2 kecil menjadi perubahan yang besar dan menyeluruh adalah dengan mem-BAGIKAN ketiga langkah ini kepada direktur/kepala bagian dan meminta mereka untuk melakukan hal yang sama dg yang telah Anda lakukan yaitu, CARI TAHU, UBAH,dan BAGIKAN. Sebarkan cara sederhana yang telah Anda tempuh agar orang lain juga bertindak demi pebaikan.
hanya berbagi dari buku "Coffee at Luna's" karya Chuck Martin, semoga bermanfaat. salam Heri Nurwanto "bukan karyawan, bukan bos" 2009/2/16 Daniel Kurniawan <[email protected]> > Kata-kata sudah tidak mempan lagi bagi mereka. Ini terjadi karena mereka > terlampau dienakkan sama perusahaan. Sehingga lupa kalau di perusahaan ada > aturan. > > Daniel Kurniawan > [Trainer & Motivator] > Butuh Training : 0815 328 53 889 > Palembang: 0711-7908169 > > --- Pada *Jum, 13/2/09, PTMI Facility - P2 <[email protected]>*menulis: > > Dari: PTMI Facility - P2 <[email protected]> > Topik: RE: [Bicara] Adakah yang bisa memberikan saran kepada Pak Joni? > Kepada: [email protected] > Tanggal: Jumat, 13 Februari, 2009, 1:06 AM > > Dalam menegakkan disiplin memang susah apa lagi jika dalam menegur mereka > dengan kata-kata > yang biasa itu hanya akan mengulang mereka untuk absen. Sebaiknya tidak > mnggunakan kata-kata > "jangan" tapi gunakan kata yang sifatnya himbauan, misal "jangan terlambat" > gunakan kata datanglah > tepat waktu."jangan bohong" katakan berkatalah dengan jujur. "jangan > mbolos" bisa diganti dengan > "hilangkan kebiasaan mbolos/absen" . > Semoga bermanfa'at. > > Mulya > > ------------------------------ > *From:* bic...@yahoogroups. com [mailto:bicara@ yahoogroups. com] *On > Behalf Of *Daniel Kurniawan > *Sent:* Thursday, February 12, 2009 10:24 AM > *To:* trainersclub@ yahoogroups. com; idnlpsociety@ yahoogroups. com; > bicara bicara > *Subject:* [Bicara] Adakah yang bisa memberikan saran kepada Pak Joni? > > Joni, seorang direktur perusahaan swasta. Beberapa bulan merasa > binggung, gelisah, dan gundah gulana. Sudah berbagai cara dia tempuh untuk > menegakkan disiplin bagi anak buahnya. Terutama masalah absensi yang sering > bolong. Dia sudah meminta bantuan seorang konsultan profesional. Tapi tetap > tidak ada hasilnya. Dia pun sudah mengikut segala macam training. Baik yang > bergaya lembut dan keras. Semuanya sia-sia saja. Dia merasa capek. > > Adakah yang dapat memberikan saran kepada Pak Joni? > > Daniel Kurniawan > [Trainer & Motivator] > Butuh Training : 0815 328 53 889 > Palembang: 0711-7908169 > ------------------------------ > Coba Yahoo! Messenger 9.0 baru > <http://sg.rd.yahoo.com/id/messenger/maxwell/*http://id.messenger.yahoo.com/> > Lengkap dengan segala yang Anda sukai tentang Messenger! > > > " > ------------------------------ > Apakah saya bisa menurunkan berat badan? > Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! " > > -- http:herinxi.blogspot.com
