Dearest Sahabat sekalian,
Semoga email saya menjumpai Sahabat sekalian tengah dalam kesibukan yang super.
Membaca pertanyaan dibawah saya menjadi tertarik untuk ikut memberikan komentar 
dan masukkan. 
Mengapa kita harus sedemikian repot untuk masalah yang sebenarnya sangat 
generik. Menilik dari gambaran situasi yang diberikan, sepertinya masalahnya 
ada di Pak Joni. 
Apabila cara kita melakukan kurang tepat yang kita perlukan adalah efisiensi, 
tetapi apabila yang kita lakukan tidak tepat maka yang kita perlukan adalah 
efektifitas.
Melakukan beberapa cara sering melupakan cara-cara utama dan pertama. Apakah di 
dalam organisasi tersebut tidak ada fungsi-fungsi hirarkis sehingga seorang 
Direktur harus pusing mengenai disiplin bawahannya?  Seorang Atasan yang 
melakukan komunikasi hanya 1 pintu memang sering dirancukan oleh miss informasi 
antara fakta dan informasi yang diberikan oleh para Subordinat-nya.. Dan 
masalah seperti itu mestinya bisa diselesaikan  dengan mudah dengan komunikasi 
yang efektif, informasi yang lebih akurat dan ketegasan. 
Seorang pemimpin harusnya bisa meneladankan, menasehatkan dan MENGHARUSKAN

Semoga sedikit pengalaman ini bisa membantu. 

Salam,

Wahyu Utomo




--- Pada Sen, 16/2/09, Hari Subagya :) <[email protected]> menulis:

> Dari: Hari Subagya :) <[email protected]>
> Topik: Re: [Bicara] Adakah yang bisa memberikan saran kepada Pak Joni?
> Kepada: [email protected]
> Tanggal: Senin, 16 Februari, 2009, 4:22 AM
> Dear Pak Daniel,
> 
> Menurut saya JAM KERJANYA disesuaikan dengan PETA bolong
> bolongnya absensi.
> Apalagi bila ternyata yang BOLONG BOLONG itu Sabtu dan
> Minggu, jadi tidak usah gelisah.
> Hahaha....
> 
> Mencari ide BRILIANT atau juga ide terbaik itu, cara paling
> cepat dan baik adalah dengan mengumpulkan sebanyak mungkin
> ide. Nanti ada proses penggabungan, eliminasi, adjustment
> dan seterusnya.
> 
> Menurut saya ada satu "training" yang terlewatkan
> oleh pak Jhony dan team , 
> yaitu creative thinking....
> 
> Semakin tersamar sebuah ide perbaikan itu semakin canggih
> dan efektif
> 
> Misalnya kasus ANAK SUSAH MAKAN
> 
> Cara satu:
> "Ayo Makan!" Seorang ibu sambil membawa pentungan
> 
> Cara dua:
> "Ayo sayang minum vitamin "
> 
> Cara tiga:
> Masak yang sangat enak dan kesukaan anak
> 
> Cara empat:
> Mengajak beraktivitas, yg membutuhkan energy, membuat lapar
> dan memasak masakan yang enak.
> 
> Cara lima: 
> Suruh PUASA...sediakan buka puasa masakan kesayangannya.
> 
> Cara keenam:
> Dilarang makan,Disediakan makanan kesukaaanya, dan diajak
> beraktivitas yang membuat lapar.
> 
> Cara ketujuh:
> Menanam pohon di halaman.
> 
> 
> 
> Nah cara ketujuh inilah yang paling creative!
> 
> 
> Salam Perubahan
> Hari Subagya
> www.bisnispartner.com
> 
> 
>   ----- Original Message ----- 
>   From: Daniel Kurniawan 
>   To: [email protected] 
>   Sent: Monday, February 16, 2009 10:15 AM
>   Subject: RE: [Bicara] Adakah yang bisa memberikan saran
> kepada Pak Joni?
> 
> 
>         Kata-kata sudah tidak mempan lagi bagi mereka. Ini
> terjadi karena mereka terlampau dienakkan sama perusahaan.
> Sehingga lupa kalau di perusahaan ada aturan.
> 
>         Daniel Kurniawan 
>         [Trainer & Motivator] 
>         Butuh Training : 0815 328 53 889 
>         Palembang: 0711-7908169
> 
>         --- Pada Jum, 13/2/09, PTMI Facility - P2
> <[email protected]> menulis:
> 
>           Dari: PTMI Facility - P2
> <[email protected]>
>           Topik: RE: [Bicara] Adakah yang bisa memberikan
> saran kepada Pak Joni?
>           Kepada: [email protected]
>           Tanggal: Jumat, 13 Februari, 2009, 1:06 AM
> 
> 
> 
>           Dalam menegakkan disiplin memang susah apa lagi
> jika dalam menegur mereka dengan kata-kata 
>           yang biasa itu hanya akan mengulang mereka untuk
> absen. Sebaiknya tidak mnggunakan kata-kata
>           "jangan" tapi gunakan kata yang
> sifatnya himbauan, misal "jangan terlambat"
> gunakan kata datanglah
>           tepat waktu."jangan bohong" katakan
> berkatalah dengan jujur. "jangan mbolos" bisa
> diganti dengan 
>           "hilangkan kebiasaan mbolos/absen" . 
>           Semoga bermanfa'at.
> 
>           Mulya
> 
> 
> 
> ----------------------------------------------------------------------
>           From: bic...@yahoogroups. com [mailto:bicara@
> yahoogroups. com] On Behalf Of Daniel Kurniawan
>           Sent: Thursday, February 12, 2009 10:24 AM
>           To: trainersclub@ yahoogroups. com; idnlpsociety@
> yahoogroups. com; bicara bicara
>           Subject: [Bicara] Adakah yang bisa memberikan
> saran kepada Pak Joni?
> 
> 
>                 Joni, seorang direktur perusahaan swasta.
> Beberapa bulan merasa binggung, gelisah, dan gundah gulana.
> Sudah berbagai cara dia tempuh untuk menegakkan disiplin
> bagi anak buahnya. Terutama masalah absensi yang sering
> bolong. Dia sudah meminta bantuan seorang konsultan
> profesional. Tapi tetap tidak ada hasilnya. Dia pun sudah
> mengikut segala macam training. Baik yang bergaya lembut dan
> keras. Semuanya sia-sia saja. Dia merasa capek. 
> 
>                 Adakah yang dapat memberikan saran kepada
> Pak Joni?
> 
>                 Daniel Kurniawan 
>                 [Trainer & Motivator] 
>                 Butuh Training : 0815 328 53 889 
>                 Palembang: 0711-7908169 
> 
> 
> 
> 
> ----------------------------------------------------------------------
>           Coba Yahoo! Messenger 9.0 baru 
>           Lengkap dengan segala yang Anda sukai tentang
> Messenger! 
>        
> 
>   "
> 
> 
> ------------------------------------------------------------------------------
>   Apakah saya bisa menurunkan berat badan? 
>   Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! "


      Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik. Tambah lebih banyak teman 
ke Yahoo! Messenger sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/

Kirim email ke