Hello,

Ikut nimbrung ne:

Negara RI setahu saya mendukung hak asasi manusia tapi kenyataannya seperti ini.
Saya tidak tahu persis apakah ada peraturan yg menangani hal ini di departement 
tenaga kerja atau tidak, tetapi yg pasti kenyataan ini tetap berlanjut.

Di Negara US & CANADA, untuk iklan kerja tidak di psg umur & jenis kelamin dan 
agama.
Karena semua itu berhub dg diskriminasi dan hal ini didukung pemerintah.
Bahkan dg umur 60th pun masih bisa cari kerja.
Pensiun atau tidak itu tergantung kepada individu tsb.


Jadi jika anda sudah berumur di atas 30, agak sulit cari kerja.
Lihat aja semua iklan di koran, max usia 30.


Hanya Tuhan yg tahu kapan itu akan berubah.





----- Original Message ----
From: Poh Seng <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, February 21, 2008 7:12:01 AM
Subject: [BinusNet] [diskusi] Lowongan Pekerjaan dan Diskriminasi

Halo,

Hanya sekedar bahan diskusi / kritik membangun.
Banyak kita lihat dari situs pekerjaan maupun email2 teman2 yg mengirim 
deskripsi lowongan pekerjaan yg menurut saya mengandung diskriminasi.

Misalnya:

* Jenis kelamin. Menurut saya pribadi, cukup melanggar hak emansipasi (baik 
pria maupun wanita) jika suatu pekerjaan umum (seperti programmer ataupun 
sekretaris, dan bahkan supir) kalau jenis kelamin tertentu saja yang 
dibutuhkan. Apakah wanita tidak boleh menjadi supir? Apakah pria tidak boleh 
menjadi sekretaris? Di negara lain ini jelas2 melanggar hukum.

* Umur. Sangat sering saya melihat suatu lowongan pekerjaan dengan batas umur. 
Misalnya 21 - 35 tahun. Bayangkan, saya sebagai pegawai, programmer misalnya, 
umur 30 sekarang. Apakah dalam 5 tahun ke depan saya harus berhenti jadi 
programmer? Atau harus mati2an jadi manager? Atau saya harus berhenti bekerja 
dan pensiun pada umur 35? Bagaimana kalau saya memang hobinya jadi programmer 
saja? Apakah sebagai pekerja dengan umur 50 tahun saya sama sekali tidak layak 
menjadi programmer? Setahu saya di negara lain ini juga melanggar hukum.

* Berbadan sehat. Mungkin ini kurang begitu sensitif. Tapi bayangkan makna 
tersembunyi di sini. Apakah seorang yg harus memakai kursi roda tidak boleh 
melamar pekerjaan sebagai programmer? Kualifikasi seperti ini, menurut saya, 
juga kurang dapat diterima. 

Mungkin banyak klasifikasi lain yang tergolong diskriminasi juga. Ada baiknya, 
jika perusahaan2 kita ingin mempublikasikan suatu lowongan pekerjaan, kita bisa 
menyarankan agar memberikan kesempatan juga kepada mereka yang tidak masuk 
klasifikasi yang seharusnya tidak perlu (seperti di atas misalnya).

Hanya sekedar sudut pandang saja. Mohon maaf jika ada menyinggung perasaan 
pihak tertentu atau kalau ini sudah pernah dibahas. Terima kasih.

Salam Binusian. Salam tanah air tercinta.
-seng-

____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
Never miss a thing. Make Yahoo your home page. 
http://www.yahoo. com/r/hs




      Ask a question on any topic and get answers from real people. Go to 
Yahoo! Answers and share what you know at http://ca.answers.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke